Suara.com - Film pendek Rumaket (Erat) akhirnya resmi tayang di kanal YouTube Dlegan Pictures pada Sabtu malam 16 Agustus 2025.
Penayangan ini sekaligus diramaikan dengan pemutaran perdana dalam acara tirakatan HUT ke-80 RI di Dusun Pedak, Trimurti, Srandakan, Bantul.
Lebih dari 550 warga hadir memenuhi lokasi tirakatan untuk menyaksikan film yang digarap secara swadaya oleh masyarakat Kampung Dlegan ini.
Antusiasme warga terasa sejak awal pemutaran hingga akhir film.
Tawa penonton kerap pecah terutama pada adegan-adegan satir khas kehidupan desa yang memang menjadi kekuatan cerita Rumaket.
Kehadiran Rumaket di malam tirakatan menjadi pengalaman baru bagi warga Pedak.
Jika biasanya perayaan identik dengan hiburan panggung, tahun ini mereka menikmati sebuah karya visual yang digarap langsung oleh tetangga dan kerabat mereka sendiri.
Proses produksinya melibatkan lebih dari 40 warga yang belajar dari nol, mulai dari akting hingga menjadi kru di balik layar.
Apresiasi juga datang dari jajaran Forkompimkap Srandakan.
Baca Juga: Dana Keistimewaan DIY Lahirkan 4 Film Pendek, Siap Menggugah Hati dan Pikiran!
Panewu Srandakan, Sarjiman S.I.P M.E. beserta rombongan, hadir secara khusus untuk menonton pemutaran perdana.
Kehadiran pejabat kecamatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap semangat gotong royong warga dalam berkarya sekaligus memperkaya cara merayakan kemerdekaan.
Film yang disutradarai oleh Bayu Yunianto dengan penulisan naskah bersama Supebri Kustanto ini mengangkat cerita tentang gesekan antara generasi tua dan muda di kampung.
Ceritanya berfokus pada Pak Wiryo, mantan ketua RT yang keras kepala dan bersikeras mempertahankan tradisi, sementara anak-anak muda ingin menghadirkan sesuatu yang baru.
Dari konflik itu terselip pesan penting tentang kebersamaan dan saling mendengarkan.
Dengan dukungan warga yang penuh semangat dan apresiasi dari berbagai pihak, Rumaket bukan hanya tontonan tetapi juga cermin bagaimana karya seni bisa tumbuh dari gotong royong desa.
Film ini kini bisa disaksikan secara luas melalui kanal YouTube Dlegan Pictures.
Berita Terkait
-
Dracin Ngetrend di Indonesia, MyTelkomsel Rilis 4 Judul Sinema Vertikal Dibintangi Cinta Brian
-
Telkomsel Hadirkan Film Pendek Eksklusif di MyTelkomsel App Lewat Fitur 'MyTelkomsel Short Movie'
-
Film Pendek 'Rumaket' Rilis Trailer, 40 Warga Kampung Dlegan Bikin Film Swadaya Jelang 17 Agustus
-
Korupsi di Panggung Pertunjukan? Mahasiswa LSPR Ungkap Pungli dalam Film "Karya untuk Negeri"
-
Review Film Gundik: Teror Siluman Ular Saat Rumahnya Dirampok
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Selebgram Eyo Rivaldi Diduga Gadaikan 3 Mobil Rental di Pontianak
-
Film Terbaru Garapannya Diulas Negatif dengan Diksi Menohok, Baim Wong: Kaget Bacanya
-
Emak-Emak Bermukena Diduga Maling Motor Saat Magrib, Video Penangkapan Viral
-
Viral Ibu Hamil Ngidam Ditangkap Satpol PP, Ini Penjelasannya dari Sudut Pandang Psikologi
-
Heboh Teror Pocong di Tangerang, Netizen Kasih Komentar Kocak
-
Fans Garis Keras! Igor Saykoji Punya Studio Penuh Koleksi Star Wars
-
Ngeri! Aa Juju Nekat Mau Jalan-jalan ke Perbatasan Kamboja yang Identik Perdagangan Ginjal
-
Happy Asmara Bikin Pokemon Dangdutan, Debut Jadi Pengisi Suara Anime hingga Punya Goyang HePika
-
Tiket Ludes, Segini Biaya Nonton Online Festivaaal Marapthon: The Last Tale
-
Miris! Lagunya Diparodikan dengan Lirik Tak Senonoh, Igor Saykoji Fokus Permasalahkan Logo