Suara.com - Kisruh pembukaan lahan tambang di wilayah Raja Ampat, Papua akhirnya ikut dikomentari Pandji Pragiwaksono.
Dalam salah satu kontennya di YouTube yang tayang pada 17 Juni 2025, Pandji Pragiwaksono menyebut protes yang datang bukan menandakan bahwa masyarakat tidak mendukung program hilirisasi pemerintah.
"Indonesia itu bukan anti sama gagasan hilirisasi. Bahkan, hilirisasi, yang mana adalah proses untuk tidak lagi hanya menjual mentahnya, tapi diproses sampai jadi sebuah produk sehingga nilainya lebih tinggi, punya nilai tambah, adalah sesuatu yang bahkan oleh gue sendiri udah dibahas di tahun 2016," ujar Pandji.
Pandji Pragiwaksono sendiri paham betul bahwa kebutuhan nikel dunia sedang meningkat karena tren mobil listrik yang mulai ramai dipasarkan di berbagai negara, termasuk Indonesia.
"Nikel adalah bahan yang dibutuhkan untuk hilirisasi menuju baterai listrik untuk EV. Mobil listrik lagi populer sekali, dan kelihatannya trennya akan bergerak ke arah sana," kata Pandji.
"Mungkin dulu minyak bumi adalah tambang emas untuk industri mobil terdahulu. Sekarang dengan industri mobil listrik, nikel adalah tambang emasnya, dan kita punya banyak," lanjut sang komika.
Namun di sisi lain, program hilirisasi nikel juga harus dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Apa yang terjadi di Raja Ampat, dianggap Pandji Pragiwaksono sebagai bukti bahwa program hilirisasi nikel yang dilakukan di sana tidak sesuai prosedur.
"Kekhawatiran orang terhadap hilirisasi adalah konsekuensi penambangan dalam rangka hilirisasi tersebut. Jadi ketika di kampanye dan di debat, hilirisasi disebut-sebut nikel, soal baterai dan segala macamnya, orang tuh bukan nggak setuju. Orang lebih khawatir dengan konsekuensi logisnya, yaitu penambangan. Terjadi lah dalam hal, penambangan nikel di Raja Ampat," kata Pandji.
Baca Juga: Pandji Pragiwaksono Khawatir Orang Peduli Raja Ampat Cuma karena Benci Rezim Prabowo
Dari semua proyek tambang yang berdiri di Raja Ampat, empat yang sudah dicabut izinnya ternyata berdiri di wilayah konservasi.
"Fakta sebenarnya adalah, memang ini, kalau gue nggak salah ya, jadi ada yang mengeksplorasi tambang nikel di dalam wilayah Geopark, dan ada yang mengeksplorasi tambang nikel di luar wilayah Geopark," beber Pandji.
Hanya proyek pertambangan di Pulau GAG saja yang dijalankan mengikuti peraturan yang berlaku, karena dibuka di luar wilayah konservasi.
"Kalau yang di Pulau GAG, itu memang di luar Geopark," kata Pandji.
Pembukaan lahan tambang di wilayah konservasi Raja Ampat tentu melanggar aturan, mengingat hal itu merupakan hasil kesepakatan dengan UNESCO.
"Yang di wilayah Geopark, ini sebenarnya nggak boleh ditambang," tutur Pandji.
Berita Terkait
-
MBG Sampai ke Raja Ampat, tapi Siapa yang Mau Bayar?
-
Maluku Utara Pasang Target Jadi Acuan Hilirisasi Nikel Berkelanjutan
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Hilirisasi Nikel Indonesia: Antara Ambisi Besar dan Dampak yang Tak Terlihat
-
Pita Kuning Kembali Gelar Laga Amal Mini Soccer, Pertemukan Fans MU dan Barcelona
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia
-
Lagu Baru Luqman Podolski 'Ayah' Ungkap Sisi Kelam Hubungan Keluarga yang Jarang Dibicarakan
-
Bukan Algoritma, Ini Sosok 'Pemain Baru' di Balik Lagu Viral TikTok yang Perlu Kamu Tahu
-
FORESTRA 2026 Umumkan Line Up Tahap Kedua, Hadirkan Perpaduan Musik dan Keindahan Alam
-
Dituding Acuh saat Thariq Halilintar Buka Kado, Aaliyah Massaid Beri Klarifikasi Menohok
-
Canting Londo Kitchen Gelar Road to Intimate Concert Bersama Sandhy Sandoro di Solo
-
Lina Mukherjee Kena Body Shaming Bekas Luka Caesar, Amanda Manopo Kasih Pembelaan Begini
-
Putry Poyz Buka Lifestyle Hub di Jakarta Selatan, Sediakan Tempat Khusus Buat Para Content Creator
-
Berapa Gaji Sus Rini? Gaya Pengasuh Rayyanza Pakai Tas Mewah Jadi Perbincangan
-
Tas Branded Sus Rini saat Liburan di Kapal Pesiar Jadi Sorotan, Berapa Harganya?