Entertainment / Gosip
Jum'at, 27 Februari 2026 | 08:14 WIB
Viral Hasna dan Hasni, Kembar Tunarungu yang Resmi Direkrut Retail Ternama (Tiktok)

Suara.com - Kisah Hasna dan Hasni mendadak viral karena perjuangan inspiratif mereka menembus dunia kerja formal.

Saudara kembar penyandang disabilitas tunarungu tersebut aktif membagikan konten keseharian melalui TikTok dengan kepribadian ceria dan penuh semangat.

Dalam berbagai unggahan, keduanya memperlihatkan kemandirian sekaligus kekompakan sebagai saudara yang saling mendukung menghadapi tantangan komunikasi sehari-hari.

Baru-baru ini terungkap bahwa Hasna dan Hasni diterima bekerja di perusahaan retail ternama.

Melalui unggahan TikTok, kembar tunarungu ini menyampaikan terima kasih atas dukungan pada mereka.

"Halo teman-teman. Aku Hasna, kerja di Matahari. Festival Citylink. Aku Hasni, kerja di Matahari. BIP Bandung," ujar mereka dengan bahasa isyarat.

"Kami mau bilang terima kasih atas dukungannya. Semoga kita terus membuat motivasi untuk semua tunarungu yang ada di Indonesia untuk terus tetap semangat," lanjut mereka.

Dalam pernyataan yang dirilis di media sosial, Matahari Department Store mengungkap bahwa Hasna dan Hasni direkrut melalui program inklusivitas yang telah berjalan sejak 2023.

Baca Juga: Guru Honorer Jadi Tersangka Gara-Gara Rangkap Jabatan, Melanie Subono: Terus Pejabat Itu Apa?

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan menghadirkan lingkungan kerja ramah dan setara bagi teman difabel.

Hasna dan Hasni dipersiapkan untuk posisi operasional gerai seperti Store Assistant atau bagian display.

Meski berstatus difabel, keduanya tetap menjalani proses seleksi sesuai prosedur perusahaan tanpa perlakuan istimewa.

Manajemen mengapresiasi kemauan belajar, kedisiplinan, serta etos kerja yang mereka tunjukkan sepanjang tahapan rekrutmen berlangsung.

Dalam pernyataan resminya, pihak Matahari menyampaikan terima kasih atas dukungan publik terhadap Hasna dan Ardelia sebagai Teman Difabel.

Program Teman Difabel memberikan fasilitas berupa seragam dan kartu identitas khusus guna mempermudah komunikasi dengan pelanggan di toko.

Selain itu, para pekerja difabel juga didampingi buddy serta mendapatkan pelatihan komprehensif untuk menunjang peran profesional mereka.

Kehadiran Hasna dan Hasni menjadi representasi positif bahwa keterbatasan pendengaran bukan penghalang untuk berkontribusi secara produktif.

Publik menilai langkah rekrutmen ini bukan sekadar pencitraan, melainkan bukti nyata peluang kerja inklusif yang berkelanjutan.

Dukungan warganet terus mengalir, menjadikan keduanya simbol harapan baru dalam membangun budaya kerja inklusif nasional.

Melalui perjalanan inspiratif ini, Hasna dan Hasni membuktikan bahwa komunikasi tidak selalu lewat suara, melainkan dedikasi nyata.

Kontributor : Chusnul Chotimah

Load More