Suara.com - Ananta Rispo bukan cuma dikenal sebagai salah satu komika yang tergabung dalam trio GJLS.
Dalam silsilah keluarga, Ananta Rispo diketahui masih punya garis keturunan salah satu tokoh Partai Komunis Indonesia (PKI), D.N. Aidit.
Ananta Rispo adalah cucu Murad Aidit, yang merupakan saudara kandung D.N. Aidit dan sempat ikut jadi tahanan politik buntut aksi G30S PKI di tahun 1965 dulu.
"Cucunya Murad Aidit. Nama kakek gue Murad Aidit," ungkap Rispo di podcast Denny Sumargo yang tayang belum lama ini di YouTube.
Sebagai keturunan PKI, Ananta Rispo diyakini lebih tahu sejarah yang sebenarnya di balik peristiwa G30S PKI.
Di momen itu, Ananta Rispo pun menjelaskan cerita sejarah versi PKI yang jauh berbeda dari apa yang dibagikan di sekolah.
"Kalau dari versi keluarga gue, dari versi kakek gue, ya mereka semua itu korban. Kan PKI juga ya udah, cuma partai, nggak ada apa-apa," beber Rispo.
Ananta Rispo bahkan kaget sendiri saat membaca sejarah G30S PKI dari versi buku pelajaran sekolah.
"Kan dulu gue kaget bang, pas sekolah SD gitu, PKI dibilang bunuh-bunuhan, nggak punya agama. Lah, ini kan kakek gue," kenang Rispo.
Baca Juga: Saat Ananta Rispo Kasih Celengan Ayam Buat Anies Baswedan Tabung Dana Pilpres 2029
Apa yang Ananta Rispo lihat dari eks kader PKI sangat jauh dari cerita yang dituangkan dalam sejarah Indonesia.
"Kakek gue juga pergi haji gitu, kakek gue juga salat. Yang adiknya D.N. Aidit kan kakek gue. Jadi ya, wah, kayaknya ada yang salah nih," tutur Rispo.
Namun pada akhirnya, Ananta Rispo diminta keluarga untuk tetap mengikuti ketentuan dari apa yang sudah dituliskan sebagai sejarah Indonesia di buku pelajaran.
"Ya udah, gue di sekolah pura-pura nggak tahu aja," kata Rispo.
Keluarga Ananta Rispo juga sempat mengalami bagaimana mereka harus melanjutkan hidup di luar Indonesia karena masih punya garis keturunan PKI.
"Kayak tante-tante gue. Ada yang di Belanda, ada yang di Cina, karena nggak bisa dapet kewarganegaraan sini, gara-gara ada unsur PKI," terang Rispo.
Berita Terkait
-
Film GJLS Tambah 403 Layar, 10 SIM Gratis dari Ananta Rispo Bisa Terwujud
-
Jawaban El Rumi Bisa Pacaran sama Syifa Hadju di Podcast Denny Sumargo Tuai Pro Kontra
-
Kalau Film GJLS Tembus 500 Ribu Penonton, Rispo Janji Buatkan 10 SIM
-
Mulan Jameela Soroti Soal Eksplorasi Nikel di Raja Ampat: Anehnya...
-
7 Potret Artis Indonesia Liburan ke Raja Ampat, Ada yang Fobia Pesawat
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan