-
Kemal meragukan fokus jangka panjang PSSI yang menargetkan Piala Dunia 2030, bukan 2026 yang lebih dekat.
-
Ia menilai PSSI mengabaikan peluang emas lolos ke Piala Dunia 2026, apalagi jumlah peserta telah diperluas.
-
Kritik ini menyoroti ketidakjelasan prioritas PSSI, di tengah harapan publik yang semakin tinggi terhadap Timnas.
Suara.com - Rencana jangka panjang atau roadmap PSSI untuk meloloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030 menuai keraguan dari komika Kemal Palevi.
Ia menilai PSSI seolah mengabaikan momentum dan peluang yang lebih dekat, yaitu Piala Dunia 2026.
Pembahasan ini muncul dalam siniar di kanal YouTube pribadi Kemal, saat mendiskusikan definisi 'kegagalan' bagi Timnas Indonesia.
Kemal kemudian menyinggung adanya target jangka panjang yang sering digaungkan oleh federasi.
Ia menyoroti pernyataan yang pernah beredar bahwa fokus utama PSSI adalah untuk Piala Dunia edisi 2030 atau 2034, bukan untuk edisi 2026 yang sudah di depan mata.
"Kan ada yang dia bilang ini, sempat ada yang bilang bahwa targetnya ini bukan buat Piala Dunia sekarang, tapi buat 2030," ungkapnya.
Padahal, menurut Kemal, peluang untuk lolos ke Piala Dunia 2026 justru lebih terbuka lebar dengan adanya penambahan jumlah peserta menjadi 48 tim.
Anehnya, peluang emas ini justru tidak tercantum secara eksplisit dalam roadmap yang pernah dibicarakan.
"Karena ekspektasi masyarakat semakin tinggi ke Timnas, dan kebetulan momentum kesempatan kita masuk Piala Dunia 2026 ini ternyata ada, walau sebenarnya di roadmap tidak ada," papar Kemal, mengutip pernyataan yang pernah ada dari Erick Thohir selaku Ketua Umum PSSI.
Baca Juga: Mauro Zijlstra Masuk Skuad SEA Games 2025? Ini Kata Indra Sjafri
Keraguan Kemal ini memicu pertanyaan besar mengenai konsistensi dan prioritas PSSI dalam merancang strategi untuk Timnas Indonesia.
"Ini nggak akan kejadian. Negara kita itu rakusnya, ya Allah. Kita bener-bener dibohongin terus. Piala Asia aja, U-23 kita udah gagal," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kecewa Timnas Gagal Lolos Piala Dunia 2026, Presiden Prabowo Minta Kluivert 'Ditendang?'
-
Kemal Palevi Pesimis Sepak Bola Nasional Bisa Maju Selama Ketua PSSI Rangkap Jabatan
-
Mees Hilgers Menghilang, Agen Tutup Mulut, Munculkan Banyak Teka Teki
-
TC Timnas Indonesia U-23 SEA Games Thailand Ciutkan Pemain, Siapa Dicoret?
-
Bocoran Skuad Mewah Timnas Indonesia U-23 SEA Games 2025
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
LANY Gelar Konser 2 Hari di Jakarta, Ini Harga Tiketnya
-
Siapa Keona Ezra Pangestu? Terduga Pelaku Pelecehan Seksual FH UI yang Paling Disorot
-
Shindy Samuel Bongkar Perlakuan Rendy Selama Nikah, Pernah Diludahi hingga Nafkah Rp20 Ribu Sehari
-
Steven Wongso Lebih Dulu Terapkan Metode Diet 'Anjing' ke Ibu, sampai Dikatai Anak Durhaka
-
WO Pernikahan Teuku Rassya Buka Suara soal Tamara Bleszynski yang Tak Pakai Baju Seragam
-
Insidious: Out of the Further Siap Teror Bioskop, Ini Sinopsis dan Daftar Pemainnya
-
The Hunger Games: Sunrise in the Reaping Tampil Lebih Gelap, Ini Bocoran Trailernya
-
Menteri Ekonomi Kreatif Ikut Kena Imbas Gara-Gara Pernikahan Teuku Rassya
-
Emosi Meledak, Detik-Detik Korban Pelecehan FH UI Pingsan di Hadapan Pelaku
-
4 Fakta Menarik Nominasi Baeksang Arts Awards 2026, Drama You and Everything Else Paling Disorot