News / Nasional
Selasa, 30 Juni 2026 | 15:35 WIB
Petugas menggiring tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat Taufik Hidayat (tengah) setibanya di Polda Jabar, Bandung, Jawa Barat, Selasa (23/6/2026). [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/nym]
Baca 10 detik
  • Polda Jawa Barat menemukan tato wajah tersangka Taufik Hidayat pada tubuh korban YTR sebagai indikasi adanya keterikatan emosional.
  • Tersangka diduga melakukan pembatasan interaksi sosial serta tindak kekerasan fisik terhadap korban di wilayah Jawa Barat.
  • Penyidik masih mendalami dugaan kekerasan seksual dan menunggu hasil pemeriksaan psikologi untuk melengkapi bukti perkara tersebut.

Suara.com - Kepolisian Daerah Jawa Barat membenarkan adanya tato bergambar tersangka Taufik Hidayat di tubuh korban penyekapan dan penganiayaan terhadap wanita berinisial YTR.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan penyidik menemukan beberapa tato pada tubuh korban, termasuk gambar wajah tersangka dan tulisan “Love Topik TH”.

Tato yang ada di tubuh korban ini memang kami benarkan. Ada beberapa tulisan, love topik TH, dan juga ada gambar daripada tersangka di badan korban. Ini tentu saja mungkin bagian daripada love bombing yang terjalin dari keduanya,” kata Hendra di Bandung, Selasa (30/6/2026).

Hendra menjelaskan, berdasarkan hasil pendalaman sementara, hubungan korban dan tersangka tidak hanya sebatas kedekatan emosional.

Penyidik menemukan adanya dugaan pembatasan interaksi sosial terhadap korban yang kemudian berkembang menjadi kekerasan fisik.

“Tetapi tentu saja ada perilaku-perilaku yang dilakukan oleh TH ini yang berakhir kepada pembatasan interaksi sosial, yang akhirnya mengarah kepada kekerasan fisik,” ujarnya sebagaimana dilansir Antara.

Selain itu, Hendra mengatakan pihaknya juga masih mendalami kemungkinan adanya tindak pidana kekerasan seksual terhadap korban.

“Ada beberapa publik yang meyakinkan kita bahwa tidak menutup kemungkinan adanya aksi kekerasan seksual. Masih kita dalami dan tim tetap profesional, tetap berhati-hati, dan kita mengikuti regulasi yang ada,” katanya.

Menurut dia, penyidik masih mengumpulkan alat bukti, termasuk menunggu hasil pemeriksaan psikologi dan psikiatri terhadap korban maupun tersangka untuk melengkapi proses penyidikan.

Baca Juga: Ada Tato Wajah Taufik di Tubuh Yuvita, Polisi Cium Siasat Love Bombing Sebelum Disiksa

“Perkembangan dari dasar psikologi, dasar psikiatri yang kami lakukan kepada keduanya, baik tersangka ataupun korban, ini tetap masih berlangsung dan akhirnya masih kita tunggu perkembangannya,” ujar Hendra.

Ia menambahkan seluruh rangkaian peristiwa masih terus didalami guna memastikan kronologi secara utuh sebelum penyidik menyimpulkan unsur-unsur pidana dalam perkara tersebut.

Load More