Suara.com - Nama Melvina Husyanti mendadak menjadi pusat perhatian publik setelah kemunculannya yang mengejutkan di sidang lanjutan kasus dugaan pemerasan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menjerat artis kontroversial, Nikita Mirzani.
Hadir sebagai saksi ahli yang diundang oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), kesaksiannya di bawah sumpah membuka babak baru yang kian menyudutkan posisi Nikita Mirzani.
Dalam persidangan yang digelar pada Kamis (28/8/2025), Melvina dengan tenang membeberkan pengalaman pahitnya yang ia klaim serupa dengan korban lain, Reza Gladys.
Ia mengaku pernah menjadi target dugaan pemerasan oleh Nikita.
Permintaan uang tersebut, menurut Melvina, adalah syarat agar Nikita Mirzani menghapus konten ulasan negatif mengenai produk skincare miliknya yang sempat bermasalah namun telah ditarik dari peredaran.
Angka yang diminta pun tak main-main Nikita Mirzani mematok harga sebesar Rp15 miliar.
Melvina mengaku syok dan tidak mampu memenuhi permintaan fantastis tersebut. Ia pun mencoba bernegosiasi.
"Saya negosiasi atas arahan dokter Oky, saya nggak mampu, keuangan saya jelek banget. Saya tawar Rp2 M, tapi dia tidak mau. Kemudian saya naikin Rp3 M dia juga tidak mau. Intinya dia bilang, 'Masa uang tutup mulut Nikita Mirzani semurah itu'," ungkap Melvina menirukan percakapannya di hadapan majelis hakim.
Lalu, siapa sebenarnya Melvina Husyanti di luar ruang sidang?
Baca Juga: Melvina Husyanti Ungkap Kalimat Nikita Mirzani sebelum Minta Rp15 miliar
Di balik perannya sebagai saksi kunci, ia adalah seorang pengusaha sukses dengan kisah hidup yang inspiratif.
Lahir di Tebo Ulu, Jambi, pada 15 November 1996, Melvina tumbuh dalam keluarga yang sangat sederhana.
Ayahnya hanyalah seorang pedagang di gubuk kayu, sementara ibunya bekerja sebagai buruh sadap karet untuk menopang ekonomi keluarga.
Kondisi tersebut tak mematahkan semangatnya. Setelah lulus SMA pada 2014, ia nekat merantau ke Palembang hanya berbekal uang Rp250 ribu.
Dengan kegigihannya, ia memulai bisnis kecil-kecilan dengan berjualan krim temulawak.
Titik baliknya terjadi pada tahun 2017, ketika ia merintis bisnis skincare tanpa merek yang menjadi cikal bakal lahirnya Daviena Skincare, brand yang kini merajai pasar kecantikan lokal.
Berita Terkait
-
Melvina Husyanti Ungkap Kalimat Nikita Mirzani sebelum Minta Rp15 miliar
-
Ada Bos Skincare Lain Ngaku Diperas Nikita Mirzani, Diminta Uang Damai Rp 15 Miliar
-
Nikita Mirzani Semprot Saksi di Sidang: Anda Baca BAP Sekilas, Saya Dipenjara 7 Bulan!
-
Nikita Mirzani Ngeles soal Chat 'Aku Kan Mau Duitnya Aja' Jelang Bertemu Reza Gladys
-
Jaksa Ungkap Chat Nikita Mirzani, Girang Bisa Lunasi Rumah Pakai Uang Reza Gladys
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Wali Kota Muslim New York Zohran Mamdani Batal Tangkap Benjamin Netanyahu, Kenapa?
-
Kenapa 23 Juli Diperingati sebagai Hari Anak Nasional? Begini Sejarahnya
-
Sudaryono Jadi Kepala BGN yang Baru, Dilantik Sore Ini
-
9 Jam Tangan Pintar Anti Air untuk Aktivitas Outdoor yang Murah, Mulai Rp200 Ribuan
-
Apple Naikkan Harga Langganan iCloud Plus di Indonesia Mulai Juli 2026
-
25 Link Poster Ucapan Hari Anak Nasional 2026, Desain Menarik untuk Dibagikan ke Medsos
-
DJP Bisa Intip Rekening Warga, Purbaya: Coretax Lebih Mengerikan
-
Nanik S Deyang Mundur, Puan Maharani Buka Suara Soal Isu Sudaryono Jadi Bos Baru BGN
-
Cuti dan Privasi Karyawan: Sejauh Mana Perusahaan Berhak Bertanya?
-
PBNU Punya Jaringan Luas, Menkeu Purbaya Sebut Siap Dukung Proyek Inisiasi NU