"Sekarang gimana coba, Erick Thohir sebagai Menteri BUMN untuk ngeles orang-orang lain. Mereka akan nanya, 'Lo boleh rangkap jabatan, masak gue enggak boleh? Gue juga dong rangkap jabatan'. Kejadian lah rangkap jabatan ini," imbuhnya.
Lebih jauh, Pandji menggarisbawahi bahaya laten dari praktik ini, yakni potensi konflik kepentingan yang sangat besar. Ketika regulator sekaligus menjadi pemain bisnis, persaingan yang adil menjadi mustahil.
"Bayangin, yang bikin aturan itu berbisnis di bidang tersebut. Ini akan jadi ada kongkalikong, dan ini berbahaya untuk beberapa hal, karena konflik kepentingan," ucapnya.
Dampak paling fatal menurut Pandji, adalah hancurnya ekosistem bisnis yang sehat di Indonesia.
Kehadiran "orang dalam" di pemerintahan yang juga bermain di sektor bisnis akan mematikan pelaku usaha lain yang tidak memiliki koneksi kekuasaan.
"Yang paling di atas kepala gue ya, di luar kepala gue adalah menghilangkan praktek bisnis yang sehat. Nggak ada iklim bisnis yang sehat," tuturnya.
Pandji memberikan contoh konkret bagaimana praktik ini bisa merugikan pihak swasta.
"Gimana coba mau persaingan bisnis yang sehat? Kalau misalnya lo yang juga ada di usaha obat-obatan, usaha jualan-jualan vitamin, kalah sama orang dalam?," tanyanya retoris.
Baca Juga: Tok! Erick Thohir Belum Mau Gelar Liga Putri
"Gimana coba, sebuah bank swasta mau unggul, kalau misalnya bank BUMN-nya diuntungkan kebijakan-kebijakannya oleh si wamen?," ujar Pandji lagi.
Menurutnya, BUMN seharusnya menjadi entitas bisnis yang kuat karena dikelola secara profesional, bukan karena mendapat keuntungan dari kebijakan yang bias.
"BUMN itu harus dijalankan dengan profesional. Makanya dia harusnya sehat," kata Pandji menandaskan.
Berita Terkait
-
Tok! Erick Thohir Belum Mau Gelar Liga Putri
-
Raih Penghargaan Platinum untuk Program Pelatihan Hospitality: InJourney Buktikan Komitmen
-
5 Tuntutan Member Hingga Staf ke Gold's Gym Indonesia yang Mendadak Ditutup, Merugi Rp 7,6 Miliar
-
BUMN Sawit Agrinas Palma Nusantara Rombak Pengurus, Satu Direksi Dicopot Lewat Zoom
-
Rocky Gerung Bongkar Ciri Negara Gagal di Depan Pandji Pragiwaksono
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Pamer Saldo Nyaris Rp1 M Diduga Editan AI, Cewek Ini Diburu Ditjen Pajak
-
Doni Salmanan Tetap Kaya usai Bebas dari Penjara, Ini Buktinya
-
Viral Kasus Bayi Diduga Sengaja Ditukar dan Diserahkan ke Orang Lain, RS Hasan Sadikin Minta Maaf
-
Bukan Cuma Kampanye, Ji Chang Wook Punya Alasan Mendalam Ikut Proyek Amal di Indonesia
-
Profil Fahmi Adam, Ketua DPRD Termuda di Indonesia Dikritik karena Public Speaking Jelek
-
Etenia Croft Siapkan Karya Terbaru, Terinspirasi Momen Berharga di Eropa
-
Ji Chang Wook Sukses Gelar Charity, Hasilnya Dipakai Bangun 2 Sekolah PAUD di NTT
-
5 Fakta Unik Ghost In the Cell, Sindiran untuk Indonesia hingga Kolaborasi Ilustrator Kelas Dunia
-
Viral Video Aksi Pemalakan di Tanah Abang, Oknum Hancurkan Dagangan Bakso Gegara Uang Rp100 Ribu
-
Viral Suami Robohkan Rumah Pakai Alat Berat, Emosi Istri Terima Lamaran Pria Lain