Suara.com - Drama panjang Ahmad Dhani dan Maia Estianty, kembali membara ke permukaan.
Di tengah panasnya situasi setelah Dhani merilis video kompilasi yang menuding Maia melakukan fitnah terhadap istri dan buah hatinya, sebuah potongan wawancara lawas kembali menjadi viral.
Video wawancara ini memberikan konteks baru pada kekecewaan mendalam sang pentolan Dewa 19.
Dalam video tersebut, Ahmad Dhani secara blak-blakan mengungkapkan usahanya untuk menjaga hubungan yang normal usai ia bercerai dengan Maia Estianty.
Namun, ia mengklaim harapannya selalu pupus karena sikap Maia.
"Saya sih berusaha untuk tetap stay normal, tapi mantan saya itu tidak membuat saya lebih mudah," ujar Ahmad Dhani dalam wawancara tersebut, dengan nada yang menyiratkan kelelahan dan frustrasi.
Pernyataan singkat namun padat makna ini membuka jendela ke dalam perasaan Ahmad Dhani yang selama ini mungkin terpendam di balik citranya yang tegas dan seringkali kontroversial.
Lebih jauh, Ahmad Dhani merinci harapannya yang sederhana, sebuah hubungan yang wajar dan dewasa demi kebaikan bersama, terutama untuk ketiga putra mereka, Al, El, dan Dul.
Namun, harapan tersebut, menurut pengakuannya, seakan menabrak dinding tebal yang sulit ditembus. Ia menunjuk secara langsung bahwa sumber kerumitan itu berasal dari pihak Maia.
Baca Juga: Baru Juga Tiba di Polda Metro Jaya, Ahmad Dhani Berharap Lita Gading Segera Diciduk
"Saya sebenarnya ingin, meskipun kita bercerai tapi ada hubungan yang normal, tapi ya tadi, mantan saya itu tidak membantu membuat itu lebih mudah untuk itu. Selalu cari gara-gara," ujar Dhani.
Kalimat ini dianggap sebagai akumulasi dari berbagai peristiwa yang terjadi usai perceraian mereka pada 2008.
Publik pun kembali teringat pada episode-episode konflik di masa lalu, mulai dari sengketa hak asuh anak yang alot, perang dingin di media, hingga sindiran-sindiran halus maupun terang-terangan yang kerap muncul di konten media sosial masing-masing.
Bagi para pengikut setia drama ini, pernyataan Dhani tersebut menjadi pembenaran atas sikapnya yang terkadang defensif atau bahkan ofensif terhadap Maia.
Ia seolah ingin menyampaikan bahwa setiap reaksinya adalah akibat dari sebuah aksi yang lebih dulu memancing.
Viralnya kembali wawancara ini di saat yang tepat memberikan dimensi baru pada konflik terkini.
Berita Terkait
-
Baru Juga Tiba di Polda Metro Jaya, Ahmad Dhani Berharap Lita Gading Segera Diciduk
-
Kak Seto Kecam Cara Ahmad Dhani Membela Anaknya dengan Menyindir Maia Estianty
-
Ahmad Dhani Berandai Maia Estianty Seperti Ibunya, Yakin Tak Akan Bercerai
-
Lita Gading Balik 'Serang' Ahmad Dhani: Sebaiknya Introspeksi Diri, Jangan Cari Sensasi
-
Ahmad Dhani Serang Balik Tudingan Belum Move On dari Maia Estianty
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
-
Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan
-
Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?
-
Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%
-
Momen Febrie Adriansyah Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
The Da Vinci Code: Misteri, Simbol, dan Sejarah yang Memancing Rasa Penasaran
-
Heboh Kasus Pencabulan Anak SD Yatim Piatu di Sumut, Guru ASN Wajib Disanksi Berat jika Terbukti
-
IOC Tolak Pengaduan FairSquare terhadap Gianni Infantino soal Dukungan ke Donald Trump
-
Yogyakarta Jadi Magnet Turis Asing, 126 Ribu WNA Gunakan Kereta Sepanjang Semester I 2026
-
Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan