Tak ayal banyak meme yang beredar di media sosial yang menyebut jika orang yang mengambil jam miliaran ini auto jadi kaya.
3. Sepatu NIKE Air Jordan
Item Fashion mewah lainnya milik Ahmad Sahroni yang viral di media sosial karena diambil massa adalah sepatu.
Sepatu warna biru yang merupakan NIKE Air Jordan 1 Retro High OG 'UNC Reimagined yang viral ini ditaksir harganya mencapai Rp2,8 juta.
4. Sandal Chanel
Tak cuma pernak-pernik item fashion milik Ahmad Sahroni saja yang diambil.
Sebab ada pula sandal mewah keluaran brand Chanel yang ikut viral.
Sandal itu adalah Chanel T-Strap yang saat ini sudah tak lagi ada di situs resminya.
Walau begitu, sandal ini masih berharga fantastis untuk harga bekasnya yaitu sekitar Rp5,1 juta.
Baca Juga: Ini Harta Paling Mahal Ahmad Sahroni yang Diincar Massa, Nilainya Capai Rp117 Miliar?
5. Tas Louis Vuitton
Barang lain di rumah Ahmad Sahroni yang viral adalah tas merk Louis Vuitton.
Tas yang diambil itu merupakan tas series lama Louis Vuitton Monogram Vernis Brea MM satchel.
Walau merupakan keluaran lama tapi tas mewah dari brand asal Prancis ini masih dijual dalam harga tinggi untuk bekasnya yaitu senilai Rp11 juta.
6. Tas Louis Vuitton 2012
Satu lagi tas keluaran Louis Vuitton yang viral di rumah Ahmad Sahroni adalah Louis Vuitton 2012 Damier Ebene Bergamo MM satchel.
Tas ini dijual senilai Rp13 juta untuk harga bekasnya, tentu saja angka tersebut masih cukup tinggi untuk hitungan barang second.
7. Celana Dalam NIKE
Salah satu barang milik Ahmad Sahroni yang juga viral adalah celana dalam.
Diketahui celana dalam yang viral itu adalah koleksi dari NIKE yang harganya pun tidak murah.
Ya, celana dalam berwarna hitam dengan logo NIKE itu dijual dengan harga sekitar Rp479 ribu.
Itu tadi beberapa barang mewah milik Ahmad Sahroni yang viral karena diambil oleh massa yang menjarah rumahnya.
Sementara itu, di media sosial pun ramai konten tentang fashion item mewah di rumah Ahmad Sahroni yang berharga fantastis tersebut.
Sementara itu, rumah Uya Kuya, Eko Patrio dan Nafa Urbach pun sudah menjadi sasaran massa.
Bagaimana menurutmu?
Kontributor : Safitri Yulikhah
Berita Terkait
-
Geger! Koleksi Video Dewasa Diduga Ditemukan di Rumah Ahmad Sahroni Usai Dijarah Massa
-
Penjarahan Terorganisir Targetkan Menkeu dan Anggota DPR, Bagaimana Aksi Bisa Begitu Rapi dan Cepat?
-
Harta Kekayaan Ahmad Sahroni vs Eko Patrio: Dari Sopir dan Pelawak Jadi Politisi Tajir
-
Ketika Rumah Ahmad Sahroni Dijarah: Arogansi, Pengabaian, dan Amarah yang Terpendam
-
Rumah Ahmad Sahroni Dijarah Massa, Nilai Ijazah SMP Ikut Tersebar
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026
-
Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan
-
Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan
-
Dengue Rugikan Indonesia Rp9 Triliun di 2024: Mengapa 3M Saja Tidak Lagi Cukup?
-
Penantian 18 Tahun Terbayar, 5 Ribu Penggemar 'Karaoke Massal' di Konser Peterpan Malaysia
-
6 Korban Kecelakaan Sibolangit Dirawat di RS Adam Malik, 1 Anak Luka Serius
-
Kisah Foto Ikonik Messi dan Bayi Lamine Yamal, Berujung Duel di Final Piala Dunia 2026
-
Bantargebang Berbenah, Sampah Warga Tetap Diangkut
-
Evakuasi Dramatis Satu Jam Pekerja Pabrik Marmer di Gresik yang Tewas Tertimpa Reruntuhan
-
Dedi Mulyadi Sambut Baik Putusan PTUN, Sebut PLK Lembaga Tidak Sah