Suara.com - Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora), Taufik Hidayat, kembali menjadi sorotan publik setelah penunjukannya sebagai Komisaris di PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI).
Penugasan baru bagi legenda bulu tangkis Indonesia ini tak pelak membuat profil dan harta kekayaannya kembali menjadi perbincangan. Sebagai seorang penyelenggara negara, Taufik secara rutin melaporkan kepemilikan asetnya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara elektronik (e-LHKPN) yang diserahkan pada Rabu, 26 Maret 2025, total kekayaan Taufik Hidayat tercatat mencapai Rp 79.669.506.015.
Jumlah ini menunjukkan sedikit peningkatan sekitar Rp 1 miliar dari laporan sebelumnya pada 30 Desember 2024, di mana hartanya tercatat sebesar Rp 78.967.141.850 atau sekitar Rp 78,9 miliar.
Laporan tersebut, yang merupakan laporan khusus awal menjabat sebagai Wamenpora, memberikan gambaran rinci mengenai aset yang dimiliki oleh peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 tersebut.
Aset terbesar yang dimiliki Taufik Hidayat berasal dari sektor properti, yakni tanah dan bangunan, yang nilainya ditaksir mencapai Rp 49,8 miliar.
Aset properti ini terdiri dari enam bidang tanah dan bangunan yang tersebar di beberapa lokasi strategis. Rinciannya meliputi properti di Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Kabupaten Bandung Barat, dan Karawang.
Salah satu aset tanah dan bangunan di Jakarta Selatan diperoleh melalui hibah dengan akta, sementara lima properti lainnya merupakan hasil sendiri. Properti terbesarnya adalah sebidang tanah dan bangunan seluas 3000 m2/3186 m2 di Jakarta Timur dengan nilai mencapai Rp 19 miliar.
Di sektor otomotif, koleksi kendaraan Taufik juga terbilang mewah dengan total nilai mencapai Rp 3,5 miliar. Garasinya diisi oleh tiga unit mobil dan satu unit motor.
Baca Juga: 4 Kendaraan Taufik Hidayat yang Baru Diangkat Jadi Komisaris PLN EPI, Harga Motornya Murah Meriah
Kendaraan tersebut antara lain Mobil Volkswagen Tiguan tahun 2019 senilai Rp 350 juta, Mobil Toyota Innova Zenix keluaran 2023 senilai Rp 600 juta, dan yang paling mencolok adalah Mobil BMW Series 735IL tahun 2024 seharga Rp 2,5 miliar. Selain itu, terdapat juga sebuah motor Honda Beat tahun 2019 senilai Rp 12 juta.
Selain aset properti dan kendaraan, sumber kekayaan Taufik Hidayat juga datang dari surat berharga yang nilainya mencapai Rp 14,3 miliar. Ia juga melaporkan kepemilikan harta bergerak lainnya senilai Rp 820 juta, serta kas dan setara kas sebesar Rp 4 miliar.
Dalam laporan kekayaannya, Taufik juga mencantumkan adanya utang sebesar Rp 118 juta, yang menjadi pengurang total asetnya.
Legenda Bulu Tangkis
Sebelum terjun ke dunia politik dan pemerintahan sebagai Wamenpora, Taufik Hidayat dikenal luas sebagai salah satu atlet bulu tangkis tunggal putra terbaik yang pernah dimiliki Indonesia.
Pria kelahiran 10 Agustus 1981 ini telah menorehkan berbagai prestasi gemilang di kancah internasional, termasuk menjadi juara dunia pada tahun 2005 dan membantu Indonesia merebut Piala Thomas pada tahun 2000 dan 2002.
Dengan rekam jejaknya sebagai atlet berprestasi dan kini sebagai pejabat publik, rincian kekayaan Taufik Hidayat menjadi data yang menarik bagi masyarakat luas.
Berita Terkait
-
Searah Menpora Erick, Taufik Hidayat Tegas: Pelecehan Seksual Rusak Integritas Olahraga
-
Taufik Hidayat Apresiasi Dampak Ekonomi Event Lari Bisa Tembus Belasan Miliar
-
Grego dan Sabre masuk tim SEA Games 2025, Taufik Hidayat: Jangan Jadi Polemik
-
Wamenpora Apresiasi Ajang Lari Nasional Upaya Bangun Budaya Olahraga Sejak Dini
-
Hari Ini Kemenpora Bahas Calon Pelatih Baru Timnas Indonesia, Siapa Kandidatnya?
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Sinopsis House of Secrets: The Burari Deaths, Kisah Nyata 11 Anggota Keluarga India Tewas Misterius
-
Sunan Kalijaga Mundur sebagai Kuasa Hukum Erin Taulany
-
Sinopsis High and Low The Movie, Aksi Brutal Lima Geng Legendaris S.W.O.R.D Melawan Musuh Besar
-
Aurora Ribero Bicara Soal Arti Support System di Film Nobody Loves Kay
-
Sinopsis Suka Duka Tawa: Menertawakan Luka Lewat Stand Up Comedy, Lagi Puncaki Netflix
-
Criminal: Ketika Ingatan Agen CIA Masuk ke Otak Narapidana Sosiopat, Malam Ini di Trans TV
-
Rampage: Aksi Dwayne Johnson Selamatkan Kota dari Hewan Buas, Malam Ini di Trans TV
-
Menjelang Magrib 2: Kala Medis Berhadapan dengan Ritual Keji di Desa Terpencil, Malam Ini di ANTV
-
Produktif di 2026, Etenia Croft Kembali Hadirkan Lagu Kau Selalu Ada
-
Vokalis Legenda Hardcore Punk Ngomel ke Penonton Pendukung Trump: Lo Ngerti Lirik Kami Gak?