Suara.com - Setelah gempar di ruang sidang dengan klaim kepemilikan rekaman suara, aktris kontroversial Nikita Mirzani akhirnya membawa perangnya ke level yang lebih tinggi.
Tak lagi sekadar gertak sambal di persidangan, Nikita secara resmi menindaklanjuti tudingannya dengan melayangkan aduan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan adanya praktik suap yang melibatkan Jaksa Penuntut Umum dalam kasusnya.
Langkah berani ini merupakan jawaban telak atas tantangan yang dilontarkan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan mantan sahabatnya, Fitri Salhuteru.
Sebelumnya, Nikita berulang kali bersikeras di persidangan untuk memutar rekaman suara yang ia klaim sebagai bukti adanya upaya mengamankan jaksa oleh pihak pelapor, Dokter Reza Gladys.
Namun, permintaannya itu tak dikabulkan, dan dia justru didesak untuk membuktikan klaimnya melalui jalur hukum yang semestinya.
Seolah ingin membuktikan bahwa tudingannya bukan isapan jempol, Nikita Mirzani akhirnya memenuhi tantangan tersebut.
Melalui unggahan di akun Instagram-nya pada Jumat, 8 Agustus 2025, perempuan yang akrab disapa Nyai itu memamerkan bukti surat tanda terima pengaduan dari lembaga antirasuah tersebut.
Dalam surat bernomor 011/VII/2025 itu, tertulis dengan jelas perihal aduan tersebut.
"Pengaduan dugaan tindak pidana korupsi dan/atau patut diduga adanya tindakan suap terhadap aparat penegak hukum."
Baca Juga: OTT KPK: Bupati Kolaka Timur Tiba di KPK, Sempat Lambaikan Tangan
Status surat tersebut kini telah diterima secara resmi oleh KPK dan akan diproses lebih lanjut sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Dalam keterangan unggahannya, Nikita Mirzani menuliskan pesan yang menyiratkan harapan sekaligus sindiran.
"Sesuai permintaan nepos, laporin aja ke @official.kpk. Sudah yah dilaporin," tulisnya, menegaskan bahwa laporannya adalah respons langsung atas desakan yang ia terima.
Janda tiga anak itu pun menaruh harapan besar pada lembaga anti-korupsi tersebut untuk menegakkan keadilan.
"Semoga @official.kpk segera menindaklanjuti kasus yang Kaka Niki laporkan. Agar masih ada keadilan di negara Republik Indonesia dan masyarakat percaya bahwa keadilan masih ada, walau lebih sedikit," imbuhnya.
Dengan diterimanya laporan ini secara resmi, bola panas kini berada di tangan KPK.
Tuduhan yang sebelumnya hanya menjadi drama di ruang sidang kini telah bertransformasi menjadi sebuah aduan formal yang menuntut investigasi serius.
Langkah ini tidak hanya akan menentukan nasib kasus yang menjerat Nikita, tetapi juga berpotensi membongkar praktik lancung yang mungkin terjadi di balik layar penegakan hukum di Indonesia.
Berita Terkait
-
OTT KPK: Bupati Kolaka Timur Tiba di KPK, Sempat Lambaikan Tangan
-
Sempat Ngeles Kena OTT, Tampang Bupati Koltim Abdul Azis saat Digiring ke KPK: Dadah ke Wartawan!
-
Surya Paloh Bongkar Dosa Partai Politik: KPK Lahir dari Hak Istimewa, Tapi...?
-
Sidang Nikita Mirzani, Wargaet Salfok Hakim Ketua Malah Tidur saat Doktif Bersaksi
-
Surya Paloh Murka! Protes Cara KPK Tangkap Bupati Kolaka Timur
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Bukan Dijual, Ini Alasan Tak Terduga ART Angel Lelga Nekat Curi Barang Mewah Sang Majikan
-
Satu-satunya di Asia! Limp Bizkit Bakal Guncang Kuala Lumpur, Cek Jadwal dan Harga Tiket di Sini
-
Sambut HUT Jakarta ke-500, Remember Fest Siap Hadirkan Pengalaman Festival Terlengkap di Kemayoran
-
After Earth Malam Ini: Will Smith dan Jaden Smith Harus Bertahan Hidup di Bumi yang Mengerikan
-
Nikah di Italia Berbiaya Rp1 Miliar, Lina Mukherjee Akui Ingin seperti Artis Bollywood
-
Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi
-
Rafaela Rahardja Jalani Sidang Cerai Perdana dengan Brian Siawarta, Ungkap Isu KDRT sebagai Pemicu
-
Siapa Saja Mantan Ayu Ting Ting? Ini Daftarnya dan Pekerjaan Mentereng Mereka