- Raffi Ahmad mengungkap sang ibu, Amy Qanita akan menjalani operasi di Singapura hari ini.
- Jelang Mama Amy opearsi, Raffi Ahmad pun meminta doa dari warganet, untuk kesembuhan sang ibu.
- Amy Qanita harus menjalani operasi di kepala akibat penggumpalan darah akibat saraf kejepit.
Suara.com - Kabar kurang menyenangkan datang dari keluarga Raffi Ahmad.
Sang ibunda, Amy Qanita diketahui tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura, dan bersiap untuk menjalani operasi serius.
Kabar ini dibagikan langsung oleh Raffi Ahmad melalui unggahan di akun Instagram-nya, Jumat (12/9/2025).
Dalam unggahan tersebut, suami Nagita Slavina ini memperlihatkan beberapa foto dan video yang menunjukkan kondisi terkini Amy Qanita.
Salah satu foto menunjukkan Amy yang terlihat berbalut hijab abu-abu, tengah duduk di kursi roda dengan tatapan lesu.
Foto lainnya menunjukkan Amy Qanita terbaring di ranjang rumah sakit.
Sementara sebuah video singkat merekam momen ketika Mama Amy didorong oleh dua petugas medis, diduga dalam persiapan menuju ruang operasi.
Menyertai unggahan yang mengundang simpati publik tersebut, Raffi Ahmad menuliskan sebuah doa yang menyentuh untuk memohon kesembuhan ibunya.
"Ya Allah, limpahkanlah kesehatan, kekuatan, dan kebahagiaan untuk Mama @amy_r_qanita," tulis Raffi mengawali doanya.
Baca Juga: Kondisi Amy Qanita Drop, Raffi Ahmad Ungkap Ibunya Sering Pingsan Sebelum Dibawa ke Singapura
"Jagalah beliau dalam setiap langkah, angkat segala rasa sakit dan beban, serta berkahi setiap harinya dengan ketenangan, cinta, dan rahmat-Mu. Aamiin," tutur Raffi.
Sebelumnya, Raffi Ahmad telah memberikan penjelasan mengenai kondisi kesehatan ibunya dalam program FYP yang tayang pada Jumat (12/9/2025).
Raffi mengungkapkan bahwa Amy Qanita mengalami komplikasi kesehatan yang bersumber dari saraf terjepit di bagian kepala yang sudah lama diderita.
Menurut presenter yang juga menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden tersebut, kondisi Amy Qanita memburuk setelah ditemukan adanya penggumpalan darah yang lokasinya sudah mencapai area otak.
"Memang sudah lama ada saraf kejepit di kepala. Terus ada penggumpalan darah sudah sampai ke otak. Jadi di kepalanya itu sudah komplikasi," ujar Raffi Ahmad.
Raffi menambahkan, keputusan untuk menjalani operasi diambil setelah kondisi Amy Qanita menurun drastis dalam beberapa hari terakhir.
Tag
Berita Terkait
-
Kondisi Amy Qanita Drop, Raffi Ahmad Ungkap Ibunya Sering Pingsan Sebelum Dibawa ke Singapura
-
Profil Moreno Soeprapto dari Sirkuit Balap ke Kursi Menpora, Pesaing Kuat Raffi Ahmad?
-
Amy Qanita Dirawat di Singapura, Raffi Ahmad Ungkap Penyakit Sang Ibu: Kepalanya Sudah Komplikasi
-
Bikin Orang Salah Paham, dr. Tirta Buru-Buru Klarifikasi Soal Ditawari Jabatan Menpora
-
Raffi Ahmad Diisukan Jadi Menpora, Ingat Lagi Jejak Digitalnya Tersandung Kasus Narkoba
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123