Suara.com - Java Jazz Festival 2025 yang berlansung selama tiga hari telah usai dan menyisakan cerita yang mengesankan, khususnya bagi dunia musik jazz di Indonesia.
Salah satu panggung yang memberikan banyak cerita menarik di festival yang telah memasuki usia 20 tahun itu adalah MLDSPOT.
MLDSPOT tidak saja sekadar panggung musik, tapi juga memberikan pengalaman yang fresh serta perayaan festival yang level up gabungan dari musik, kreativitas, dan juga teknologi interaktif.
Karena di MLDSPOT memang tidak saja menyuguhkan musik dari sejumlah musisi keren.
Panggung ini juga menyajikan podcast yang berisikan obrolan menarik dari kreator konten yang ngehits, hingga booth MLDSPOT Art & Sound Fresh-sphere-ience yang mencuri perhatian, dan lainnya.
Perwakilan MLDSPOT, Nathaniel Widhiyanto Utomo mengatakan keterlibatan di event Java Jazz Festival dari tahun ke tahun merupakan bentuk dukungan MLDSPOT terhadap keberlangsungan musik jazz, baik di level lokal maupun internasional.
Dia pun berharap musik jazz Indonesia dapat semakin berkembang, dikenal, dan digemari semua kalangan.
"MLDSPOT consistently tap in dan aktif mendukung pertunjukan jazz, baik di level lokal seperti Ngayogjazz hingga level internasional macam Jakarta International Java Jazz Festival ini," kata Natha.
"Jazz sudah jadi salah satu core kuat dari MLDSPOT sejak awal. Jadi, setiap ada panggung jazz yang vibes-nya kuat, you can bet MLDSPOT ada di sana bawa energi dan experience yang khas," ujarnya menyambung.
Baca Juga: Ear Sun Bawa Jazz Ringan ke Java Jazz 2025: Sukses Gaet Perhatian Anak Muda
Yang belum sempat berkunjung ke MLDSPOT, panggung ini menawarkan sejumlah pengalaman seru nan menarik yakni:
MLDJAZZPROJECT
MLDJAZZPROJECT, grup band jazz yang terbentuk dari ajang MLDare2Perform ini yang ditunggu-tunggu penonton di hari kedua Java Jazz Festival, Sabtu (31/5).
Band beranggotakan Windy (vokal), Yosua Sondakh (gitar), Ekky (bass), Erickgiri (saxophone), Karel William (drum), dan Yosua Hutagalung (piano) membawakan beberapa lagu hits dengan aransemen yang segar, penuh eksplorasi.
Mereka pun menghadirkan warna baru dalam dunia jazz kontemporer, seperti "Morning Cofffee", "Di Dadaku Ada Kamu", "Pretty Little Baby", "Dan", "Kekagumanku medley Kau", "Tersiksa Lagi medley Sesaat", dan "Prahara".
Meski waktu persiapan singkat, Windy dkk mampu tampil memukau ratusan penonton dengan penampilan mereka yang seru dan berkesan. Para pengunjung sing along dengan Windy di atas panggung tak berjarak itu.
Berita Terkait
-
Ear Sun Bawa Jazz Ringan ke Java Jazz 2025: Sukses Gaet Perhatian Anak Muda
-
Jadi Panggung Keluarga, Tompi Ajak Dua Anaknya Tampil di Java Jazz 2025
-
Danilla Hingga Kris Dayanti Meriahkan Panggung Sing A Long Tribute to Titiek Puspa di Java Jazz 2025
-
Kris Dayanti Perdana Tampil di Java Jazz Festival Hingga Kenang Buka Jalan Penyanyi di Malaysia
-
Keren Abis, Balawan Mainkan Gitar 9 Neck Saat Kolaborasi Bareng Jakarta Drumschool All Stars
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
Terkini
-
Baim Wong Beri Kode Honor Reza Rahadian, Setara 2 Lamborghini?
-
Ditinggal Ammar Zoni, dokter Kamelia Kepincut Reza Arap?
-
Ian Wibisono Drummer Rocker Kasarunk Meninggal Dunia
-
Olah TKP Kasus Zina Inara Rusli Makan Waktu 1 Jam, Tak Ada Rekonstruksi Adegan
-
7 Potongan CCTV Jadi Bukti Kasus Zina Inara Rusli, Diragukan Ada Unsur Pidana
-
Sudah Dipastikan Hoaks, Tiket Pesawat Garuda Rp200 Juta Jadi Guyonan: Ini Mau ke Bulan?
-
Diduga Antivaksin, Patricia Gouw Buru-Buru Klarifikasi: Aku Bawa Dokter ke Singapura!
-
Pengacara Inara Rusli Akui Ada Rekaman CCTV: Tidak Perlihatkan Penetrasi, Hanya 2 Menit
-
Hounds of War: Simfoni Balas Dendam yang Brutal, Sahur Ini di Trans TV
-
Tayang di Vidio, Film Ordinary Person Angkat Kisah Kelam Korea 1987