Ayah Al Ghazali ini hanya memberikan pengertian pada SA kalau hal ini wajar terjadi pada keluarga yang terkenal di media sosial seperti mereka.
"Enggak, enggak perlu. Justru kita malah memberikan pengertian gitu bahwa ya kalau ada seperti ini tuh wajar gitu ya," ujar Dhani.
"Karena kita kan memang keluarga yang apa termasuk high profile gitu. Jadi wajarlah. Iya dong kita kan sering ada di medsos dan lain-lain gitu," sambungnya.
Ahmad Dhani bilang kalau sebenarnya sang putri tidak pernah curhat padanya soal masalah ini. Alasannya membuat pengaduan resmi tersebut karena dia melihat sendiri akun sang psikolog.
"Sebenarnya Shafeea enggak ngomong. Begitu saya nonton akun yang mengaku sebagai psikolog ini, saya jadi punya niatan untuk akhirnya, ini enggak bisa didiemin nih," tegas Ahmad Dhani.
Meski aksi perundungan itu terjadi di media sosial, Ahmad Dhani tidak bakal melarang SA untuk bermain medsos. Sekali lagi, pentolan Dewa 19 ini hanya berusaha memberikan sang putri pengertian.
"Enggak, enggak. Kita ngasih pengertian aja, kita ngasih pengertian bahwa ya memang ini adalah pelanggaran hukum gitu," jelas Ahmad Dhani.
"Jadi supaya Shafeea paham bahwa ini adalah pelanggaran hukum dan ayah bunda akan memproses ini ke polisi. Jadi kita sebagai orang tua melindungi anak," kata ayah El Rumi tersebut.
Di momen tersebut, Ahmad Dhani juga tak lupa menegaskan bahwa tindakannya ini tidak hanya untuk membela sang putri.
Baca Juga: Sama-Sama Pelakor? Lihat Beda Nasib Mayangsari dan Mulan Jameela Sekarang
Melainkan untuk mencegah agar kejadian ini terulang di masa depan. Supaya ada pemahaman bahwa ada hukum yang melindungi anak kecil baik secara fisik maupun psikis.
"Jadi perlu ditegaskan lagi saya bersama tim kuasa hukum saya ke sini tidak hanya membela Shafeea, tapi membela semua anak Indonesia supaya ini tidak terjadi lagi di masa depan. Supaya ada pembelajaran, supaya ada pemahaman bahwa ada hukum yang melindungi anak kecil," tegas Ahmad Dhani.
"Anak di bawah umur itu ada hukumnya untuk melindungi. Tidak hanya mereka dilindungi dari kekerasan seksual, tapi juga ternyata dari ada kekerasan psikis yang juga dilindungi," tutupnya.
Kontributor : Yoeni Syafitri Sekar
Berita Terkait
-
Sosok Lita Gading Beri Respons Santai Usai Dilaporkan Ahmad Dhani, Pamer Konten Bareng El dan Dul
-
Kecelakaan Dul Jaelani jadi Karma Ahmad Dhani? Maia Estianty Tak Sepakat
-
Al Ghazali Gemas Ingin Laporkan Perundung Adiknya, Terganjal karena Aturan Hukum
-
Sikap Al, El, dan Dul Disayangkan Publik ketika Maia Estianty Dijelek-jelekkan Ahmad Dhani
-
Beda Jauh dengan Ahmad Dhani, Daniel Mananta Bongkar Sifat Asli Irwan Mussry
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Irit Bicara di Hari Pernikahan Teuku Rassya, Tamara Bleszynski: Semoga Bahagia, Bye Bye
-
Borong Burger Aldi Taher, Reza Arap Malah Dikirim Produk Kompetitor
-
Sok-sokan Edukasi Bahaya Martabak Manis, Steven Wongso Disentil Balik soal Steroid
-
Lagi Sakit, Pak Tarno Masih Ingin Tambah Istri
-
Dugaan Pelecehan di Venue Fansign NCT Wish Mendadak Viral di Medsos
-
Shindy Samuel Ditalak Tiga, Terpuruk Dikatain 'Badak' oleh Suami
-
Steven Wongso Sebut Orang Gendut Lebih Rendah dari Anjing, Rizky Febian Sampai Ikut Komentar
-
Sopir Bajaj di Tanah Abang Diperas Preman Rp100 Ribu per Hari, Kaca Dipecah Jika Tak Bayar
-
Arya Khan Bongkar Gaya Hidup Pinkan Mambo yang Boros, Dikasih Rumah Malah Pilih Sewa Mahal
-
Sinopsis Film Mudborn: Kisah Boneka Tanah Liat Pembawa Petaka, Tayang di Netflix