Suara.com - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) mengumumkan adanya perombakan jajaran direksi dan dewan komisaris. Serah terima salinan Surat Keputusan (SK) Menteri BUMN dan PT Danantara Asset Management terkait pengangkatan serta pemberhentian pejabat dilaksanakan dalam seremoni yang dipimpin oleh Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Letjen TNI (Purn.) Agus Sutomo, SE dan Komisaris Utama Letjen TNI (Purn.) R. Wisnoe Prasetja Boedi.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan SK pengangkatan Kepala Regional Riau.
Formasi pimpinan baru terdiri atas Mayjen TNI (Purn.) Meris Wiryadi sebagai Komisaris Independen, Kusdi Sastro Kidjan SE, MM sebagai Wakil Direktur Utama, Mayjen TNI (Purn.) Cucu Somantri yang sebelumnya menjabat Direktur Perkebunan kini menjabat sebagai Direktur Hukum dan Kepatuhan, Memed Kosasih Setia Putra sebagai Direktur SDM dan Umum, Teddy J. Simatupang sebagai Direktur Riset Pengembangan dan Keberlanjutan, Ir. Zulham Syakwan Koto, MBA sebagai Direktur Bisnis dan Komersial, serta Mayjen TNI (Purn.) Irwansyah sebagai Kepala Kantor Regional Riau.
Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) Letjen TNI (Purn.) Agus Sutomo, SE menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dedikasi para pejabat yang telah menyelesaikan masa jabatannya, termasuk Mayjen TNI (Purn.) Dr. Bachtiar Utomo dan Prof. Dr. Edi Slamet Irianto. Ia menyampaikan secara khusus penghargaan atas peran besar mereka dalam mendampingi perubahan dari PT Indra Karya menjadi PT Agrinas Palma Nusantara (Persero).
"Pengabdian Bapak bukan hal yang sederhana, akan membekas di hati kami semua. Jasa-jasa Bapak, semangat Bapak, kekompakan, keharmonisan yang selama ini kita bangun bersama. Bapak telah hadir dalam memperkuat Agrinas Palma. Bapak telah ikut merintis, melahirkan dan membesarkan," kata Agus dalam keterangan tertulis seperti dikutip dari laman resmi, Kamis (3/7/2025).
Penyegaran manajemen tidak hanya dilakukan di tingkat pusat, tetapi juga di struktur kepala regional. Langkah ini dipandang strategis untuk mempercepat implementasi program kerja serta pencapaian target kinerja di berbagai wilayah operasional perusahaan.
Perubahan struktur ini merupakan bagian dari proses konsolidasi internal berkelanjutan yang dilakukan sejak transformasi menjadi PT Agrinas Palma Nusantara (Persero). Perusahaan kini memikul mandat besar untuk mempercepat pembangunan industri perkebunan dan pangan nasional, mengelola aset negara di berbagai wilayah, serta memastikan peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.
Pembaruan komposisi direksi juga mencerminkan keseriusan pemerintah, melalui Kementerian BUMN, dalam memastikan tata kelola yang adaptif dan berorientasi pada hasil nyata di lingkungan BUMN, khususnya di sektor agraria.
"Kita percaya bahwa dengan formasi baru ini, PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) akan melangkah lebih cepat, lebih tajam, dan lebih berdampak," kata Agus.
Baca Juga: Danantara Suka Perusahaan Rugi?
Dicopot Lewat Zoom
Edi Slamet Irianto menyatakan dirinya telah diberhentikan dari jabatannya sebagai Direktur Bisnis dan Pengembangan Industri PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), berdasarkan keputusan yang disampaikan tidak lama setelah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting pada 1 Juli 2025 bersama Asisten Deputi Industri Perkebunan Kementerian BUMN, Faturahman.
“Benar bahwa saya telah diberhentikan dari jabatan sebagai Direktur Bisnis dan Pengembangan Industri PT Agrinas Palma Nusantara (Persero). Pemberhentian ini saya terima beberapa jam setelah RUPS melalui Zoom Meeting dengan Bapak Faturahman Asdep Industri Perkebunan TMT 1 Juli 2025. Surat Pemberhentian ditandatangani oleh Dirut Holding Operasional Danantara Dony Oskaria,” ujar Edi Slamet Irianto dalam pernyataan resminya.
Meski menyampaikan kekecewaan atas mekanisme pemberhentian yang menurutnya tidak sesuai ketentuan, Edi tetap menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran perusahaan atas kerja sama yang telah terjalin selama masa pengabdiannya.
"Dalam kesempatan ini saya ingin menyampaikan terima kasih kepada Dirut, jajaran Direksi, Komut dan dewan komisaris serta semua pihak, atas kerja samanya yang telah terjalin dengan baik, disertai mohon maaf atas segala kesalahan selama kita berinteraksi," katanya.
Ia juga mengimbau para mitra bisnis untuk tetap menjaga hubungan profesional dan konstruktif dengan pejabat pengganti, demi kelangsungan program dan agenda strategis perusahaan. "Saya berharap kepada semua pihak mitra bisnis PT Agrinas Palma untuk terus meningkatkan kerja sama konstruktif dengan pejabat pengganti," kata Edi.
Namun demikian, Edi menyoroti proses pengangkatan dan pemberhentian direksi yang menurutnya tidak sesuai dengan prosedur. Ia mencontohkan adanya surat resmi dari Kepala BPI Danantara yang melarang adanya perombakan manajemen dalam waktu dekat.
"Pengangkatan dan pemberhentian ini hak prerogatif pimpinan, meskipun hal ini saya nilai tidak berdasarkan ketentuan dan peraturan yang berlaku. Contoh Kepala BPI Danantara melalui surat Nomor: S-049/DI-BP/VI/2025 tanggal 23 Juni 2025, tidak diperkenankan untuk melakukan perombakan atau penggantian manajemen BUMN," tegasnya.
Meski demikian, ia tetap menyampaikan harapan besar terhadap keberlanjutan visi dan misi PT Agrinas Palma Nusantara, khususnya dalam mendukung agenda strategis pemerintah di bidang energi dan pangan.
“Semoga harapan besar Presiden kepada PT Agrinas Palma Nusantara, untuk mewujudkan swasembada energi dan mendukung ketahanan pangan melalui produksi minyak goreng dan protein hewani dapat terwujud di tahun 2028,” pungkas Edi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Purbaya ke Lulusan UI: Saya Dosen S3, Kalau Debat Anda Pasti Kalah
-
Berapa Anggaran Sidang Isbat di Hotel Borobudur?
-
THR ASN Batal Cair Awal Ramadan 2026? Menkeu Purbaya Beri Penjelasan Ini
-
Modal Cekak hingga Cost of Fund Tinggi, Ini Alasan Pembiayaan Bank Syariah Masih Mahal
-
Gandeng Perusahaan Asing, Perminas Mulai Misi Pencarian Mineral Kritis
-
Penjualan Anjlok 30 Persen, Converse Bakal Pangkas Karyawan demi Efisiensi
-
Bahlil Kesel Importir Menang Banyak Saat RI Senang Impor BBM
-
Tak Hanya Biji Mentah, Pemerintah Bidik Ekspor Kopi Olahan
-
Merak-Bakauheni Diprediksi Diserbu 6 Juta Pemudik, Ini Strategi Kemenhub
-
Ramalan IHSG untuk Sepekan Ini, Investor Diharap Fokus Saham Fundamental