- Keponakan Chika Jessica diduga dipukul polisi saat sedang membeli tahu bulat di Bandung.
- Chika awalnya mengungkap kejadian itu di media sosial, namun kemudian memilih bersikap lebih hati-hati saat diwawancarai.
- Ia menolak memperpanjang isu tersebut, dan hanya menyampaikan harapan agar Indonesia segera pulih dan kondusif.
Suara.com - Keponakan Chika Jessica baru saja menjadi korban pemukulan polisi. Sang keponakan diseret saat sedang jajan tahu bulat di Bandung.
Cerita tersebut hadir di Instagram Story Chika Jessica pada Selasa, 2 September 2025. Namun terkini saat diwawancara awak media perihal detail kejadian, sikap artis 37 tahun itu berubah drastis.
Chika Jessica terlihat lebih menjaga ucapannya. Ia menjawab pertanyaan wartawan dengan lebih diplomatis dan cenderung menghindari detail.
Ketika ditanya mengenai kronologi kejadian yang menimpa saudaranya, Chika Jessica justru memberikan jawaban yang bersifat umum, yakni harapan untuk Indonesia.
"Ya pokoknya aku berharap eh Indonesia ini cepat pulih, cepat kondusif supaya semuanya cepat serba baik-baik saja," ujar Chika Jessica ditemui di Mampang, Jakarta Selatan pada Rabu, 3 September 2025
Chika Jessica melanjutkan harapannya agar tidak ada lagi oknum yang memecah belah. Sehingga tidak ada lagi korban yang berjatuhan akibat situasi yang memanas.
"Nggak ada korban, enggak ada oknum-oknum yang mau memecahkan kita. Yuk, kita bersatu lagi dan itu aja sih. Jangan sampai ada korban lagi, itu aja," sambungnya.
Merasa belum mendapat jawaban spesifik, awak media kembali mencoba mengonfirmasi detail kejadian. Terutama soal kabar keponakan Chika Jessica yang dipukuli saat sedang jajan tahu bulat.
Namun, Chika Jessica dengan tegas menolak untuk membahasnya lebih lanjut. Ia mengaku tidak ingin memperpanjang masalah tersebut.
Baca Juga: Chika Jessica Merinding, Raffi Ahmad Cuma Minta Ditangisi Saat Meninggal Usai Beri Bantuan Uang
"Aku bilang enggak pengin terlalu panjang kalau masalah itu," katanya singkat.
Berita Terkait
-
Keponakan Jadi Korban Salah Pukul Aparat di Bandung, Chika Jessica: Nyawa Gak Bisa Diganti!
-
Kronologi Ponakan Chika Jessica Diduga Jadi Korban Salah Pukul Polisi, Disangka Demonstran
-
Jadi Korban Salah Pukul Polisi saat Demo di Bandung, Keponakan Chika Jessica Luka-Luka dan Trauma
-
Video Viral Pengepungan Kampus: Polisi Bantah Brutal, Salahkan Kelompok Anarko dan Angin!
-
Kampus Diserang Hingga Mahasiswa Dituduh Makar di Bandung, Ge Pamungkas Senggol Dedi Mulyadi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan