Suara.com - Penayangan film Superman terbaru di seluruh dunia menghadirkan pengalaman yang berbeda-beda bagi para penontonnya.
Di saat beberapa negara menayangkan versi utuh, penonton di India harus puas dengan versi fil Superman yang telah dipotong oleh gunting sensor.
Kabar baiknya, para penggemar di Indonesia bisa bernapas lega, karena adegan-adegan kunci yang dianggap kontroversial di India tersebut dipastikan tayang penuh di bioskop-bioskop Tanah Air.
Berdasarkan laporan dari Variety dan New York Post, Dewan Pusat Sertifikasi Film India (CBFC) melakukan pemotongan signifikan terhadap film besutan sutradara James Gunn ini.
Total durasi 41 detik dihapus dari film, dengan alasan adegan tersebut tidak sesuai dengan norma lokal. Keputusan ini diambil hanya empat hari sebelum film tersebut dirilis secara global.
Salah satu adegan yang menjadi korban utama sensor adalah momen ciuman romantis berdurasi 33 detik antara Superman (David Corenswet) dan sang kekasih, Lois Lane (Rachel Brosnahan).
Adegan ikonik di mana keduanya berciuman sambil terbang melayang di udara dianggap terlalu sensual oleh dewan sensor India.
Selain itu, adegan berdurasi delapan detik yang menampilkan karakter Green Lantern, Guy Gardner (Nathan Fillion), mengacungkan jari tengahnya menggunakan cincin berkekuatan super dalam sebuah adegan pertarungan, juga ikut dipotong.
Gestur ini dinilai sebagai tindakan yang tidak senonoh dan tidak pantas untuk ditampilkan.
Baca Juga: Film Superman Lagi Trending, Ini 5 Rekomendasi Drama Korea Terbaru Bertema Superhero
Lantas, bagaimana nasib penonton di Indonesia? Adegan ciuman antara Superman dan Lois Lane, yang menjadi puncak momen romantis mereka setelah berhasil mengalahkan musuh bebuyutan Lex Luthor, tetap ada dan utuh.
Setidaknya ada dua adegan ciuman dalam film yang memperlihatkan kuatnya ikatan cinta antara dua karakter utama ini, baik sebagai rekan kerja di surat kabar Daily Planet maupun sebagai sepasang kekasih.
Perbedaan perlakuan ini menyoroti bagaimana standar sensor dan norma budaya dapat sangat bervariasi di setiap negara.
Apa yang dianggap sebagai adegan romantis yang wajar di satu negara, bisa dianggap terlalu vulgar di negara lain.
Keputusan Lembaga Sensor Film (LSF) di Indonesia untuk meloloskan adegan-adegan tersebut menunjukkan pendekatan yang berbeda, yang lebih mempertimbangkan konteks cerita dan rating usia film.
Film Superman sendiri secara global memiliki rating PG-13 (Parental Guidance under 13).
Berita Terkait
-
Film Superman Lagi Trending, Ini 5 Rekomendasi Drama Korea Terbaru Bertema Superhero
-
Raup Untung Triliunan Rupiah di Pekan Pertama, Superman Jadi Pahlawan Hollywood?
-
Tak Hanya di Bioskop, Superman 2025 Juga Hadir di Kotak Pizza
-
Deretan Fakta Menarik Film Superman, Tonggak Penting Semesta Baru DC Universe
-
Sempat Diragukan, Kritikus Balik Memuji Superman Versi James Gunn
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Nggak Perlu Lagi Maraton Film Berjam-jam, Inilah Tren Drama Pendek yang Bikin Nagih
-
Profil Fangfang Istri Vicky Prasetyo yang Ramai Menjadi Sorotan
-
3 Dekade Menghibur, Project Pop Siap Guncang Jakarta Lewat Konser Forever Young Forever Fun
-
Promotor Ungkap Konsep Fan Meeting Win Metawin di Jakarta, Dibuat Lebih Intim dan Eksklusif
-
Padi Reborn Bawa 'Momen Sakral' Konser Dua Delapan ke Layar Lebar: Siap-Siap Merinding!
-
Gaia Music Festival 2026 Ajak Penonton Menikmati Musik di Tengah Alam Bandung
-
Sinopsis Film Anak-Anak Bambu, King Faaz Siap Beri Kejutan
-
Target 3 Juta Penonton di Film "402 Rumah Sakit Angker Korea", Simak Plot Twist Tak Terduga!
-
Givri Taj Cerita Transformasi Lewat Operasi Plastik di Vietnam, Sedot Lemak hingga Fat Grafting
-
402 Rumah Sakit Angker Korea Gelar Premiere di Korea, Dapat Sambutan Hangat dari Penonton BIFAN 2026