-
Aktris Elma Theana ragu perankan ustadzah di film sensitif.
-
Ia resah soal adegan sensitif tentang menikah dengan ahli kitab.
-
Khawatir kontroversi, Elma berharap film ini menjadi pelajaran bagi penonton.
Suara.com - Aktris senior Elma Theana mengaku sempat ragu dan resah saat melakoni perannya sebagai seorang ustadzah dalam film terbaru berjudul 'Jangan Panggil Mama Kafir'.
Keraguan itu muncul lantaran terdapat salah satu adegan yang dinilainya cukup sensitif dan berpotensi menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat.
Perempuan kelahiran 3 Oktober 1974 ini merasakan deg-degan sejak pertama kali menerima tawaran judul film yang dianggapnya provokatif.
"Pertama-tama, saya waktu dikasih judul ini agak, gimana ya, agak deg-degan juga. Kan judulnya 'Jangan Panggil Mama Kafir', waduh, ini film apa nih gitu kan," ujar Elma Theana dalam sesi jumpa pers usai screening film di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin, 13 Oktober 2025.
Film yang disutradarai oleh Dyan Sunu Prastowo ini memang mengangkat isu sensitif mengenai pernikahan beda agama.
Dalam film yang akan tayang pada 16 Oktober 2025 ini, Elma berperan sebagai Umi Habibah, seorang ustadzah.
Keresahan utama aktris yang telah membintangi puluhan judul sinetron ini terletak pada sebuah dialog yang menyinggung soal pernikahan dengan ahli kitab.
"Ada scene yang saya agak meragukan, karena kan di sini sebagai ustadzah gitu ya. Jadi, ada scene waktu saya sama Fafat yang mengatakan bahwa, bukankah kita itu bisa menikah dengan ahli kitab?," ungkapnya.
Merasa perannya sebagai pendakwah memiliki tanggung jawab moral yang besar, Elma tidak ingin adegan tersebut menjadi bumerang dan menimbulkan perdebatan.
Baca Juga: Yakin Nikah, Film Romansa Cinta Buat Kamu yang Doyan Baper
Kakak dari aktor Sonny Septian ini bahkan sampai harus berkonsultasi dengan beberapa pemuka agama untuk memastikan dialog tersebut tidak melenceng dari ajaran Islam.
"Itu sebenarnya agak, saya sebenarnya agak-agak ragu. Ini gimana nih, boleh apa nggak ya, gitu kan. Itu saya sempat nanya sama ustadz-ustadz saya gitu," tutur Elma.
Ia mengaku ngeri membayangkan potensi reaksi negatif dari publik, mengingat isu yang diangkat sangat lekat dengan kehidupan sehari-hari dan seringkali menjadi perdebatan hangat.
"Itu sebenarnya saya agak-agak ngeri. Sampai akhirnya, gimana nih cara-cara amannya nih? Saya sebagai ustadzah nih, takutnya nanti takut ada sedikit kontra ya gitu kan," sambung Elma lagi.
Setelah berdiskusi panjang dengan para pemuka agama serta sutradara, Elma akhirnya mendapat pemahaman bahwa memang ada perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai isu tersebut.
"Tapi karena ini memang relate dan kenyataannya memang terjadi, dan memang ada pendapat-pendapat yang berbeda, jadi saya diskusi juga sama sutradara, gimana nih baiknya, gitu," jelasnya.
Menyadari potensi perdebatan yang bisa muncul, terutama dari komentar di media sosial, Elma berharap film ini dapat diterima dengan baik dan menjadi bahan pembelajaran bagi penonton.
"Mudah-mudahan karena relate, ya bisa diterima. Saya sih berharap, ini kita bisa jadikan pelajaran di film ini. Mudah-mudahan bisa booming, gitu aja," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
4 OOTD Mawar Eva, Pesona Anggun Pemain Film Sampai Titik Terakhirmu!
-
Film Rangga & Cinta Gagal Bikin Sinefil Jatuh Cinta Lagi?
-
Mirip Tapi Tak Sama, Mengungkap Fakta Unik di Balik Kemiripan Keira Knightley dan Natalie Portman
-
Di Balik Film Gadis dan Penatu: dari Ide Hingga Layar Festival
-
Sinopsis Film Getih Ireng, Kala Hidup Titi Kamal dan Darius Sinathrya Dilanda Pesta Teror
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Nama Anak Ketiga Lesti Kejora dan Rizky Billar Belum Juga Diumumkan, Ini Sedikit Bocorannya
-
Isu Riders Fajar SadBoy Ribet, Manajer Beri Bantahan: Tiket Cuma 2 pun Kami Jalan
-
Fajar Sadboy Akhirnya Bicara soal Diludahi Indra Frimawan: Dia Sudah Minta Maaf
-
Dudung Abdurachman Banting Setir Jadi Penyanyi, Gandeng Fajar Sadboy
-
Tiffany Young dan Byun Yo Han Resmi Menikah, Isu Hamil Duluan Mencuat
-
Ibu Tiri Bohong di 2024, Rieke Diah Pitaloka Desak Polisi Usut Kasus Kematian Nizam
-
Shutter Dipuji Mahakarya Horor Asia, Bagaimana Versi Indonesia yang Lagi Tayang di Netflix?
-
Belum Pulang ke Indonesia, Alumni LPDP Irawati Puteri Dituding Bawa Kabur Uang ILDS
-
Digugat Cerai Mawa, Insanul Fahmi Masih Pikir-Pikir Talak Inara Rusli
-
Shazam!: Ketika Kekuatan Dewa Bertemu dengan Jiwa Remaja yang Jenaka, Sahur Ini di Trans TV