- Yudo Sadewa sampai disorot oleh mantan ajudan Gus Dur usai menguliti ciri-ciri orang miskin
- Priyo menganggap ada kesalahan berpikir dari video anak Menkeu Purbaya
- Bahkan, dia menganggap ucapan Yudo Sadewa seolah menandakan anak pejabat sombong.
Suara.com - Dunia maya kembali digegerkan oleh video kontroversial yang menampilkan anak Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, Yudi Sadewa.
Dalam video tersebut, Yudo Sadewa terlihat "menguliti" ciri-ciri orang miskin dengan gaya yang dinilai congkak dan tak berempati.
Sontak, gelombang kecaman membanjiri jagat media sosial, dan di tengah riuhnya kritik, muncul suara bijak namun menohok dari Priyo Sambadha, mantan ajudan Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
"Aduh, ketahuilah nak, menjadi miskin itu bukan penyakit," cuit Priyo dilihat pada Rabu (10/9/2025).
Melalui cuitannya tersebut, penulis buku berjudul "Presiden Gus Dur: The Untold Story" itu tampak meluruskan soal video Yudo Sadewa karena dianggap salah kaprah.
"Justru para pembuat kebijakan yang bergelimang harta itulah sumber penyakitnya," ujarnya.
Selain itu, Priyo juga merasa penasaran dengan sikap Yudo Sadewo karena dinilai tidak sosok pribadi yang terpelajar.
"Siapa yg ngajarin kamu berfikir jumawa seperti ini nak?" tulisnya.
Diketahui, Yudo Sadewa ikut disorot setelah mengomentari soal penunjukan ayahnya menggantikan Sri Mulyani dari jabatan Menkeu. Dia pun mengucapkan selamat kepada ayahnya karena bisa menyingkirkan 'Agen CIA' yang diduga mengarah ke nama Sri Mulyani.
Baca Juga: Agensi Wajib Setor Uang buat Kuota Haji Khusus, KPK Ungkap Liciknya Pejabat Kemenag: Sewenang-Wenang
Pernyataan itu disampaikan Yudo lewat akun Instagram, @yvdos4dewa. Namun, setelah komentar itu mendadak raib setelah banjir kritikan publik. Bahkan, akun IG milik Yudo Sadewo juga tiba-tiba hilang seolah ditelan bumi.
Berita Terkait
-
Agensi Wajib Setor Uang buat Kuota Haji Khusus, KPK Ungkap Liciknya Pejabat Kemenag: Sewenang-Wenang
-
Dicap Congkak, Bekas Ajudan Gus Dur Ceramahi Anak Menkeu Purbaya: Siapa yang Ajari Kamu Jumawa Nak?
-
Terkuak! Brigjen Juinta Omboh Ternyata Mau Polisikan Ferry Irwandi tapi Gagal, Apa Alasannya?
-
Curhat Menteri Kagetan usai Salah Ngomong, Menkeu Purbaya Siap Dikritik Habis-habisan Wartawan
-
Minta Maaf usai Sindir Tuntutan 17+8, Menkeu Purbaya: Kalau Kata Bu Sri Mulyani Gaya Saya Koboi!
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Intip Benefit Fan Meeting Win Metawin di Jakarta, dari Fan Sign hingga Foto Berdua
-
Kasus Hanania Group: Keanu AGL Penuhi Panggilan, Awkarin Mangkir Tanpa Kabar
-
Jelang Fan-Con di Jakarta, Kim Myungsoo Sapa Penggemar: Aku Sudah Menantikan Momen Ini
-
Betrand Peto Semprot Karyawan Sarwendah yang Sindir Ruben Onsu: Jangan Lari, Buka Kolom Komentar
-
Ditolak Hotel karena Takut Citra Angker, Film Dosa Bangun Set Sendiri hingga Sewa Dua Studio
-
Lewat Nobody Loves Kay, Aurora Ribero Ajak Anak Muda Hargai Setiap Mimpi
-
Reaksi Produser Film Dosa Saat Dilaporkan Ratu Sofya ke Polisi, Bantah Gimick Marketing
-
Betrand Peto Menangis Lihat Video Sarwendah, Bela Ruben Onsu: Ayahku Bukan Anjing, Bukan Bencong
-
Satu Studio Menangis: 3 Alasan Film "Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan" Sukses Sampaikan Pesan
-
DWP Buka Suara soal Promosi Whip Pink: Nama Acara Kami Dicatut