Selama ini, Pandji Pragiwaksono memang menekankan pentingnya jadi masyarakat yang kritis terhadap setiap kebijakan kontroversial yang diterapkan pemerintah.
Namun yang harus digarisbawahi juga, kritis bukan berarti sepenuhnya berlawanan dengan ragam kebijakan pemerintah yang ada, layaknya kubu oposisi politik.
Kalau memang pemerintah sudah melakukan tindakan yang benar atas sesuatu, Pandji Pragiwaksono tetap mengajak masyarakat untuk sama-sama memberikan apresiasi terhadap kinerja mereka.
"Tidak berarti apa pun yang pemerintah lakukan itu salah. Tidak berarti semua yang Prabowo lakukan itu salah. Nggak, belum tentu itu," kata Pandji.
"Justru kita nggak boleh jadi masyarakat seperti itu. Kritis itu punya syarat dasar, adil. Yang berarti, lo nggak bisa kritis ke arah A, terus jadi nggak kritis ke arah B karena lo suka. Lo harus kritis ke arah B juga. Intinya, kita kritis ke pemerintah sewajarnya," tandas lelaki yang kini menetap di Amerika Serikat itu.
Berita Terkait
-
Ernest Prakasa Tutup Akun X Usai Dihujat Perkara Jam Rolex, Pandji Bongkar Fakta Sebenarnya
-
Dihujat Gegara Bela Anies Baswedan, Pandji Pragiwaksono Punya Alasan Masih Betah Main Twitter
-
Ramai Eksplorasi Nikel Raja Ampat, Pandji Pragiwaksono Sebut Boleh Saja Asalkan Bukan di Geopark
-
Pandji Pragiwaksono Khawatir Orang Peduli Raja Ampat Cuma karena Benci Rezim Prabowo
-
Isu Pulau Anambas Dijual di Situs Online, Pemkab: Ada Transaksi Bidang Tanah dan Legal
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap
-
Heboh Jennifer Coppen Tenggak Alkohol di Pernikahan, Eks Pegawai Hotel Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Bukan Sekadar Komedi, Ananta Rispo Tampil Beda dalam First Look Film Ketok Mejik
-
Toy Story 5: Saat Woody Menua dan Terancam Terlupakan oleh Gawai Bonnie