- Jaja Miharja menerima penghargaan budaya langsung dari Presiden.
- Presiden memberi pesan pribadi: "Teruskan", disertai tepukan di pundak.
- Jaja merasa bangga dan menganggap pesan itu sebagai amanat seni.
Suara.com - Ada momen tak terlupakan bagi artis senior Jaja Miharja saat menerima anugerah Bintang Budaya Parama Dharma di Istana Negara.
Bukan sekadar jabat tangan, seniman Betawi itu mengaku mendapat perlakuan dan pesan khusus langsung dari Presiden.
Momen tersebut begitu membekas, mengingat penghargaan itu diserahkan langsung oleh orang nomor satu di Indonesia.
Bagi Jaja Miharja, hal ini merupakan sebuah kebanggaan luar biasa yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.
"Yang ngasih Presiden. Bukan camat, Presiden," kata Jaja Miharja di kawasan Tebet, Jakarta, Rabu, 27 Agustus 2025.
Aktor berusia 83 tahun itu menceritakan bahwa interaksinya dengan sang kepala negara lebih dari sekadar seremoni formal.
Ia merasakan sebuah kehangatan dan apresiasi personal yang ditunjukkan melalui sebuah gestur sederhana namun penuh makna.
"Bukan berbincang lagi, ditepok-tepok pundak gue," ungkapnya dengan antusias.
Setelah menepuk pundaknya, Presiden juga membisikkan sebuah pesan singkat yang sarat makna.
Baca Juga: Di Atas Kursi Roda, Jaja Miharja Berkaca-kaca Terima Bintang Budaya Paramadharma dari Prabowo
Pesan itu seolah menjadi sebuah mandat bagi Jaja Miharja untuk terus melanjutkan perjuangannya di dunia seni.
"Dia bilang begini, 'Teruskan'. 'Siap, Pak. Saya lanjutkan'," tutur Jaja menirukan percakapannya dengan Presiden.
Menurutnya, pesan untuk "meneruskan" itu adalah amanat untuk melanjutkan kerja-kerjanya sebagai seorang seniman yang telah ia rintis sejak lama.
Perjuangan Jaja Miharja di dunia seni memang tidaklah mudah.
Ia mengenang masa-masa awal kariernya, di mana profesi seniman kerap dipandang sebelah mata.
"Seniman dicemoohin bener dulu," kenangnya.
Berita Terkait
-
Dapat Medali Kehormatan dari Prabowo, Jaja Miharja: Kalau Ada yang Mau Beli...
-
Hanya Diberi Waktu 2 Hari, Begini Kisah Jaja Miharja Saat Terima Tanda Kehormatan dari Presiden
-
Butuh Waktu 35 Tahun, Bagaimana Cara RI Hadapi Krisis 70 Ribu Dokter Spesialis?
-
Dokter Tifa Ngaku Tak Takut Termul Dan Gunakan Rompi Oranye
-
Gus Nur Sentil Organisasi yang Jadi Pendukung Jokowi, Sebut Ternak Mulyono
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sinopsis Film Mudborn: Kisah Boneka Tanah Liat Pembawa Petaka, Tayang di Netflix
-
Sinopsis Kala, Film Joko Anwar yang Bikin Manoj Punjabi Rugi Miliaran Rupiah
-
Segera Tayang! Sinopsis Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan
-
Baru Bebas, Doni Salmanan Dipastikan Berpenghasilan Rp150 Juta per Bulan
-
Review Film Yohanna, Kisah Krisis Iman dan Kemanusiaan yang Gagal Mengguncang Perasaan
-
Sinopsis Film Sarahs Oil: Dari Kemiskinan ke Jutaan Dolar, Kisah Nyata yang Menginspirasi
-
Menantea Pamit Total April 2026, Jerome Polin Bongkar Skandal Penipuan Internal Tembus Rp38 Miliar
-
Denise Chariesta Ungkap Anaknya Jadi Sasaran Hujatan, Sudah Terjadi Sejak Dalam Kandungan
-
Tak Langsung Punya Lagu, 5 Musisi Dunia Awali Karier Lewat Cover Lagu
-
Enda Ungu Murka! Netizen Komentar Jorok ke Anak, Langsung Ancam ke Jalur Hukum