Suara.com - Kuasa hukum musisi senior Fariz RM, Deolipa Yumara melontarkan kritik pedas terhadap proses peradilan yang dijalani kliennya.
Menurutnya, sidang kasus penyalahgunaan narkoba yang kembali menjerat Fariz RM di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan adalah sebuah kesia-siaan.
"Sidang ini buang-buang waktu, buang-buang tenaga, buang-buang pikiran," ujar Deolipa dengan nada kecewa di hadapan awak media usai sidang hari ini, Kamis, 3 Juli 2025.
Deolipa menegaskan bahwa kliennya adalah seorang korban kecanduan yang seharusnya mendapat prioritas penanganan medis melalui rehabilitasi, bukan proses hukum yang berlarut-larut.
Menurutnya, status Fariz RM sebagai pengguna sudah sangat jelas dan tidak ada bukti yang mengarahkannya sebagai seorang pengedar.
"Bang Fariz RM ini pengguna, karena untuk dicari sebagai pengedar, tidak ketemu. Bukti-bukti, saksi-saksi, tidak ada, memang tidak ada," ujar Deolipa.
"Jadi, memang dia adalah pengguna. Terbukti dengan adanya tindakan membeli barang ini, narkotika ini, kepada pihak lain," katanya menyambung.
Deolipa bahkan menyayangkan langkah aparat penegak hukum yang tidak langsung merekomendasikan rehabilitasi sejak awal proses penyidikan.
Mengingat ini adalah kali keempat Fariz RM tersandung kasus serupa, ia berpendapat seharusnya ada kepekaan dari penyidik untuk fokus pada pemulihan.
Baca Juga: Deolipa Yumara: Candu Narkoba Fariz RM Kelewat Berat, Mesti Rehabilitasi
"Harusnya ketika di penyelidikan atau penyidikan terpantau dia sebagai pengguna, apalagi sudah ada kronologis kan, dia beberapa kali menggunakan tertangkap tangan, sudah pernah rehabilitasi, harusnya penyidik sudah peka. Ini langsung saja direhab, diajukan ke BNN untuk direhab," papar Deolipa.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa proses rehabilitasi bagi pecandu kronis seperti Fariz RM tidak bisa selesai dalam satu kali program.
"Rehab ini enggak sekali langsung sembuh loh, masih ada 10 sampai 15 persen tingkat kecanduan yang ada di kepala. Ini juga harus direhab lagi," imbuh Deolipa.
Ketergantungan yang sudah berlangsung lama membutuhkan penanganan berulang dan berkelanjutan untuk bisa benar-benar pulih.
"Mungkin perlu dua sampai tiga kali rehab ini seorang Fariz RM, karena sudah lama kecanduan kan," ucap Deolipa.
Rehabilitasi medis juga yang kelak akan diperjuangkan tim kuasa hukum Fariz RM dalam agenda pembelaan atau pledoi.
Berita Terkait
-
Deolipa Yumara: Candu Narkoba Fariz RM Kelewat Berat, Mesti Rehabilitasi
-
Fariz RM Tak Pernah Pakai Narkoba Biar Pede Manggung, Murni Buat Pelarian
-
Terungkap! Cara Fariz RM Mendapatkan Ganja dan Sabu Sebelum Penangkapan Ketiga
-
Sidang Narkoba Fariz RM: Senyum di Balik Jeruji, Ancaman Pasal Berlapis Menanti
-
4 Kali Terjerat Narkoba, Fariz RM: Saya Cuma Manusia Biasa
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Bank Jago Tunjukkan Kekuatan Bank Digital, Aset Tembus Rp41,4 Triliun dan Catat Laba Rp189 Miliar
-
Ulasan Lassie Come-Home: Kisah Kesetiaan Anjing yang Menembus Jarak dan Waktu
-
DPRD DKI Minta Pemprov Kebut Penataan Kabel Semrawut Jakarta, Jangan Tunggu Korban Lagi
-
Oknum Dokter RSUD dr Mohammad Zyn Sampang Ditangkap karena Nyabu
-
Pre Order di Blibli Tanggal 22 Juli Hingga 13 Agustus, Lihat Kelebihan Samsung Galaxy Z Flip 8
-
Misteri di Kamar Kos Metro: Menguak Tabir Kepergian Mendadak Dokter Muda Zulfikar
-
Museum Bank Indonesia Simpan Uang Antik Hampir 200 Tahun, BI Siapkan Transformasi ke Era Digital
-
Cek Toko On Flagship Store di Blibli Tersedia Banyak Model Terbaru
-
CLIK Kenalkan Skor Prediktif, Bank Kini Bisa Deteksi Calon Peminjam 3 Bulan Lebih Awal
-
Mengenal Universitas Republik Indonesia, Ambisi Pendidikan atau Beban Baru APBN?