Suara.com - Di tengah pusaran kasusnya dengan Ridwan Kamil di Bareskrim Polri, Lisa Mariana ternyata juga menghadapi laporan hukum lain di Bandung.
Sebuah laporan terkait Undang-Undang ITE mengenai penyebaran video asusila yang diduga melibatkannya, kini ditangani oleh Polda Jawa Barat.
Usai menjalani pemeriksaan di Polda Jawa Barat pada Selasa (15/7/2025) Lisa Mariana mengakui kalau perempuan dalam video syur itu adalah dirinya. Namun, Lisa dengan tegas membantah terlibat dalam penyebaran konten asusila tersebut.
Tim kuasa hukumnya mengklaim bahwa Lisa Mariana adalah korban yang datanya dieksploitasi oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab di sekelilingnya.
Bertua Hutapea, salah satu kuasa hukum Lisa Mariana, menyatakan bahwa pihaknya telah melayangkan permohonan perlindungan hukum kepada Kapolda Jawa Barat.
Mereka berargumen bahwa pihak yang seharusnya ditangkap adalah oknum yang merekam dan menyebarkan video tersebut untuk keuntungan pribadi.
"Dalam hal ini, pengakuan Lisa menyatakan bahwa itu dipergunakan oleh (eks) manajernya dia, orang-orang di sekelilingnya, dan itu dilakukan dalam keadaan dia tidak sadar, mungkin saat itu minum alkohol," kata Bertua di Bareskrim Polri, Kamis, 17 Juli 2025.
Lebih lanjut, Bertua menegaskan bahwa Lisa Mariana tidak pernah mendapatkan keuntungan finansial apa pun dari peredaran video tersebut, yang kabarnya disebar melalui sebuah situs berbayar dari luar negeri.
"Lisa Mariana tidak mendapat keuntungan apa pun dari situ. Sehingga kami berharap, penyidikan siber di Polda tentu akan melihat website ini dari mana," ujarnya.
Baca Juga: Tes DNA Disetujui, Lisa Mariana Dicecar soal Pertemuan di Hotel Palembang dengan Kang Emil
Pihak Lisa juga mempertanyakan momentum kemunculan kasus video syur ini. Menurut mereka, video tersebut adalah konten yang sudah ada sejak lima tahun lalu, dan sengaja diangkat kembali di tengah panasnya kasus sang selebgram dengan Ridwan Kamil.
"Kiranya hukum, penyidik, pihak-pihak yang bertanggung jawab, dan juga kenapa sekarang ditimbulkan. Padahal sudah lima tahun yang lalu," imbuh Bertua.
Sementara itu, Jhonboy Nababan, kuasa hukum lainnya, memastikan bahwa kliennya akan selalu bersikap kooperatif dalam menghadapi setiap panggilan dari aparat penegak hukum, baik di Jakarta maupun Bandung.
"Bukan seperti yang ada di media-media. Entah siapa pun yang menyatakan bahwa mangkir dan lain-lain, yang benar, yang jelas, sebagai warga negara yang baik, klien kami akan selalu hadir di semua panggilan dan akan kooperatif," ucap Jhonboy.
Kini, tim kuasa hukum menyerahkan sepenuhnya nasib laporan di Bandung tersebut kepada profesionalisme penyidik Polda Jawa Barat, seraya tetap fokus pada pembuktian kasus utama di Bareskrim melalui tes DNA.
"Dengan tes DNA akan terlihat jelas hubungan genetika bayi tersebut dengan orangtuanya. Dan apabila nanti tes DNA tersebut telah keluar, tentu semua pihak akan mengikuti konsekuensi hukum daripada hasil tes DNA itu," tutur Bertua.
Berita Terkait
-
Tes DNA Disetujui, Lisa Mariana Dicecar soal Pertemuan di Hotel Palembang dengan Kang Emil
-
Korban Iming-iming, Lisa Mariana Dipaksa Berhubungan Badan di Video Syur
-
Ingat Lagi Analisis Roy Suryo Sebelum Lisa Mariana Akui Jadi Pemeran Video Syur
-
Pemeriksaan Lisa Mariana Terkait Kasus Video Syur Ada Kendala, Kenapa?
-
Praktisi Hukum Yakin Lisa Mariana Bakal Tersangka dan Dipenjara Kasus Video Asusila, Ini Alasannya
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
Pacific Rim: Upaya Manusia Ciptakan Jaeger untuk Lawan Kaiju, Malam Ini di Trans TV
-
Jadi Istri Pejabat, Daster Arumi Bachsin Cuma Rp30 Ribuan
-
Aurelie Moeremans Ungkap Kriteria Utama dalam Memilih Rumah Produksi Film Broken Strings
-
Terpilih Jadi Severus Snape di Serial Harry Potter, Paapa Essiedu Dapat Ancaman Pembunuhan
-
Beda Reaksi Fuji Ditanya Gebetan, Full Senyum saat Disinggung Reza Arap
-
Karina Ranau Ngamuk Dibilang Lebay Lebaran di Makam Epy Kusnandar, Tantang Hater Ketemu
-
Reza Arap Salting Parah di Depan Fuji, Rachel Vennya Malah Gencar Godain Terus
-
Prioritaskan Kesehatan, Adhisty Zara Mundur dari Sinetron Beri Cinta Waktu
-
Vokalis Avenged Sevenfold Beri Kode Keras: Kita Harus Balik Lagi ke Jakarta
-
Barasuara Batal Manggung Usai Festival Riang Gembira Batal Digelar, Iga Massardi: Itu Zalim