Suara.com - Terlibat dalam film drama yang menguras emosi seperti Air Mata di Ujung Sajadah 2 memberikan pelajaran mendalam bagi aktor Daffa Wardhana.
Kekasih Ariel Tatum ini mengaku amat tersentuh oleh inti cerita film tersebut, yakni tentang pengorbanan dan perjuangan seorang ibu yang tak terbatas.
"Iya, pasti (mengambil pelajaran berharga). Jadi kasih ibu sepanjang masa sih," ujar Daffa Wardhana saat berkunjung ke kantor Suara.com di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan pada Selasa, 16 September 2025.
Menurutnya, kekuatan cerita film ini terletak pada penggambaran tulus perjuangan kedua sosok ibu, Aqilla (Titi Kamal) sebagai ibu kandung dan Yumna (Citra Kirana) sebagai ibu angkat.
Daffa secara khusus menyoroti bagaimana film ini mampu menunjukkan bahwa cinta ibu tidak melulu soal ikatan darah.
"Kita bisa melihat di film Amdus yang pertama pun dan yang kedua sekarang, bahkan ibu yang tidak sedarah, yang melahirkan anak tersebut aja berjuang setengah mati untuk mempertahankan anaknya," jelasnya.
Bagi Daffa, pengorbanan yang ditunjukkan oleh karakter ibu angkat dalam film menjadi sebuah cerminan yang kuat. Hal itu membuatnya mengajak penonton untuk merenung lebih dalam tentang perjuangan ibu mereka masing-masing.
"Ya, jadi kan itu harusnya membuat refleksi sendiri ya untuk penonton, gimana ibu yang sedarah, gimana ibu yang benar-benar melahirkan dan berjuang untuk kita untuk berada di dalam dunia ini," lanjutnya.
Melalui perannya sebagai Fathan, yang menjadi saksi konflik emosional ini, Daffa berharap penonton tidak hanya terhibur, tetapi juga bisa membawa pulang pesan berharga tentang betapa tak ternilainya kasih sayang seorang ibu.
Baca Juga: Jadi 'Jembatan' di Air Mata di Ujung Sajadah 2, Daffa Wardhana Ungkap Peran Pentingnya
Air Mata di Ujung Sajadah 2 adalah sekuel dari film Air Mata di Ujung Sajadah yang disutradarai oleh Key Mangunsong, dan diproduksi oleh rumah produksi Beehave Pictures dengan produser Ronny Irawan.
Selain Daffa Wardhana, film ini juga dibintangi oleh Titi Kamal sebagai Aqilla, Citra Kirana sebagai Yumna, dan Faqih Alaydrus sebagai Baskara, serta diperkuat aktor seperti Jenny Rachman, dan Mbok Tun.
Mengisahkan tentang Aqilla, setelah merelakan anak kandungnya Baskara diasuh oleh Yumna dan pasangan angkatnya di Surakarta, kemudian terputus kontak selama berbulan-bulan
Aqilla lalu mengambil keputusan untuk pergi ke Solo demi mencari kebenaran tentang kondisi Baskara dan menghadapi konflik batin serta emosional antara cinta ibu kandung dan cinta ibu angkat.
Film ini direncanakan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 23 Oktober 2025.
Berita Terkait
-
Air Mata di Ujung Sajadah 2: Citra Kirana Dihadapkan pada Cinta dan Kehilangan Seorang Anak
-
Review Film Air Mata di Ujung Sajadah 2: Sekuel yang Menguras Air Mata
-
Review Film Getih Ireng: Obsesi Memiliki Anak yang Berujung Malapetaka!
-
Pengalaman Pribadi? Titi Kamal Terbawa Emosi saat Perankan Adegan Keguguran di Film Getih Ireng
-
Bikin Ngakak, Arafah Rianti Parodikan Kisah Na Daehoon dan Jule Bareng Daffa Wardhana
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Link Nonton Resmi Dokumenter Jeffrey Epstein, Kualitas HD dan Sudah SUB Indo
-
Bantah Hidup Hedon, Ressa Tak Punya TV dan Kulkas
-
Viral Perempuan Ngaku Jadi Selingkuhan Ardi Bakrie, Minta Maaf ke Nia Ramadhani
-
Surat Terakhir Bocah SD Akhiri Hidup: Jangan Menangis Mama, Relakan Saya Pergi
-
Pengacara Kantongi Nama Ayah Kandung Ressa, Ogah Buka ke Publik karena Takut Salah
-
Tangkap Maling Mesin Kopi, Pemuda Aceh Justru Malah Dijadikan Tersangka Penganiayaan
-
Diduga Penyebab Kebakaran di Cipadu Terungkap, Karyawan Gudang Dekorasi Sering Bakar Sampah
-
Belum Bertemu Langsung Sampai Sekarang, Ressa Rizky Rossano Belum Puas Diakui Denada Lewat Sosmed
-
Deretan Kendaraan Mewah Habib Bahar, Kini Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan
-
Profil Habib Bahar Bin Smith, Jadi Tersangka Lagi Usai Aniaya Anggota Banser