Suara.com - Putra dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Maula Akbar Mulyadi, resmi menikah dengan Luthfianisa Putri Karlina, Wakil Bupati Garut sekaligus anak Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto, pada Rabu, 16 Juli 2025.
Akad nikah yang digelar di Pendopo Garut, Kabupaten Garut, Jawa Barat itu dihadiri oleh sejumlah tokoh penting salah satunya Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Chandra.
Mantan artis itu mengungkap kesan-kesannya saat menghadiri pernikahan anak-anak pejabat itu.
“Luar biasa sih, baru kali ini saya lihat pernikahan yang luar biasa di Pendopo Garut,” kata Diky Chandra dikutip dari YouTube Seleb Oncam News pada Kamis, 17 Juli 2025.
“Kebayang jadi ada anaknya gubernur yang adalah anggota DPRD Provinsi, menikah dengan Wakil Bupati Garut yang adalah putri dari Kapolda Metro, jadi udah kebayang kan yang datang dari berbagai elemen,” imbuh Diky.
Diky mengungkap bahwa banyak para pejabat dari seluruh Jawa Barat dan juga artis yang hadir dalam acara pernikahan tersebut.
“Terutama saya lihat tadi walaupun saya enggak full ngelihatnya, ada Charlie, Judika juga ada,” ujarnya.
Menurut Diky, salah satu keunikan yang terlihat dalam pernikahan anak Gubernur itu adalah pada saat lamaran.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Turun Tangan Usut Kasus Dugaan Siswa SMAN 6 Garut Bunuh Diri Karena Dibully
Jika biasanya dalam momen tersebut mempelai pria membawa barang-barang kebutuhan mempelai wanita, namun justru kali ini hanya membawa barang-barang tradisional.
“Dan yang bikin saya tertarik itu pola atau sistem ketika melakukan lamarannya, karena kan biasanya bawa-bawanya apa, ini justru bawaannya tradisional. Ada yang bawa pohon segala macam,” kata Diky.
Ia menilai bahwa prosesi tersebut memiliki pesan kuat untuk kembali ke alam dan budaya.
“Ini mungkin salah satu sinyal bahwa yuk kita kembali lagi ke alam, kembali kepada budaya atau kultur yang ada, karena tidak bisa dipungkiri hari ini dan kemarin-kemarin kita dijajah oleh negara lain oleh pergeseran budaya,” ujar Diky.
Soal pemberian hadiah, Diky mengatakan bahwa pemilik acara tidak memperkenankan para pejabat membawa hadiah atau karangan bunga.
“Kita enggak boleh memberikan hadiah kepada pejabat,” kata Diky.
Berita Terkait
-
KPK Dalami Fakta Sidang soal Dugaan Aliran Uang Rp100 Juta ke Gus Miftah
-
Polisi Pamer Emas 74 Kg & Valas Rp476 M Hasil Penggeledahan
-
Usai Jadi Sorotan, Jampidsus Febrie Adriansyah Akhirnya Buka Suara
-
Ma'ruf Cahyono Terancam Dijerat TPPU, Uang Gratifikasi Dipakai Renovasi Rumah hingga Nikahan Anak
-
BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Ekspor Kopi RI Mau Digenjot 2,5 Kali Lipat, Target Rp100 Triliun!
-
Plot Twist Film Forgotten Ternyata Lebih Gelap dari Sekadar soal Penculikan
-
Warga Agam Diduga Jadi Korban Penyekapan di Myanmar dan Memohon Pulang
-
6 Sepatu Converse Warna Putih yang Diskon Besar di Sports Station, Mulai Rp300 Ribuan
-
Pencarian Penumpang KMP Batumandi yang Jatuh di Perairan Lampung Selatan Dihentikan
-
Ini Perbedaan Fitur Suzuki XL7 Tiap Varian, Mana yang Paling Pas?
-
Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi Beda Berapa Tahun? Momen Kencan di Museum Bikin Gemas
-
Realita Generasi Bertahan: Gaji Jalan di Tempat, Kebutuhan Lari Kencang
-
Petaka Tol Pandaan-Malang: Mobil Satu Keluarga Asal Surabaya Hancur Dihantam Fuso, 5 Tewas
-
Fajar/Fikri Evaluasi Diri Jelang Hadapi Wakil Taiwan di Babak Kedua Japan Open 2026