-
Ammar Zoni kembali ditangkap untuk keempat kalinya terkait kasus narkotika.
-
Ia ditangkap saat masih berstatus narapidana di Rutan Salemba Jakarta Pusat.
-
Ammar Zoni diduga terlibat jaringan peredaran narkoba dari dalam penjara.
Kabar ini dikonfirmasi oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat melalui akun Instagram resminya pada Rabu, 8 Oktober 2025.
Ammar, yang diidentifikasi dengan inisial MAA alias AZ, telah diserahkan oleh penyidik Polsek Cempaka Putih ke jaksa penuntut umum untuk proses tahap dua.
2. Diduga Terlibat Jaringan Peredaran Narkoba
Kasus kali ini bukan lagi sekadar penyalahgunaan, melainkan dugaan keterlibatan dalam peredaran narkotika.
"Bahwa tersangka MAA alias AZ terlibat peredaran narkotika dari dalam rutan Salemba Jakarta Pusat," bunyi keterangan resmi dari pihak kejaksaan.
Ini mengindikasikan bahwa Ammar Zoni diduga menjadi bagian dari jaringan yang mengendalikan atau mengedarkan narkoba dari balik jeruji besi, sebuah pelanggaran yang jauh lebih serius.
3. Barang Bukti Sabu dan Ganja Sintetis (Sinte)
Dalam pengungkapan kasus ini, pihak berwenang berhasil mengamankan barang bukti berupa narkotika jenis sabu dan ganja sintetis atau yang biasa dikenal dengan sebutan sinte.
Barang bukti ini diamankan langsung oleh Kepala Regu Pengamanan (KARUPAM) Rutan Salemba, yang menunjukkan adanya operasi internal untuk membongkar jaringan ini.
Baca Juga: Ammar Zoni Terjerat Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya, Kali Ini Terjadi di Dalam Penjara
Keberadaan dua jenis narkotika ini memperkuat dugaan adanya aktivitas peredaran yang terorganisir.
4. Terancam Pasal Berlapis dengan Hukuman Berat
Atas perbuatannya, Ammar Zoni dan para tersangka lainnya dijerat dengan pasal-pasal berat.
Dakwaan primair yang dikenakan adalah Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Pasal ini mengatur tentang tindak pidana menjadi perantara dalam jual beli atau menyerahkan narkotika golongan I. Jika terbukti, ancaman hukumannya bisa mencapai pidana mati atau penjara seumur hidup.
5. Jadi Catatan Kelam Ammar Zoni
Berita Terkait
-
Ammar Zoni Terjerat Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya, Kali Ini Terjadi di Dalam Penjara
-
Ammar Zoni Dikabarkan Bakal Langsung Menikah Usai Bebas, Dokter Kamelia: Cari Uang Dulu
-
Kantongi Akta Cerai, Ammar Zoni Siap Nikah Lagi Usai Bebas dari Penjara
-
3 Artis Ini Tuntut Nafkah 'Receh' Saat Cerai, Terbaru Tasya Farasya Minta 100 Rupiah
-
Kepala BNN Beberkan Ciri-Ciri Anak Pengguna Narkoba: Mata Merah hingga Pola Tidur Terbalik
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Ayu Ting Ting Belum Daftar Haji, Mau Siapkan Mental dan Fisik Dulu
-
Atta Halilintar Sebar 12 Hewan Kurban, Satu Sapi Disembelih Atas Nama Keluarga dan Kakek Nenek
-
Makin Mesra, Kevin Gusnadi Ikut Jadi Panitia Kurban di Rumah Ayu Ting Ting
-
Dihujat, Ria Ricis Jelaskan Oplas Hidung karena Lelah Pakai Obat
-
Dunia Fitnes Dipanaskan Isu Penggunaan Steroid: Perang Terbuka Ade Rai vs Canggih Fitra
-
Cinta yang Terkoyak Menjadi Teror: Badut Gendong Mulai Menghantui Bioskop Hari Ini
-
Masa Depan Tak Boleh Hancur, Bocah 12 Tahun Korban Inses Ayah Kandung Tetap Lanjutkan Sekolah
-
Ayu Ting Ting Akui Dekat dengan Kader Partai Nasdem, Keluarga Beri Lampu Hijau
-
Momen Ria Ricis Nangis Saksikan Sapi Kurban Miliknya Disembelih
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?