Suara.com - Hampir setiap hari, sejak 6 Juli 2025, album ENDIKUP buatan Gusti terus-menerus menemani perjalanan dan aktivitas saya. Sepanjang itu pula, ada pertanyaan yang mengusik benak saya.
Apa yang ada di pikiran seorang Gusti Irwan Wibowo ketika membuat sebuah mahakarya berisi musik dangdut yang dipadukan dengan orkestra hingga saya dan lebih dari tiga juta orang keranjingan mendengarkannya?
Pikiran saya kemudian terlempar sedikit ke masa kecil, tepatnya ketika saya diperdengarkan oleh ayah sebuah album buatan Erwin Gutawa yang diberi nama Salute To Koes Plus / Bersaudara.
Album itu terdengar begitu enak di kuping hingga membuat saya keranjingan musik pop orkestra.
Tak bosan-bosannya saya dengarkan album tribute yang didominasi musik sederhana berbalut aransemen megah tersebut, bahkan hingga di beberapa waktu belakangan ini.
Sampai pada satu hari, seorang rekan di kantor memutarkan lagu "Manis & Sayang" versi Erwin Gutawa bersama Andy /rif.
Saya langsung nyeletuk, "Nah ini dia, musik seperti ini sudah lama banget saya rindukan dan akhirnya dihadirkan kembali oleh Gusti!"
Ya, album ENDIKUP kali ini berhasil membuat saya jatuh cinta berulang kali.
Komposisi musik dangdut yang selama ini wara-wiri di telinga saya, ternyata menjadi semakin enak di kuping alias endikup ketika dibalut dengan musik orkestra buatan Gusti.
Baca Juga: Pecah Tangis Sal Priadi, Tulis Pesan Haru Kenang Sosok Gustiwiw
Porsinya terasa pas, tidak lebih dan tidak kurang.
Bahkan, sebagai orang yang kerap kali menikmati musiknya saja untuk teman perjalanan tanpa pusing-pusing menyelami liriknya, kali ini saya juga bisa menikmati lirik yang ditulis oleh Gusti.
Kombinasi notasi musik dan lirik lagunya menghadirkan perasaan nano-nano ketika mendengarkan album penuh kedua kepunyaan pria yang merupakan anak Timur Priyono tersebut.
Membedah isi Album ENDIKUP
Sebagai permulaan, coba perhatikan sejenak kata-kata ini: "Apa bisa kita bertemu walau sebentar? Bersenda gurau dengan kelakar. Ku jamin kamu akan nyaman."
Kalimat itu merupakan penggalan dari lirik lagu "Hari Yang Mantap", track pertama yang menjadi pembuka album ENDIKUP.
Berita Terkait
-
Pesan Emosional Kunto Aji ke Mendiang Gustiwiw di Hari Perilisan Album Terakhirnya
-
Album Endikup Rilis, Karya Terakhir Gustiwiw Menyisakan Rasa Haru
-
Dua Bulan Lalu, Gustiwiw Cerita Sempat Hampir Pingsan Saat Podcast
-
Masih Berat Lepas Kepergian Gustiwiw, Hifdzi Khoir: Bisa Ada Orang Sebaik Itu
-
Pecah Tangis Sal Priadi, Tulis Pesan Haru Kenang Sosok Gustiwiw
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Cekcok Dua Anggota DPRD Riau Berujung Bentrok, Golkar Pusat Minta Maaf
-
Bedak Tabur Viva Face Powder untuk Kulit Sawo Matang No Berapa? Ini Pilihan Shade yang Paling Cocok
-
Bahlil soal Antrean BBM di Sumatera: Bukan Minyak Habis, tapi Sopir Tangki Mogok
-
DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
-
Kematian Dokter PPDS di Siak Masih Misteri, 4 Orang Diperiksa
-
Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi
-
Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu
-
KPK Tolak Laporan Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing
-
Jejak Brutal MYF: Pembacok Samurai di Lumajang yang Ternyata Predator Pemerkosa Driver Ojol
-
Detik-detik Kakek Saniman Terhantam CBR Saat Putar Balik di Watudakon Jombang