Suara.com - Netflix telah mengonfirmasi bahwa All of Us Are Dead Season 2 tengah diproduksi dan akan menyuguhkan cerita baru yang lebih kelam dan menegangkan.
Beberapa aktor utama akan kembali, seperti Park Ji Hu (Nam On Jo), Yoon Chan Young (Cheong San), Cho Yi Hyun (Nam Ra), serta Lomon (Su Hyeok).
Ada pula karakter baru dalam musim kedua ini, termasuk agen NIS misterius Han Du Seok (Roh Jae Won).
All of Us Are Dead Season 2 dijanjikan akan memperluas dunia semesta zombie ini, dengan fokus pada para penyintas dan kelompok hambie (manusia setengah zombie), yang bisa jadi adalah kunci antara kehancuran atau harapan umat manusia.
Drama zombie Korea dari Netflix ini tak hanya menyuguhkan ketegangan, tapi juga menyisakan banyak tanda tanya besar di akhir musim pertamanya.
Buat kamu yang sudah lupa alur All of Us Are Dead Season 1 tapi tidak sempat nonton ulang sebelum musim keduanya rilis, berikut rangkuman ending musim pertama yang padat, jelas, dan bikin kamu siap sambut musim baru.
Puncak Kekacauan di Hyosan: Bom, Kematian, dan Pengorbanan
Dirilis pada 2021, episode 12 sekaligus terakhir All of Us Are Dead cukup dramatis dan menguras emosi.
Para siswa yang tersisa, Nam On Jo, Lee Su Syeok, Choi Nam Ra, Dae Su, Hyo Ryung, dan Ha Ri, melarikan diri dari zombie yang mengepung kota Hyosan.
Baca Juga: Sinopsis Film Jumper: Aksi Teleportasi Hayden Christensen yang Seru, Tayang Malam Ini di Trans TV
Situasi makin kacau saat militer Korea Selatan akhirnya memutuskan untuk menjatuhkan bom ke kota tersebut demi menghentikan penyebaran virus Jonas.
Pengorbanan besar datang dari Lee Cheong San. Dia bertarung habis-habisan dengan Gwi Nam, antagonis utama yang juga menjadi hambie, dan akhirnya jatuh bersama ke dalam lubang saat ledakan bom terjadi.
Cheong San dinyatakan tewas, namun kondisi tubuhnya yang tak ditemukan utuh memunculkan spekulasi bahwa ia bisa jadi masih hidup sebagai hambie.
Sementara itu, Ha Ri harus kehilangan adiknya, Woo Jin, yang tewas setelah digigit zombie. Momen memilukan ini menjadi salah satu titik emosional paling dalam di akhir cerita.
Nasib Para Karakter Utama
Setelah tergigit oleh Gwi Nam, Nam Ra menjadi hambie. Berbeda dari zombie biasa, dia tetap memiliki kesadaran dan empati.
Karena takut mencelakai teman-temannya, Nam Ra memilih pergi dan hidup menyendiri.
On Jo, Su Hyeok, Ha Ri, Dae Su, dan Hyo Ryung berhasil mencapai zona aman dan dikarantina di kamp militer.
Mereka menjalani interogasi sebelum akhirnya bisa hidup relatif normal, meski bayang-bayang trauma masih membekas kuat.
Di sisi lain, Gwi Nam, diyakini tewas bersama Cheong San dalam ledakan. Namun sama seperti Cheong San, nasibnya belum benar-benar pasti.
Lee Byeong Chan, ilmuwan pencipta virus Jonas tewas. Namun laptop berisi data penting virus berhasil diamankan militer, membuka peluang penelitian lanjutan di musim kedua.
Min Eun Ji, salah satu korban bullying yang menjadi hambie, ditangkap dan digunakan sebagai bahan penelitian oleh militer.
Pertemuan Ulang yang Penuh Misteri
Empat bulan pasca-pengeboman, para penyintas di kamp mulai beradaptasi. On Jo, yang tak pernah bisa melupakan Nam Ra, melihat cahaya api di atap SMA Hyosan.
Bersama teman-temannya, dia menyelinap kembali ke reruntuhan sekolah dan menemukan Nam Ra masih hidup.
Dalam pertemuan itu, Nam Ra mengungkap bahwa dia tak sendiri. "Ada beberapa orang lain sepertiku," ujarnya.
Kalimat ini memberi petunjuk bahwa ada lebih banyak hambie di luar sana, dan mereka mungkin sedang membentuk komunitas sendiri.
Ending ditutup dengan adegan Nam Ra melompat dari atap usai mendengar suara misterius.
Dia berkata, "Mereka kembali," meninggalkan cliffhanger yang membuat penonton penasaran.
Siapa "mereka" yang dimaksud oleh Nam Ra? Zombie baru? Hambie lain? Atau ancaman lebih besar?
Semuanya akan terjawab dalam All of Us Are Dead Season 2!
Kontributor : Chusnul Chotimah
Tag
Berita Terkait
-
Sinopsis Film Singsot: Siulan Kematian, Peringkat 1 dari 10 Film Teratas di Netflix Indonesia
-
Review Push: Aksi Laga Chris Evans dan Dakota Fanning Tayang Malam Ini di Trans TV
-
6 Perbedaan Penting The Fantastic Four: First Steps Dibandingkan Versi Lama
-
Elle Fanning Jadi Android di Predator: Badlands? Teori Liar Ini Bisa Satukan Alien vs Predator
-
Review Patriots Day: Saat Mark Wahlberg Jadi Polisi di Tengah Teror, Tayang Malam Ini di Trans TV
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Lula Lahfah Mimpi Bertemu Laura Anna sebelum Meninggal, Firasat?
-
Curhatan Lama Lula Lahfah Viral Lagi, Sering Keluhkan Penyakit sejak 2020 hingga Takut Meninggal
-
Judulnya Provokatif, Makna Lagu Debut Bhella Cristy Ternyata tentang Pengkhianatan Cinta yang Dalam
-
Padi Reborn Rayakan 28 Tahun Perjalanan Musik Lewat Konser Spektakuler Dua Delapan
-
Diduga Sindir Lula Lahfah, Pendakwah Kadam Sidik Dituding Tak Berempati
-
Antusias Penonton Warnai Meet & Greet Film "Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?"
-
Produksi Tak Main-Main Film Kuyank, Risiko Kehilangan Miliaran Rupiah saat Syuting di Pedalaman
-
Apa Itu Whip Pink Gas yang Viral di Tengah Kabar Kematian Lula Lahfah?
-
Run Hide Fight: Gadis SMA Lawan Penembak Sekolah, Malam Ini di Trans TV
-
Tepis Isu Overdosis, Keluarga dan Polisi Beberkan Penyebab Kematian Lula Lahfah