Suara.com - Peristiwa jatuhnya Juliana Marins, pendaki asal Brasil di Gunung Rinjani, masih menyisakan cerita. Terutama soal rasa penasaran warga mengenai keberadaan Ali Musthofa sang tour guide atau pemandu.
Setelah berita kematian Juliana Marins viral, jejak keberadaan Ali memang tidak diketahui. Malah, sosok Agam Rinjani yang terlibat dalam evakuasi jenazah perempuan asal Brasil tersebut yang ramai dibicarakan.
Terkini, Ali muncul di dalam sinar YouTube Denny Sumargo. Kepada Denny, Ali Musthofa menerangkan, sebelum Juliana Marins jatuh, ia dalam posisi istirahat di jalur curam.
Tapi Ali memastikan, tempat tersebut aman untuk Juliana rehat.
"Juliana minta istirahat di tempat dia jatuh," kata Ali Musthofa di kanal YouTube Denny Sumargo pada Selasa, 8 Juli 2025.
Sementara Juliana Marins istirahat, Ali Musthofa mengecek lima pendaki lain yang ikut dalam rombongan. Ia juga mau memberikan biskuit kepada pendaki yang dipandu olehnya.
"Saya bilang ke Juliana, kamu bisa tunggu di sini, saya ingin mengecek mereka di depan. Saya juga bilang, saya akan tunggu dia di sana," kata Ali.
"Duduknya si Juliana ini. Ya di sana itu posisinya jurang, tapi untuk posisi istirahat itu aman. Makanya saya memberikan dia istirahat di sana, karena posisinya aman," ujar dia.
Ali kemudian menunggu Juliana menyusul dengan jarak yang tak begitu jauh dari tempat turis tersebut istirahat. Sambil merokok, ia heran kenapa Juliana tak juga muncul.
Baca Juga: Hasil Autopsi Juliana Marins Bikin Medsos Panas, Netizen Internasional Saling Serang
Ali juga meluruskan kabar yang menyebut ia meninggalkan Juliana karena asyik merokok.
"Akhirnya saya balik ke tempat terakhir. Tapi saya nggak menemukan apa-apa. Cuma senter (jarak) 150 meter di bawah," kata Ali Musthofa.
Ali Musthofa menduga kalau Juliana Marins jatuh ke jurang. "Saya benar-benar panik, langsung ambil tas yang saya tinggalkan di depan," ucapnya.
Ali Musthofa mencoba berkomunikasi dengan Juliana Marins. Memastikan perempuan tersebut masih dalam keadaan aman.
"Saya teriak dari atas, jangan pindah. Dia jawab, katanya 'help me, help'," ucap Ali Musthofa.
Sementara memastikan kondisi Juliana, Ali Mustoha juga menghubungi perusahaan meminta bantuan. Minimal ada tali yang bisa digunakan untuk membawa Juliana Marins.
Setelah tali yang dibawa dari bawah datang, Ali Musthofa yang belum memiliki pengalaman naik pohon apalagi mendaki tebing, memberanikan diri.
"Pakai tali, ya sudah aman, yang penting nggak lepas. Saya mencoba turun, karena mereka tidak ada yang berani turun. Saya memberanikan diri, setidaknya mau kasih pertolongan pertama," ucapnya.
"Badan saya gemetar karena ini pertama kali saya turun tebing. Rasanya takut banget," papar Ali.
Ali Musthofa mengalami kesulitan karena tebing yang ia turuni sangat vertikal. Ia pun dalam kondisi lemas dan akhirnya kembali ke atas.
Saat Ali turun, ia sempat teriak ke Juliana bahwa akan menyelamatkan perempuan tersebut. Namun tidak ada respons dari si pendaki.
"Posisinya sudah berkabut dan gelap, saya tidak bisa melihat posisi Juliana. Senter pun nggak bisa, karena posisinya siang, jadi nggak terlihat," katanya.
Walaupun samar, Ali Musthofa sempat melihat tas Juliana, tapi tidak dengan orangnya.
Harapan muncul saat kabut hilang, Ali melihat keberadaan Juliana Marins. "Dia sempat bergerak, bergeser. Juliana masih hidup di hari pertama, jam 6 sore. Tapi jarak dengan bibir tebing itu sudah 10 meter," ucapnya.
Ali Musthofa menduga, pergerakan Juliana Marins itu karena ia masih mencoba untuk naik. Tapi karena kondisinya berpasir, ia malah makin ditarik ke bawah.
Tim SAR Gabungan dari Lombok datang sekira pukul 19.00 WIB. Namun posisi terakhir Juliana Marins ada di bibir tebing.
Ali Musthofa berada di sana selama dua hari. Pertama di hari ia jatuh dan keesokan hari. Setelah itu, ia membuat laporan mengenai peristiwa ini.
"Organizer meminta saya turun," katanya.
Sementara itu Tim SAR melakukan upaya penyelamatan ke Juliana Marins. Hari ketiga, Agam Rinjani datang dan bersama tim juga, mereka mengevakuasi jenazah Juliana.
"Saya selalu kontrol, cari informasi. Deg-degan dan sempat jatuh dari motor juga," ungkap Ali Musthofa.
Ali Musthofa merasa bersalah. Ia menganggap peristiwa itu terjadi juga karena kelalaian dirinya.
Berita Terkait
-
Jejak Maut Juliana Marins Terulang, Rinjani Kembali Celakai Wisatawan, Bagaimana Keamanannya?
-
Viral! Bocah Bule Sendirian Taklukkan Gunung Rinjani, Netizen Sindir Tragedi Pendaki Brasil
-
Usai Geger Tewasnya Juliana Marins, Kini Bule Swiss Jatuh di Gunung Rinjani, Gimana Nasibnya?
-
Pahlawan Rinjani dan Diaspora Toraja: Kisah di Balik Donasi Rp1,3 Miliar dari Brasil
-
Pasca Insiden Juliana Marins, Pendaki Rinjani Kini Wajib Menginap Dulu di Sembalun
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Jefri Nichol Unggah Potret Mesra dengan Zahwa Massaid, Pacaran?
-
Tawarkan Paket Buka Puasa, Restoran Nonhalal di Semarang Tuai Kecaman
-
Anggota Damkar Depok Terima Teror Setelah Konten Diduga Sindir Oknum Brimob Viral
-
Tantri Kotak dan Arda Sempat Ingin Cerai, Anggap Pernikahan sebagai Penjara
-
Sinetron Religi Para Pencari Tuhan Jilid 19 Tayang Setiap Sahur, Cerita Tetap Menyentil
-
Posting Cari Calon Istri dengan Gaji Rp3 Juta, Cowok Ini Tuai Kontroversi di Medsos
-
Viral Isi Takjil di Masjid Nabawi Ada Uang 100 US Dollar, Fakta atau Hoaks?
-
Bella Hadid Ungkap Masa Sulitnya Saat Idap Lyme Disease
-
NIKI Jadi Headliner Prambanan Jazz 2026, Rayakan 12 Tahun dengan Tema Celebrate the Joy
-
Hadirkan MLTR, Prambanan Jazz Festival Jadi Rumah bagi Semua Genre dan Generasi