- Wanda Hamidah bersiap untuk misi kemanusian ke Gaza
- Wanda Hamidah minta Indonesia tak buka ruang diplomasi dengan Israel
- Wanda Hamidah minta Indonesia putus hubungan dengan Amerika Serikat
Suara.com - Wanda Hamidah mengirimkan pesan kuat dari Portopalo, Italia, saat bersiap untuk misi kemanusiaan ke Gaza.
Aktris sekaligus aktivis itu tidak hanya ikut serta secara fisik dalam misi Global Sumud Flotilla.
Ia juga menyerukan sebuah aksi nyata kepada seluruh masyarakat dan pemerintah di Indonesia.
Wanda Hamidah meminta teman-teman dan pengikutnya di Tanah Air untuk tidak pernah berhenti menyuarakan isu Palestina.
Menurutnya, tekanan publik yang masif adalah sebuah hadiah yang sangat berarti bagi perjuangannya.
Ia mendorong semua orang untuk menggunakan platform yang dimiliki untuk berbicara lebih lantang.
"Ini akan menjadi hadiah yang indah bagi saya jika Anda teman-teman saya di Indonesia, terus berbicara tentang Palestina, menggunakan platform Anda untuk berbicara lebih keras!" kata Wanda di Instagram, Minggu, 21 September 2025.
Tidak berhenti di situ, Wanda Hamidah juga mendesak adanya sebuah gerakan yang lebih besar dari masyarakat.
Gerakan tersebut ditujukan untuk menekan pemerintah Indonesia agar mengambil sikap yang lebih tegas.
Baca Juga: Diusir Usai Gunakan Baju Bendera Palestina, Legislator Belanda Ganti Baju dengan Corak Semangka
Permintaannya sangat spesifik, yaitu penghentian total segala bentuk hubungan dengan Israel dan Amerika Serikat.
"Melakukan perjalanan panjang untuk menekan pemerintah kita menghentikan segala hal diplomatis, ekonomi, pertahanan, pendidikan, dan sebagainya dengan zionis Israel dan AS!" tegas Wanda.
Sosok yang juga politisi senior ini meyakini bahwa tindakan nyata adalah kunci, bukan lagi sekadar menunggu.
Ia mengajak semua pihak untuk segera bergerak dan tidak lagi berdiam diri melihat situasi yang ada.
"Jangan hanya duduk dan menunggu, saatnya bertindak," ajak Wanda.
Seruan ini diakhiri dengan pekik perjuangan yang menjadi inti dari seluruh gerakannya saat ini.
Berita Terkait
-
Golkar Dukung Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza: Politik Bebas Aktif, Mengalir tapi Tidak Hanyut
-
Aksi Jumat untuk Palestina, Massa Minta Indonesia Tinggalkan Board of Peace
-
Ilusi Solusi Dua Negara dan Bahaya Langkah 'Sembrono' Indonesia di Board of Peace
-
Masyarakat Sipil Desak Kejaksaan Agung Mengusut Genosida di Palestina Lewat Yuridiksi Universal
-
Sejumlah Masyarakat Sipil Laporkan Kejahatan Genosida Israel ke Kejaksaan Agung
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Adik Ipar Serang Pesulap Merah usai Pengakuan Poligami, Keberadaan saat Istri Sakit Dipertanyakan
-
Jatuh Cinta Duluan, Ratu Rizky Nabila Awalnya Tak Tahu Pesulap Merah Punya Istri
-
Tolak Banyak Job, Al Ghazali Ingin Jadi Suami Siaga buat Alyssa Daguise
-
Pesulap Merah Murka Dituduh Abaikan Almarhumah Istri yang Berjuang Melawan Penyakit
-
Setelah Selingkuh dan Poligami, Video Insanul Fahmi Joget Bareng Teman Viral, Istri Ikut Nge-like
-
Nonaktif dari Anggota DPR, Eko Patrio Kini Punya Tugas Baru: Antar Istri ke Pasar
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Pearl in Red, Aksi Balas Dendam Park Jin Hee dan Nam Sang Ji
-
Review Heat: Detektif Kriminal vs Perampok Gila, Malam Ini di Trans TV
-
Hard to Kill: Steven Seagal Bangkit dari Kubur untuk Balas Dendam, Malam Ini di Trans TV
-
Al Ghazali dan Alyssa Daguise Segera Punya Momongan, Ahmad Dhani Kasih Bocoran Nama Cucu Pertama