- Ammar Zoni batal bebas tahun ini
- Ammar Zoni baru dapat hak asimilasi pada 25 Januari 2026
- Ammar Zoni kecewa tak jadi bebas tahun ini
Suara.com - Ammar Zoni dipastikan batal bebas tahun ini. Kuasa hukum Ammar, Jon Mathias, mengatakan bahwa kliennya itu baru bisa memperoleh hak asimilasi pada 25 Januari 2026 mendatang.
Meskipun Ammar segera menyelesaikan lebih dari 50 persen masa hukumannya pada Desember mendatang, namun ternyata ia belum bisa mengajukan hak-hak tersebut.
Kuasa hukum menjelaskan bahwa status kliennya itu baru inkrah satu bulan yang lalu. Oleh karena itu ia baru biasa mengajukan hak remisi pada Januari 2026 mendatang.
“Karena inkrahnya kan baru satu bulan lebih, tapi Ammar saat ini masih dalam pembinaan,” kata Jon Mathias dikutip dari YouTube Intens Investigasi pada Rabu, 3 September 2025.
“Setelah kami tengok di register, jadi Ammar ini baru dapat hak-hak yang seperti kami bilang itu pada nanti 25 Januari 2026,” lanjutnya.
Padahal menurut rencana awal, seharusnya Ammar bisa mengajukan asimilasi pada Desember 2025. Namun ternyata perkiraan tersebut meleset dan baru bisa dilaksanakan pada Januari 2026 mendatang.
“Jadi sejak itu lah Ammar bisa mendapatkan hak-haknya, karena perhitungan kami sebenarnya dulu Ammar ini kan kalau mendapatkan hak-hak yang kami bilang tadi (remisi) tadi kan seharusnya Desember sudah bisa mengajukan asimilasi, karena dia kan sudah menjalani 50 persen (masa tahanan) per Desember,” terang Jon.
Namun, karena hak-hak tersebut nyatanya belum diperoleh, mantan suami Irish Bella itu harus menunggu hingga 25 Januari 2026 untuk memulai proses pengajuan.
Baca Juga: Berharap Dapat Remisi Dasawarsa Hari Kemerdekaan RI, Ammar Zoni Segera Bebas?
“Cuma karena dia belum dapat hak-hak itu kan baru didapatkannya nanti setelah 25 Januari 2026, di situlah nanti kita akan datang lagi untuk mengajukan hak asimilasi,” katanya.
Lebih lanjut, kuasa hukum Ammar menyampaikan bahwa pihaknya berencana mengajukan permohonan hak asimilasi pada saat perayaan Idul Fitri tahun depan.
“Nanti lebaran kan, itu sudah bisa diajukan juga supaya dia mendapatkan remisi Idul Fitri,” terangnya.
Tentu saja, penundaan pembebasan ini membuat Ammar merasa kecewa, namun akhirnya ia tetap menerima keputusan tersebut.
“Ya kecewa pasti lah, cuma ini konsekuensi dari perbuatan juga dan dia menyadari juga,” ujarnya.
Menurut Jon, sejak awal Ammar sudah mempersiapkan diri untuk kembali ke dunia akting, namun kini harus menunda impiannya tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
'Gue Enggak Sanggup!' Jeritan Hati Ammar Zoni usai Dipindah ke Nusakambangan
-
Mata Ditutup dan Tangan Kaki Diikat, Ammar Zoni Resmi Dipindahkan ke Lapas Nusakambangan
-
Usai Jalani Sidang di Jakarta, Ammar Zoni Kembali Dipindah ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan
-
Ammar Zoni Gandeng Pengacara Baru, Siap Ajukan PK atas Vonis 7 Tahun
-
Nasib Ammar Zoni setelah Vonis: Masihkah Harus Mendekam di Penjara High Risk Nusakambangan?
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan
-
Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?
-
Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%
-
Momen Febrie Adriansyah Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
The Da Vinci Code: Misteri, Simbol, dan Sejarah yang Memancing Rasa Penasaran
-
IOC Tolak Pengaduan FairSquare terhadap Gianni Infantino soal Dukungan ke Donald Trump
-
Heboh Kasus Pencabulan Anak SD Yatim Piatu di Sumut, Guru ASN Wajib Disanksi Berat jika Terbukti
-
Yogyakarta Jadi Magnet Turis Asing, 126 Ribu WNA Gunakan Kereta Sepanjang Semester I 2026
-
Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
-
MacBook Neo 2 Siap Gebrak Pasar 2027: Chip A19 Pro dan RAM 12GB Jadi Standar Baru Laptop Terjangkau