- Nilai tukar rupiah melemah pada Jumat pagi.
- Analis meyakini rupiah anjlok karena demonstrasi ricuh pada Kamis, saat ojol tewas dilindas rantis Brimob.
- BI meyakinkan akan terus memantau nilai tukar rupiah.
Suara.com - Nilai tukar rupiah anjlok 0,86 persen pada perdagangan pembukaan hari ini, Jumat (29/8/2025). Mata uang garuda sudah menyentuh level Rp16.455 per dolar di tengah meningkatnya sentimen negatif pelaku pasar terhadap kestabilan dalam negeri.
Ekonom Mirae Asset Rully Arya Wisnubroto mengatakan pelemahan nilai tukar rupiah disebabkan oleh demonstrasi ricuh, yang dipicu oleh tidak becusnya pemerintah mengelola aksi protes masyarakat terhadap DPR.
Dalam demonstrasi kemarin, (28/5/2025), seorang pengemudi ojek online atau ojol tewas dilindas rantis Brimob di tengah-tengah demonstrasi. Video sadis peristiwa itu viral dan memicu demonstrasi yang lebih meluas dan tidak terkendali hingga hari ini.
"Hari ini masih ada ruang pelemahan karena faktor global dan juga mungkin ada sedikit dampak negatif dari demo," kata Rylly kepada Antara.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sebenarnya ditutup menguat pada perdagangan Kamis (28/8/2025). Melansir data Bloomberg, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS naik 0,09% ke Rp 16.352,50 per dolar AS pada perdagangan kemarin.
Sementara Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia Erwin Gunawan Hutapea mengatakan BI akan terus berada di pasar dalam menjaga rupiah tetap stabil.
"BI berada di pasar untuk memastikan nilai tukar Rupiah bergerak sesuai nilai fundamental dan mekanisme pasar yang berjalan dengan baik," katanya saat dihubungi Suara.com, Jumat (29/8/2025).
Untuk itu, Bank Indonesia terus memperkuat respons kebijakan stabilisasi, termasuk intervensi NDF di pasar off-shore dan intervensi di pasar domestik.
"Bank Indonesia terus memperkuat respons kebijakan stabilisasi, termasuk intervensi NDF di pasar off-shore dan intervensi di pasar domestik melalui transaksi spot, DNDF, dan SBN di pasar sekunder," jelasnya.
Baca Juga: Tragedi Ojol di Tengah Gelombang Demo Jakarta: Duka dan Tanggung Jawab
Berita Terkait
-
Mako Brimob Kwitang Dijaga Tentara, Tuntutan Massa: Usut Tuntas Kasus Affan, Bebaskan Semua Pendemo!
-
Ferry Irwandi "Labrak" Sahroni Usai Ojol Tewas Dilindas: Mulut Sampah Anda Punya Andil Besar!
-
Sosok Affan Kurniawan Semasa Hidup, Jadi Ojol Demi Bantu Ekonomi Keluarga
-
Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob, Begini Janji Pramono saat Melayat ke Rumah Affan Kurniawan
-
Jejak Pelarian Rantis Brimob Pelindas Ojol: Dikejar Massa Belasan KM, Tabrak Pintu JLNT Casablanca!
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
Pertegas Stabilitas Kawasan, AFMGM Ke-13 Sepakati Langkah Strategis Ekonomi ASEAN
-
Negosiasi Buntu, Selat Hormuz Lumpuh Total! Pasar Minyak Dunia Akut
-
Harga Minyak Goreng Makin Mahal, Telur dan Cabai Rawit Bagaimana?
-
OKX Ventures dan HashKey Capital Resmi Suntik CAEX Vietnam, Siapkan Modal Rp6 Triliun
-
Ekspansi Agresif, Laba PT Multi Hanna Kreasindo (MHKI) Tumbuh Solid 24 Persen di 2025
-
Dolar AS Ngamuk Setelah Negosiasi Gagal, Rupiah Jadi Korban Melemah
-
Harga Emas Pegadaian Senin 13 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bertahan Stabil
-
Emas Antam Lagi Diobral, Harganya Rp 2.818.000 Juta/Gram
-
Minyak Dunia Kembali ke Levei USD 100 Barel, Gimana Harga BBM?
-
IHSG Jatuh ke Jurang Lagi Senin Pagi