Suara.com - Di balik anugerah Bintang Budaya Parama Dharma yang baru saja diterima Jaja Miharja dari Presiden Prabowo Subianto, tersimpan sebuah kisah perjuangan panjang yang tak banyak diketahui orang.
Jauh sebelum lawakannya dikenal seantero negeri, ia merintis karier dari panggung musik yang kala itu kerap dipandang sebelah mata.
Penghargaan tertinggi dari negara ini menjadi bukti sahih atas dedikasi dan ketekunan yang ia tanamkan selama puluhan tahun di jagat kesenian Tanah Air.
Artis senior berusia 83 tahun ini mengenang kembali awal mula perjalanannya di industri hiburan.
Ia merupakan salah satu pelopor musik Melayu yang menjadi cikal bakal dangdut di Indonesia.
"Saya tahun 60 bentuk musik, Orkes Melayu namanya itu," ujar Jaja Miharja saat ditemui di kawasan Tebet, Jakarta, Rabu, 27 Agustus 2025.
Namun, jalan yang ia tempuh tidaklah mulus. Di masa-masa awal kariernya, profesi sebagai seniman, terutama pemusik Melayu dan dangdut, sering kali mendapat cemoohan dari masyarakat.
"Dicemoohin bener seniman waktu itu. Apalagi yang namanya sebelum dangdut (populer), dicemoohin, bener," kenangnya.
Meski menghadapi tantangan dan diremehkan, Jaja Miharja tak pernah goyah. Ia memegang teguh satu prinsip, ketekunan.
Baca Juga: Dapat Medali Kehormatan dari Prabowo, Jaja Miharja: Kalau Ada yang Mau Beli...
Baginya, kunci untuk meraih keberhasilan dalam bidang apa pun adalah dengan fokus dan tidak mudah menyerah.
Prinsip hidup inilah yang kini ingin ia wariskan kepada generasi penerus.
Ia berpesan agar para pemuda tidak berkecil hati dan terus mendalami bidang yang mereka geluti.
"Makanya orang, kalau ada satu kerjaan, tekunin," tegasnya.
Pesan tersebut ia khususkan bagi anak-anak muda yang tengah merintis jalan hidup mereka, agar tidak mudah berganti haluan saat menghadapi kesulitan.
"Ini buat generasi muda nih ya, tekunin," pungkas Jaja Miharja.
Tag
Berita Terkait
-
Mendadak! Jaja Miharja Kaget Terima Bintang Kehormatan dari Prabowo
-
Kabinet Prabowo Kian 'Gemoy'! Kemenkeu Beberkan Sumber Anggaran Kementerian Haji dan Dua Badan Baru
-
Jaja Miharja Sebut Nama Christine Hakim Hingga Kak Seto Turut Terima Penghargaan di Istana Negara
-
Bertemu Presiden Prabowo di Istana, Golkar Tegaskan Dukungan Penuh
-
Bangganya Jaja Miharja Dapat Penghargaan dari Negara: Yang Ngasih Presiden, Bukan Camat!
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sinopsis Film Mudborn: Kisah Boneka Tanah Liat Pembawa Petaka, Tayang di Netflix
-
Sinopsis Kala, Film Joko Anwar yang Bikin Manoj Punjabi Rugi Miliaran Rupiah
-
Segera Tayang! Sinopsis Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan
-
Baru Bebas, Doni Salmanan Dipastikan Berpenghasilan Rp150 Juta per Bulan
-
Review Film Yohanna, Kisah Krisis Iman dan Kemanusiaan yang Gagal Mengguncang Perasaan
-
Sinopsis Film Sarahs Oil: Dari Kemiskinan ke Jutaan Dolar, Kisah Nyata yang Menginspirasi
-
Menantea Pamit Total April 2026, Jerome Polin Bongkar Skandal Penipuan Internal Tembus Rp38 Miliar
-
Denise Chariesta Ungkap Anaknya Jadi Sasaran Hujatan, Sudah Terjadi Sejak Dalam Kandungan
-
Tak Langsung Punya Lagu, 5 Musisi Dunia Awali Karier Lewat Cover Lagu
-
Enda Ungu Murka! Netizen Komentar Jorok ke Anak, Langsung Ancam ke Jalur Hukum