- Nama Rianti Cartwright mencuat saat memerankan Aisha di film Ayat-Ayat Cinta
- Rianti Cartwright menepi dari dunia akting usai menikah dan memiliki anak
- Rianti Cartwright pindah agama dari Islam ke Katolik saat dinikahi Cassanova
Suara.com - Rianti Cartwright, aktris yang dulu melejit lewat perannya sebagai Aisha dalam film fenomenal Ayat-Ayat Cinta (2008), kini memilih untuk lebih banyak menyoroti kehidupan keluarga dibanding dunia hiburan.
Perempuan kelahiran Bandung, 22 September 1983 ini sudah cukup lama tak terdengar wara-wiri di layar lebar.
Meski begitu, namanya tetap lekat di ingatan publik berkat aktingnya yang memukau di film religi yang kala itu sukses besar di pasaran.
Karakter Aisha menjadi salah satu ikon perfilman Indonesia pada era 2000-an, sekaligus batu loncatan yang melambungkan popularitasnya.
Setelah menikah dengan Cassanova Alfonso pada 2010, Rianti perlahan mengurangi aktivitasnya di dunia hiburan.
Apalagi setelah kelahiran putri pertama mereka, Cara Rose Kanaya Nainggolan, pada 2020, fokus hidupnya semakin banyak tercurah pada keluarga kecilnya.
Kini, pemeran Aisha tersebut lebih aktif sebagai content creator. Melalui media sosial, dia kerap membagikan momen kebersamaan bersama sang anak dan suami.
Konten yang dibagikan pun lekat dengan kehidupan sehari-hari, parenting, hingga gaya hidup sehat. Aktivitas ini dirasa cocok dengan jadwalnya yang lebih fleksibel, sehingga tetap bisa dekat dengan sang buah hati.
Perjalanan hidup Rianti juga sempat jadi sorotan publik karena keputusan besarnya soal keyakinan. Sebelum menikah, dia memutuskan untuk berpindah agama dari Islam ke Katolik.
Baca Juga: 6 Film Indonesia Tentang Kesetiaan di Tengah Ramainya Tema Perselingkuhan
Bahkan, saat dibaptis, dia mendapat nama baptis Sophia Rianti Rhiannon Cartwright. Keputusan tersebut diambil secara matang sebelum sang aktris mengikat janji suci dengan Cassanova.
Meski jarang tampil di layar kaca, Rianti tak sepenuhnya meninggalkan dunia akting. Sesekali dia masih menerima tawaran peran, meski sebatas cameo atau serial ringan.
Namun, Rianti menegaskan bahwa prioritasnya saat ini adalah keluarga, terutama mendampingi tumbuh kembang putrinya yang masih kecil.
Bagi banyak penggemar, sosok Aisha akan selalu menjadi peran yang melekat kuat dengan nama Rianti Cartwright. Kini, meski memilih jalan hidup berbeda, pesona dan kiprah bintang Ayat-Ayat Cinta itu tetap dirindukan publik.
Berita Terkait
-
Figur Khadijah dalam Tokoh Aisha di Novel Ayat-Ayat Cinta 2
-
Singgung Takdir dan Ujian, Ini Doa Fedi Nuril buat Prabowo-Gibran yang Unggul Quick Count
-
Dua Pekan 'Lawan' Kubu Prabowo, Fedi Nuril Ungkap Pesan Jelang Pencoblosan
-
Dicap Spesialis Poligami, Fedi Nuril Trending sampai Balas Menohok Komentar Netizen
-
Mertua Meninggal Dunia, Rianti Cartwright Jalani Prosesi Pemberian Marga
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya
-
Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026
-
Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan
-
IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas
-
Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya
-
707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?
-
Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung
-
Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik