Suara.com - Di tengah gemerlap industri hiburan Tanah Air, nama Mahendra Adhar semakin bersinar.
Aktor muda yang tengah naik daun berkat perannya di berbagai sinetron dan FTV ini ternyata menyimpan kecintaan mendalam terhadap budaya dan kuliner tanah kelahirannya, Aceh.
Bagi cowok yang biasa disapa Mahend ini, hidangan khas Serambi Mekkah bukan sekadar makanan, melainkan juga obat rindu dan bagian tak terpisahkan dari identitasnya sebagai putra Aceh.
Lahir dan dibesarkan di Lhokseumawe, Aceh Utara, Mahendra Adhar memiliki ikatan kuat dengan cita rasa masakan Aceh.
Meskipun kini disibukkan dengan jadwal syuting yang padat di Jakarta, ia tak pernah melewatkan kesempatan untuk berburu kuliner favoritnya.
"Dalam seminggu bisa empat hingga lima kali aku cari kuliner Aceh. Rasanya bikin kangen masa kecil, apalagi Mie Aceh dan Timphan, itu favoritku sejak kecil," kata Mahendra saat ditemui di sela-sela kesibukannya.
Nostalgia Rasa di Jantung Ibu Kota
Baru-baru ini, bintang sinetron Saleha dan Magic 5 ini terlihat mengunjungi sebuah kedai Mie Aceh populer di kawasan Cikajang, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Tanpa ragu, ia langsung memesan dua menu andalannya: Mie Aceh goreng dan kue Timphan.
Baca Juga: CEK FAKTA: Prabowo Usulkan Referendum Aceh dan Papua Barat ke PBB
Dua hidangan inilah yang selalu berhasil membawanya kembali ke kenangan masa kecil di kampung halaman.
Menurutnya, kekayaan rempah adalah kunci utama kelezatan Mie Aceh.
"Aku paling suka Mie Aceh karena rempahnya terasa banget. Walaupun belum ada yang rasanya persis seperti di Aceh, tapi tetap jadi obat rindu masa kecilku. Mungkin disesuaikan dengan lidah Jakarta," ujarnya.
Selain hidangan utama, segelas kopi khas Aceh juga menjadi pelengkap wajib dalam setiap sesi kulinerannya.
Mahendra turut mengapresiasi semakin populernya restoran Aceh di kalangan anak muda Jakarta. Baginya, ini adalah pertanda baik bagi masa depan kuliner daerah.
"Tempatnya nyaman, menunya terjangkau, dan jadi tempat nongkrong yang asyik. Aku berharap kuliner Aceh bisa go nasional bahkan internasional, seperti masakan Padang yang sudah ada di mana-mana," tuturnya penuh harap.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Prabowo Usulkan Referendum Aceh dan Papua Barat ke PBB
-
Alasan UIN Ar Raniry Beri Penghargaan Tokoh Perdamaian Aceh ke Jusuf Kalla
-
Aksi Heroik Siswa SD di Nagan Raya Aceh Panjat Tiang Bendera Demi Merah Putih Tetap Berkibar
-
Merah Putih Berkibar di Kedalaman Laut Aceh: Upacara HUT ke-80 RI yang Bikin Merinding
-
Apa Tujuan Akhir Perdamaian di Provinsi Aceh ?
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
Terkini
-
Usai Baca Buku Aurelie Moeremans, Feni Rose Ungkap Penyesalan
-
Daftar Lengkap Pemenang Golden Globes 2026, Timothee Chalamet Jadi Aktor Terbaik
-
Jessica Jung Akhirnya Nyanyi Lagu-Lagu SNSD Usai 12 Tahun, Videonya Bikin Mewek
-
Cek Kode Voucher Nonton Film Tuhan Benarkah Kau Mendengarku Pakai M-Tix, Beli 2 Bayar 1
-
Kabar Duka, Ayah Jihoon TWS Meninggal Dunia
-
Tampil Trio Bareng Dewi Perssik dan Rina Nose, Wika Salim Bongkar Rahasia Kekompakan di Panggung
-
Dulu Sempat Tak Ditanggapi, Aurelie Moeremans Kini Lega Isu Grooming Mulai Disadari Banyak Orang
-
Valen dan Mila DA7 Tampil Beda di HUT Indosiar, Jadi Pelayan Kafe Saat Drama Musikal
-
Digugat Dugaan Penelantaran Anak, Pihak Denada Buka Suara: Ini Ranah Keluarga
-
Duet Bareng Lesti Kejora cs di HUT ke-31 Indosiar, Rita Sugiarto Bangga Lagunya Dinyanyikan Gen Z