"Kalau nggak suka kami protes, jangan jadi bagian dari demokrasi," katanya lantang.
Dia menegaskan bahwa DPR memiliki peluang besar untuk memperbaiki hubungan dengan rakyat, terutama karena Komisi III bermitra langsung dengan kepolisian.
"Kami ingin wakil rakyat berdialog dan menghasilkan sesuatu yang akan membuat kejadian ini susah terulang lagi," kata Pandji.
Dia juga menyinggung Kapolri yang telah menyatakan bertanggung jawab, bertemu keluarga korban, dan menyidik tujuh anggota polisi, tetapi menurutnya hal itu tetap belum cukup.
"Seperti yang saya bilang, ini sudah pernah terjadi sebelumnya. Harus ada sesuatu yang lahir dari kejadian ini," ujarnya.
Tak hanya DPR dan Kapolri, Pandji juga mengirim pesan khusus kepada Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka agar turun tangan serius.
"Kepada Bapak Presiden dan Wakil Presiden, Bapak-bapak adalah pimpinan kami. Kami melihat ke arah Bapak untuk memastikan rakyat yang bapak pimpin dilindungi dari kejadian serupa," katanya.
Dia mengingatkan bahwa Affan adalah generasi muda yang kerap disebut pemerintah sebagai bagian dari "generasi emas Indonesia."
"Affan Kurniawan usianya 21 tahun. Dia lah yang oleh Bapak-Bapak disebut bagian dari generasi emas," ujarnya.
Baca Juga: Tom Lembong Syok dan Trauma Usai Lihat Video Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob: Saya Gak Bisa Tidur
"Apakah ini nasib generasi emas Indonesia? Jawabannya ada di tangan Bapak-Bapak sekalian," pungkas Pandji.
Tragedi yang menimpa Affan Kurniawan telah memicu gelombang kemarahan publik, dan suara Pandji mencerminkan kekecewaan rakyat yang menolak menerima kekerasan aparat sebagai hal biasa.
Kontributor : Chusnul Chotimah
Berita Terkait
-
Kapolri Temui Keluarga Korban Rantis Brimob, Janji Evaluasi Total!
-
Ratusan Ojol Iringi Pemakaman Jenazah Affan Kurniawan
-
Berduka Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob, Prabowo: Petugas yang Terlibat Harus Bertanggung Jawab!
-
Skandal Rantis Brimob Renggut Nyawa Driver Ojol, Publik Murka Atas Rekaman 'Tabrak Aja
-
Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob, Rupiah Anjlok
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Dituduh Operasi Wajah, Rossa Laporkan 78 Akun Medsos ke Bareskrim: Ada yang sampai Nangis Ketakutan
-
Diserempet dan Digertak Warga Lokal di Bandung, Ricky Five Minutes Beri Jawaban Menohok
-
Guru Besar Diduga Minta Foto Bikini Mahasiswi, Rektor Unpad Buka Suara
-
Viral Kisah Pria Kena Kanker Hati Stadium 4, Gejala Awal Dikira Masuk Angin
-
Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan Ajak Penonton Hargai Momen Bersama Ibu sebelum Terlambat
-
3 Polisi Pemerkosa Cuma Dihukum Etik, Ibu Korban Minta Keadilan: Pak Kapolri Pakai Hati Nurani
-
Sinopsis The Facade of Love, Drakor Baru di Netflix Sajikan Kisah Perselingkuhan Panas
-
Dilema Yulia Baltschun usai Diselingkuhi Suami, Antara Ingin Pergi dan Bertahan
-
Series 12 IPA 4 Resmi Diproduksi WeTV, Bagaimana Junior Roberts Ubah Penampilan Jadi Anak SMA?
-
Sekuel World War Z Resmi Digarap Lagi, Teror Zombie Kembali Mengintai Dunia