Film ini tidak mendapatkan pendanaan dari pemerintah.
Meski sempat mengajukan audiensi ke Kementerian Ekonomi Kreatif dan Kementerian Kebudayaan, hasilnya hanya berupa apresiasi lisan.
"Ketika nerima kami audiensi, dia ngomong hanya terima kasih. Kementerian Kebudayaan juga begitu. Ya sudah," kata Endiarto.
Meski tanpa dukungan dana, Endiarto tidak merasa kecewa.
Tujuan utamanya adalah berkarya dan memberikan warna baru di perfilman tanah air melalui animasi bertema kebangsaan.
Merah Putih One For All tayang bioskop seluruh Indonesia mulai 14 Agustus 2025.
Sayangnya, film ini tayang terbatas karena hanya mendapat jatah belasan layar.
Demon Slayer: Infinity Castle dengan Budget Fantastis
Berbeda jauh dengan Merah Putih: One For All, film Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Infinity Castle memiliki biaya produksi yang sangat besar.
Baca Juga: Apakah Suno AI Berbayar? Diduga Dipakai untuk OST Film 'Merah Putih One For All'
Total anggaran yang dihabiskan mencapai sekitar Rp6,3 triliun.
Proyek ini digarap oleh studio Ufotable selama 3,5 tahun.
Sebagai perbandingan, satu episode serial Demon Slayer biasanya menghabiskan biaya Rp1,1 hingga Rp1,2 miliar.
Pada arc Infinity Castle, biaya produksinya bahkan meningkat menjadi sekitar Rp1,5 miliar per episode.
Angka ini mencerminkan ambisi Ufotable untuk mempertahankan kualitas animasi di level tertinggi.
Biaya besar ini berbuah manis dengan pencapaian rekor box office yang luar biasa di Jepang.
Pada hari pembukaan, film ini meraih pendapatan sekitar Rp168,1 miliar dengan penjualan 1,15 juta tiket.
Hari kedua mencatat Rp188,8 miliar dari 1,26 juta tiket, dan hari ketiga mencetak rekor baru dengan Rp208,4 miliar dari 1,42 juta tiket.
Total tiga hari pembukaan mencapai Rp566,9 miliar dari 3,84 juta tiket, menjadi pekan pembukaan terbesar sepanjang sejarah box office Jepang.
Pada hari keempat yang bertepatan dengan libur nasional, film ini menambah Rp183,6 miliar dari 1,32 juta tiket.
Dalam delapan hari, total pendapatan menembus lebih dari Rp1,04 triliun dengan penjualan 7,5 juta tiket.
Film ini menjadi yang tercepat di Jepang yang mampu mencapai angka tersebut, mengalahkan rekor Mugen Train.
Dalam 17 hari, pendapatannya mencapai sekitar Rp1,25 triliun dengan 12,55 juta tiket terjual.
Capaian ini membuatnya masuk ke daftar 10 besar film terlaris sepanjang masa di Jepang.
Film Demon Slayer: Infinity Castle segera tayang di Indonesia mulai 15 Agustus 2025.
Jadi, pendapatan film ini jelas akan semakin bertambah. Kira-kira bakal balik modal nggak, ya?
Kontributor : Chusnul Chotimah
Tag
Berita Terkait
-
Series Nussa Telan Budget Rp1 Miliar, tapi Kualitas Jauh di Atas Merah Putih: One for All
-
Hanung Bramantyo setelah Nonton Film Merah Putih: One for All: Ini Presenden Buruk
-
Klarifikasi Sutradara Soal Gudang Senjata di Film Merah Putih One For All, Dianggap Bikin Blunder
-
Kualitas Beda Jauh dengan Film Merah Putih: One For All, Series Nussa Dibuat Kurang dari Rp1 Miliar
-
Roasting Tajam Valentinus Resa untuk Film Merah Putih One for All: Sampah Visual Bikin Sakit Mata
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan
-
Hadirkan Jirayut, Film Cek Khodam Padukan Unsur Mistis Lokal dan Komedi Khas Thailand
-
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia
-
Lagu Baru Luqman Podolski 'Ayah' Ungkap Sisi Kelam Hubungan Keluarga yang Jarang Dibicarakan
-
Bukan Algoritma, Ini Sosok 'Pemain Baru' di Balik Lagu Viral TikTok yang Perlu Kamu Tahu
-
FORESTRA 2026 Umumkan Line Up Tahap Kedua, Hadirkan Perpaduan Musik dan Keindahan Alam
-
Dituding Acuh saat Thariq Halilintar Buka Kado, Aaliyah Massaid Beri Klarifikasi Menohok