Entertainment / Gosip
Rabu, 20 Mei 2026 | 12:25 WIB
Igor Saykoji ditemui di Gandaria City, Jakarta Selatan pada Selasa, 19 Mei 2026 [Instagram/Rena Pangesti]
Baca 10 detik
  • Igor Saykoji menegur pemilik akun @saykonak.id di Jakarta pada 19 Mei 2026 karena memarodikan lagu Online dengan lirik tidak sopan.
  • Permasalahan meluas karena akun tersebut menggunakan logo yang sangat identik dengan desain asli milik musisi Igor Saykoji tanpa izin.
  • Igor menuntut penggantian logo tersebut, namun ia tidak mempermasalahkan kreativitas parodi selama tidak melanggar batas etika dan identitas visual.

Suara.com - Lagu Online milik Saykoji yang rilis pada 2009, sempat heboh lagi belakangan ini. Hal tersebut karena single tersebut diparodikan seorang pemilik akun @/saykonak.id.

Ironisnya, lagu Online yang sejatinya bicara soal perubahan era digitalisasi, menjadi lirik yang tak senonoh setelah diubah.

Igor Saykoji sebagai pemilik lagu tersebut bereaksi. Menegur si penjiplak lagu lantaran lirik yang tak sopan.

"Kenapa kemarin saya angkat, bukan karena diparodiin ya, saya sudah tahu, saya nggak tahu orangnya, tapi sudah dari bertahun-tahun yang lalu ada yang parodiin, cuma parodinya versinya kurang sopan untuk didengar anak-anak," ungkap Igor Saykoji ditemui di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Selasa, 19 Mei 2026.

Teguran tersebut hanya sebatas protes Igor Saykoji mengenai lirik. Ia sebenarnya tak mempermasalahkan lagu tersebut dikreasikan orang-orang.

Igor Saykoji ditemui di Gandaria City, Jakarta Selatan pada Selasa, 19 Mei 2026 [Instagram/Rena Pangesti]

"Saya nggak pusing, karena menurut saya rezeki nggak ke mana," sambungnya dengan santai.

Permasalahan kemudian menjadi serius ketika akun tersebut tidak hanya memparodikan lagu, tetapi juga menjiplak identitas visual.

Igor menemukan bahwa akun tersebut menggunakan logo yang sangat identik dengan desain logo aslinya.

Informasi tersebut, diketahui setelah beberapa warganet menginformasikan kepadanya.

Baca Juga: Denise Chariesta Stres Berat, Bayi Tabung Rp1 Miliar yang Dijalaninya Gagal

"Ada yang ngetag di Instagram. Jadi kalau nggak ditag juga saya nggak tahu, karena saya nggak nyari-nyari tahu juga," jelasnya.

Igor Saykoji ditemui di Gandaria City, Jakarta Selatan pada Selasa, 19 Mei 2026 [Instagram/Rena Pangesti]

Baginya, penggunaan logo tanpa izin adalah sebuah tindakan yang sudah melampaui batas toleransi dalam berkarya.

"Saya nggak minta lagunya di-take down, saya minta logonya diganti jangan ngikutin logo saya juga," tegas Igor Saykoji.

Sampai saat ditegur oleh Igor Saykoji, sosok tersebut bungkam.

Tidak ada permohonan izin resmi atau sekadar menyapa Igor selaku pemilik sah dari karya intelektual tersebut.

"Orangnya nggak pernah menghubungi saya. Dari dulu nggak pernah menghubungi saya, nggak pernah izin, nggak pernah nanya juga pendapat," kata Igor.

Load More