Untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan pemborosan biaya, ia juga pernah mencetuskan larangan kegiatan study tour yang dilakukan di luar kota atau provinsi. Sebagai gantinya, siswa diarahkan untuk mengeksplorasi objek wisata lokal.
Kebijakan ini menimbulkan polemik, terutama dari kalangan sekolah yang melihat study tour sebagai bagian dari pembelajaran luar kelas.
5. Memajukan Jam Masuk Sekolah
Dedi mengusulkan agar jam masuk sekolah dimulai lebih pagi, bahkan pukul 6 pagi. Ia menganggap hal itu akan melatih kedisiplinan sejak dini.
Namun, kebijakan ini menuai kritik dari kalangan orang tua dan pakar pendidikan karena dianggap membahayakan kesehatan siswa serta kurang mempertimbangkan aspek keselamatan.
6. Pemangkasan Dana Hibah Pesantren
Ia memutuskan untuk menghentikan sementara penyaluran dana hibah kepada sejumlah yayasan pendidikan, termasuk lembaga berbasis keagamaan.
Dedi mengungkapkan bahwa keputusan ini diambil menyusul ditemukannya indikasi penyalahgunaan serta kurangnya transparansi dalam penggunaan dana tersebut.
Ke depan, ia menegaskan bahwa bantuan hanya akan diberikan berdasarkan program yang memiliki tolok ukur yang jelas.
Baca Juga: Denny Cagur Ikut Kritik Pendidikan Barak Militer, Dedi Mulyadi: Jangan Sibuk Urusi Saya
7. Tetapkan Jam Malam bagi Pelajar
Untuk menekan kenakalan remaja dan pergaulan bebas, Dedi menetapkan jam malam bagi pelajar, yaitu hanya sampai pukul 21.00.
Siswa yang berkeliaran di luar rumah akan ditegur atau ditindak oleh petugas. Kebijakan ini memicu perdebatan tentang hak kebebasan individu dan efektivitas pengawasan.
8. Membentuk Satgas Antipremanisme
Sebagai upaya menciptakan rasa aman di masyarakat, Dedi membentuk satuan tugas antipremanisme yang bertugas memberantas aksi preman dan pungli yang mengatasnamakan Ormas. Satgas ini bekerja aktif di kawasan rawan kriminalitas.
Meski mendapat dukungan, ada pula kekhawatiran bahwa pendekatan represif bisa mengarah pada pelanggaran hukum atau penyalahgunaan wewenang.
Terlepas dari pro dan kontra yang menyertai, Dedi Mulyadi tetap dikenal sebagai tokoh dengan visi unik dan cara kerja yang tak lazim.
Meski banyak menuai kritik, tak sedikit pula yang melihat langkah-langkah tersebut sebagai bentuk terobosan untuk mengatasi berbagai masalah sosial secara langsung.
(Mauri Pertiwi)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Giorgio Antonio Dituding Pakai Barang KW, Jam Tangan Mewah Rp3 Miliar Pacar Sarwendah Disorot
-
Nonton Taken Lagi Malam Ini: Misi Liam Neeson Selamatkan Putrinya dalam Waktu 96 Jam
-
Gandeng Bebi Romeo, Duo Antonia Rilis 'Suara Hati' sebagai Simbol Keberanian Perempuan
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover