-
Polisi Ciledug menangkap tujuh pelajar SMP yang berkonvoi sambil mengacungkan celurit di jalan raya.
-
Para pelajar yang masih berusia 12–14 tahun itu mengaku berniat melakukan aksi tawuran.
-
Mereka diamankan bersama barang bukti celurit dan motor, lalu akan dibina bersama orang tua serta sekolah.
Suara.com - Pemandangan mengerikan yang terekam dalam sebuah video viral di media sosial, memperlihatkan sekelompok pelajar SMP berkonvoi sambil mengacung-acungkan celurit di jalan raya Ciledug, berakhir di kantor polisi.
Sebanyak tujuh pelajar, beberapa di antaranya bahkan masih berusia 12 tahun, berhasil diciduk oleh tim gabungan Reskrim dan Opsnal Polsek Ciledug pada Kamis (25/9/2025).
Aksi brutal para pelajar ini pertama kali menyita perhatian publik setelah video mereka melintas di kawasan Jl. Puri Permata Green Lake, Kelurahan Pondok Bahar, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, menyebar luas.
Dalam video tersebut, mereka tampak tanpa ragu memamerkan senjata tajam jenis celurit, seolah menantang maut dan membahayakan setiap pengguna jalan yang melintas.
Merespons cepat keresahan warga dan viralnya video tersebut, Kapolsek Ciledug, Kompol R.A. Dalby, langsung turun tangan.
Ia memerintahkan jajarannya untuk tidak memberikan toleransi sedikit pun terhadap aksi premanisme jalanan yang dapat memicu pertumpahan darah.
"Setelah mendapat informasi dari masyarakat dan melihat video di media sosial, saya langsung perintahkan tim untuk bergerak. Aksi seperti ini sangat membahayakan dan tidak bisa dibiarkan," tegas Kompol Dalby.
Dipimpin oleh Kanit Reskrim AKP Suwito dan Tim Opsnal IPDA Koko Mahardiko, polisi bergerak cepat menyisir lokasi dan berhasil mengidentifikasi para pelaku.
Tak butuh waktu lama, tujuh pelajar yang terlibat dalam konvoi maut itu pun berhasil diamankan dan langsung digiring ke Mapolsek Ciledug.
Baca Juga: SMAN 62 Pastikan Farhan Masih Berstatus Siswa Aktif Meski Ditahan Polisi
AKP Suwito membeberkan identitas para pelajar yang masih di bawah umur tersebut.
Mereka adalah MBA (14), RAF (14), DM (14), UF (13), FF (13), WHK (13), dan AIS (12).
Dari hasil interogasi awal, mereka secara terang-terangan mengakui bahwa rombongan tersebut memang berniat untuk melakukan aksi tawuran.
"Ketujuhnya masih berstatus pelajar SMP. Mereka mengaku hendak tawuran. Saat ini kami masih melakukan pendalaman lebih lanjut," jelas AKP Suwito saat dikonfirmasi.
Kini, ketujuh pelajar tersebut harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
Beserta barang bukti berupa sebilah celurit dan sepeda motor yang digunakan saat beraksi, mereka diamankan untuk pemeriksaan intensif.
Berita Terkait
-
SMAN 62 Pastikan Farhan Masih Berstatus Siswa Aktif Meski Ditahan Polisi
-
Polisi soal Video Kendaraan Mati Pajak Tak Bisa Isi BBM di SPBU: Hoaks, Tak Ada Larangan Itu!
-
Viral Sule Pasrah Ditilang di Jalan, Sudinhub Jaksel: Tak Bawa Buku STUK, Masa Uji KIR Habis!
-
Keras Kepala, Ibu Hamil Ini Bikin Emosi Penumpang Pesawat karena Tolak Diperiksa Kesehatan
-
Bukan Pengajian, Panggung Maulid Nabi Malah Jadi Arena Joget
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Pamer ASI Kuning Pekat, Steffi Zamora Ungkap Rahasia Pola Makan Ibu Menyusui
-
Tren Selingkuh Lewat ChatGPT Bikin Heboh Netizen
-
Ramai di Medsos, Kiesha Alvaro Luruskan Narasi Soal Keterkaitan dengan Agama Lain
-
Video Lomba Cerdas Cermat MPR RI 2026 Jadi Kontroversi, Publik Sebut Juri Tidak Adil
-
Titik Terang Sengketa Aset Rachel Vennya dan Okin: Rumah Kemang Dijual Buat Lunasi Utang Nafkah Anak
-
Jawaban Sat Set Gubernur Sherly Tjoanda Selesaikan Masalah Warga Imbas Nikah Siri
-
Momen Nikahan Anak Soimah Dihadiri Tokoh Penting Indonesia, Netizen Kepo: Emang Ada Keturunan Raja?
-
Kronologi Guru Baru Mengajar 2 Minggu Gadaikan Laptop Murid, Video Dilabrak Keluarga Korban Viral
-
Istri Diberi Hadiah Mobil Rp2,2 M karena Sering Pusing dan Mudah Lelah, Diyakini 'Obat Ampuh'
-
Viral! Lowongan Personal Assistant Influencer Ini Tuai Hujatan, Job Desk Dinilai Tak Manusiawi