Suara.com - Sebuah video dengan judul 'Penjilat! Sejumlah komplotan ASN Jambi yang putar lagu ulang tahun buat Camat saat HUT RI bikin anak-anak menangis', viral di media sosial.
Video tersebut hadir di akun @/northernseaaa pada Selasa, 19 Agustus 2025. Sejak diunggah pagi tadi, sudah hampir 1 juta orang yang menyaksikan.
Saat ditelusuri, video tersebut terjadi di kawasan Jambi. Di mana ada lagu Jamrud berjudul Selamat Ulang Tahun diputar.
Tujuannya adalah memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada Camat Sungai Bahar, Agus Riyadi. Tapi, pemutaran lagu tersebut bersamaan dengan penampilan anggota drum band MTsN 7 Muaro Jambi.
Mereka harusnya bisa tampil di momen HUT RI dengan drum band. Namun seketika berhenti lantaran pemutaran lagu Jamrud.
Hasilnya, anak-anak tersebut menangis karena tak bisa menunjukkan penampilan di momen Kemerdekaan Indonesia.
Pihak kecamatan pun memberikan klarifikasi. Katanya, apa yang terjadi adalah salah paham.
"Minta maaf, karena Miskomunikasi jadi viral. Hal ini murni tim bola voli mengapresiasi karena pak Camat mendukung dan menjadi juara," kata pihak kecamatan dalam video tersebut.
"Makanya memberikan kejutan selamat ulang tahun walaupun sudah lewat. Jadi ulang tahunnya itu tanggal 16, mohon maaf," imbuhnya.
Baca Juga: HUT RI ke-80: Bukan Hanya Upacara, Ini Deretan Momen Tak Terduga yang Hebohkan Istana
Tapi, walaupun sudah ada klarifikasi, warganet tetap tidak terima. Apalagi dengan alasan miskomunikasi.
"Memang kampret aja kalian nggak menghargai anak-anak itu. Masa dibilang miskom. Emangnya anak- di depan kalian sebanyak itu ga kliatan??????" kata @/miq*****.
"Harap maklum mungkin ini ulang tahun terakhir. Tahun depan kan belum tau masih nyampe apa nggak," sahut @/pip****.
"Bukan miskomunikasi. Tapi mis-empati," timpal yang lain.
Berita Terkait
-
Gegap Gempita HUT RI, Bocah di Gowa Pungut Sisa Makanan Pejabat Usai Upacara Kemerdekaan!
-
Mengguncang Panggung Istana, Ternyata Ini Makna Lagu Tabola Bale
-
5 Fakta Menusuk di Balik Video Viral Bocah Pungut Snack Pejabat
-
Viral Potret Kontras Gaya Hidup Pejabat dan Rakyat Jelata yang Bikin Miris
-
Cek Fakta: Benarkah Ada Uang Baru Pecahan Rp250 Ribu Sambut HUT RI ke-80?
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Sosok Dipo, Anak Pandji Pragiwaksono yang Dibully Gegara Materi Mens Rea
-
Mens Rea Pandji Terancam Dihapus? Ini 4 Konten Netflix yang Pernah Di-Takedown Pemerintah
-
Diterpa Isu Terlantarkan Anak Kandung, Denada Posting Momen Mengharukan
-
Telan Biaya Rp85 Miliar, Papa Zola The Movie Janjikan Kualitas Visual Sekelas Hollywood
-
Heboh Riders Fajar Sadboy Minta Alphard Hingga Dior, Asli atau Settingan?
-
Alasan Netflix Tak Hapus Mens Rea Pandji Pragiwaksono Meski Ada Laporan Polisi
-
Geram Fisik Anaknya Dibully Buntut Mens Rea, Istri Pandji Pragiwaksono Ancam Lapor Polisi
-
Pandji Pragiwaksono Ungkap Hubungannya dengan Tompi, setelah Kena Kritik Sang Dokter Bedah
-
Film Surat ke-8 Angkat Potret Gap Generasi Lewat Akting Aurora Ribero dan Arief Didu
-
Sinopsis How to Become a Tyrant di Netflix: Membongkar "Buku Panduan" Diktator Paling Kejam