Ya, keterpurukan ekonomi Indonesia juga sempat dikritisi Melanie Subono saat hadir sebagai narasumber di program Indonesian Lawyers Club baru-baru ini.
Melanie Subono, yang sudah lama bergerak sebagai aktivis kemanusiaan, pernah mendengar sendiri bagaimana sulitnya mencari pekerjaan di Indonesia saat ini.
Selain jumlah lowongan yang terbatas, Melanie Subono juga mendapati beberapa persyaratan kerja yang dianggap tidak relevan.
"Saya banyak mendampingi anak yang baru ingin bekerja. Emang the rules, syarat dan caranya itu mengada-ada," kata Melanie.
Bahkan, beberapa perusahaan yang membuka lowongan kerja terkesan mempermainkan para calon pelamar.
"Lahan buat fresh graduate aja, pengalamannya minimal 2 tahun. Ya mau dapet pengalaman dari mana? Oke, usia minimal segini, pendidikan minimal ini. Dia juga kalau bisa sekolah tinggi, mau kok," imbuh Melanie.
Melanie Subono pun tegas mengatakan bahwa pemerintah harus segera bertindak untuk mengatasi minimnya lapangan pekerjaan, seperti apa yang pernah dijanjikan semasa kampanye.
"Buat saya, pekerjaan itu 11-12 sama HAM dan hal-hal seksi lainnya, yang kalau lagi segala bentuk pemilihan itu akan diucapkan, tapi tidak seksi untuk dikerjakan," terang Melanie.
Melanie Subono percaya, membenahi perekonomian rakyat tidak lebih sulit dibanding memenuhi permintaan mereka yang sekedar memikirkan keuntungan pribadi lewat kekuasaan.
Baca Juga: Akui Takut, 5 Momen Hindia Kritik Pemerintah soal Cho Yong Gi sampai Raja Ampat di Konser
"Masyarakat kita ini nggak macem-macem. Mereka cuma keluar rumah dengan harapan, pas gue pulang bapak ibu gue bisa makan, anak gue bisa beli susu. Mereka hanya ingin mencari makan, nggak ngutang di warung," ucap Melanie.
Berita Terkait
-
Cinta Laura Geram Keindahan Raja Ampat Terancam Punah: Ini Kegagalan Hati Nurani
-
Cinta Laura Bagikan Keluhan Anak Raja Ampat yang Terdampak Tambang: Air Kami Berubah Hitam
-
8 Pesona Lindswell Kwok, Ratu Wushu Indonesia yang Kritik Hadiah Jam Mewah untuk Pemain Timnas
-
Melanie Subono: Ribuan Kasus Raja Ampat Belum Terungkap, Indonesia Darurat Perampasan
-
Saat Kristo Immanuel Parodikan Cara Pemerintah Rusak Lingkungan
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
Terkini
-
Piche Kota Resmi Ditahan atas Dugaan Pemerkosaan, Hukuman 15 Tahun Penjara Menanti
-
Dinilai Merusak Demokrasi, Dayat Piliang Desak Abu Janda Di-blacklist dari TV
-
Tak Terima Prof Ikrar Dimaki di Acara iNews TV, Jhon Sitorus: Abu Janda Biadab!
-
Rilis Produk Terbaru, Nastasya Shine Bawa Nama Sang Putri
-
Jelang Konser di Jakarta, Eric Chou Janjikan Pertunjukan Lebih Segar dengan Lagu dan Aransemen Baru
-
Kibordis Maroon 5 Sampaikan Duka untuk Vidi Aldiano, Unggah Lagu Kolaborasi
-
Aksi Pedagang Kaki Lima di Dekat Makam Vidi Aldiano Jadi Sorotan: Tetap Jadi Social Butterfly
-
Jemaah Umrah Kabur, Ogah Pulang ke Indonesia karena Terlilit Utang
-
Viral Bocah 6 Tahun Menangis Histeris Usai Komdigi Batasi Akses Roblox, Reaksinya Realistis Banget
-
Agak Laen Menyala Pantiku! Jadi Film Terlaris Sepanjang Masa, Geser Avengers: Endgame