Suara.com - Penyanyi Rayen Pono turut angkat bicara soal polemik yang melibatkan Vidi Aldiano dan Keenan Nasution terkait gugatan hak cipta lagu legendaris Nuansa Bening.
Dalam pernyataannya, Rayen Pono menilai baik Vidi Aldiano maupun Keenan Nasution merupakan korban dari sistem yang semrawut dan narasi keliru soal hak royalti di industri musik Tanah Air.
Hal ini disampaikan Rayen Pono saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan pada Selasa, 10 Juni 2025.
"Dari narasi yang dibangun, kemudian bukti-bukti yang di-reveal, ini sebenarnya lebih relevan kalau yang digugat itu mechanical rights, bukan performing rights," kata Rayen Pono kepada awak media.
Musisi 42 tahun tersebut mengungkap, telah lama mencium adanya kejanggalan dalam persoalan royalti yang kini ramai diperbincangkan publik.
Terutama karena Keenan Nasution diketahui terafiliasi dengan Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI), yang selama ini memiliki sikap keras terhadap para penyanyi.
"Yang saya enggak bisa percaya, karena Keenan Nasution terafiliasi dengan AKSI, yang sama-sama kita tahu sudah declared bahwa musuhnya adalah penyanyi," tutur Rayen.
"Bahwa penyanyi adalah orang jahat yang enggak mau bayar royalti. Mereka menggugat penyanyi, bahwa penyanyi yang harus bayar royalti," ucapnya menyambung.
Oleh karena itu, Rayen Pono memandang bahwa dalam kasus ini, Keenan Nasution maupun Vidi Aldiano sebenarnya hanyalah pion dalam narasi besar yang dibentuk oleh kelompok tertentu untuk kepentingan tertentu pula.
Baca Juga: Digugat Keenan Nasution, Lagu Nuansa Bening Versi Vidi Aldiano Hilang dari Spotify
"Vidi itu korban. Dan kemudian Om Keenan Nasution juga korban dari doktrin-doktrin yang salah. Om Keenan pun, buat saya, juga adalah korban yang didoktrin dan dimanfaatkan menjadi lokomotif," tegas Rayen.
Lebih lanjut, vokalis yang kini berseteru dengan Ahmad Dhani—yang juga pendiri AKSI—menyebut bahwa awal mula persoalan antara Vidi dan Keenan bukan terjadi langsung antara kedua musisi tersebut.
Dia menyebut nama Harry Kiss, ayah dari Vidi Aldiano, sebagai sosok yang lebih dulu berinteraksi dengan Keenan terkait penggunaan lagu Nuansa Bening.
"Dari awal yang berurusan sama Om Keenan itu bukan Vidi sebenarnya, tapi Harry Kiss, bapaknya Vidi. Dan ini semua base on persahabatan. Ya kalau mau dibilang salah, ya salah dari awal. Jadi teman-teman bisa kejar juga Mas Harry Kiss, untuk tanya duduk perkaranya dari POV mereka seperti apa," tutupnya.
Sebagaimana diketahui, gugatan terhadap Vidi Aldiano bermula dari penggunaan lagu Nuansa Bening yang diciptakan Keenan Nasution dan Rudi Pekerti.
Lagu ini dikenal luas setelah dinyanyikan kembali oleh Vidi Aldiano pada awal kariernya tahun 2008, dan menjadi salah satu hits yang mengangkat namanya.
Berita Terkait
-
Rossa Geram Keenan Nasution Tuntut Vidi Aldiano Rp24,5 Miliar: yang Gak Punya Moral Siapa?
-
Di Tengah Gugatan Keenan Nasution, Vido Aldiano Tulis Pesan Haru Bahas Hidup yang Sebentar
-
Charly Van Houten Tak Tuntut Royalti, Fajar Nugros Bela Pencipta Lagu yang Kejar Haknya
-
Gugatan Hukum di Tengah Kanker Ginjal, Vidi Aldiano Akan Hentikan Pengobatan Kemoterapi
-
Dikenal Lewat Nuansa Bening, Ini Deretan Lagu Ciptaan Keenan Nasution Lainnya!
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular
-
Sudaryono Geram MBG Disebut Habiskan Uang Negara: Tanpa Program Ini Sekolah Rusak Tetap Banyak
-
Unai Emery Senang Kembali ke Indonesia, Aston Villa Siap Suguhkan Permainan Terbaik di GBK
-
DPR Sentil OPK BPJS-TK Jalan di Bara Api: Materi Tak Relevan Tak Perlu