- Desta akhirnya bersuara setelah sebelumnya diam, menyuarakan kritik terhadap Presiden Prabowo yang ia dukung di Pilpres 2024.
- Ia menuntut ketegasan dan keadilan, menyatakan bahwa sebagai pemilih, ia berhak mengkritik dan mengawasi jalannya pemerintahan.
- Netizen memberikan reaksi beragam, dari apresiasi atas sikap Desta hingga sindiran bahwa itu adalah tanggung jawab minimal sebagai pemilih publik figur.
Suara.com - Deddy Mahendra Desta, atau yang akrab disapa Desta, selama ini dikenal sebagai salah satu artis yang menjadi barisan pendukung Presiden Prabowo Subianto.
Dukungan Desta bahkan dilakukan sejak masih masa kampanye Pilpres 2024 lalu.
Di saat artis-artis lain sudah tergerak hatinya untuk menyuarakan ketidakadilan yang dirasakan rakyat Indonesia akibat pemerintahan selama ini, Desta justru terlihat enggan memanfaatkan media sosialnya untuk menyampaikan kritik atau pandangan politik yang tengah memanas.
Sikap pasif Desta itu pun sempat menuai sindiran, salah satunya datang dari istri komika Pandji Pragiwaksono, Gamila Arief, yang menandai akun presenter itu dalam unggahannya soal aksi demonstrasi belakangan ini.
“@desta80s TALK YOUR SH*T WHERE YOU AT!” tulis Gamila.
Tak lama usai sindiran tersebut, pada hari ini Senin, 1 September 2025, Desta secara mengejutkan memutuskan untuk angkat bicara.
Melalui media sosial pribadinya, ia mengunggah poin-poin tuntutan rakyat terhadap pemerintahan saat ini.
Ia juga bahkan menandai akun resmi Presiden Prabowo Subianto dalam unggahan tersebut.
Sahabat Vincent Rompies itu mengaku memiliki harapan besar di balik alasan ia memilih Prabowo sebagai Presiden.
Baca Juga: Situasi Memanas! Prabowo Perintahkan Tindak Tegas: Makar dan Terorisme Jadi Sorotan
“Yth Pak Presiden @Prabowo ayo pak, dulu saya memilih Bapak pasti karena ada harapan,” tulis Desta dalam unggahannya dikutip pada Senin, 1 September 2025.
Desta menekankan bahwa sebagai pemilih, dirinya berhak mengkritik dan mengawasi jalannya pemerintahan.
“Saya sudah menentukan pilihan, berarti saya berhak mengkritik dan mengawasi pemerintahan supaya harapan itu tetap terjaga,” imbuhnya
Melihat kini banyak ketidakadilan yang dirasakan rakyat Indonesia, Desta mendesak Presiden untuk bertindak sesuatu.
Ia juga menyindir bahwa dirinya dan pendukung lain tidak ingin kecewa lantaran sudah memilih Presiden Prabowo sebagai pemimpinnya.
“Saya tidak akan bisa terus diam jika ada ketidakadilan. Ayo Pak Presiden, jangan buat kami sedih dan kecewa dengan pilihan yg sudah menjadikan Bapak pemimpin negeri ini,” ujar Desta.
Berita Terkait
-
Prabowo Gagal Tangkap Aspirasi Rakyat, Kritik Pedas Koalisi Masyarakat Sipil Menggema
-
Kaesang Geram! Bongkar Upaya Adu Domba Prabowo dan Jokowi
-
Kaesang Murka, Sebut Ada yang Coba Adu Domba Prabowo vs Jokowi: Itu Bohong dan Menyesatkan!
-
8 Poin Penting Pernyataan Prabowo Terkait Aksi Demo di Jakarta dan Daerah
-
Keliru Prioritas, Ketika Tunjangan DPR Menjadi Pemicu Masyarakat Marah
Terpopuler
Pilihan
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
Terkini
-
Agnez Mo Hadiri Bukber di Dubai, Sikap Aslinya Dibongkar Orang Dalam
-
Fairuz A Rafiq Bicara soal Diam Usai Kakaknya Ditangkap KPK, Ogah Terseret?
-
Bentuk Rudal dan Meriam untuk Pertahanan Udara Indonesia Jadi Olokan Netizen
-
Dihantam Rudal Iran, Hotel Mewah Rp5,4 T di Dubai Dibombardir Review Bintang 1
-
Sinopsis Pinocchio Unstrung, Obsesi Boneka Kayu Demi Jadi Manusia
-
Musdalifah Cosplay Jadi Istri Gubernur Kaltim: Bangsawan Beli Takjil
-
Istri Meninggal dalam Kecelakaan, Bos Rokok HS Tanggung Biaya Hidup Pengemudi Jupiter MX
-
Ada Rp33 Miliar Royalti Lagu Belum Diklaim di LMKN
-
Deretan Rekomendasi Drama Korea Genre Medis, Terbaru Doctor Shin
-
Perang Iran vs AS-Israel Hari Keempat: Trump Klaim Tewaskan 48 Pemimpin Iran