-
Film horor terbaru Paramount Pictures berjudul Primate mengisahkan simpanse pembunuh yang meneror sekelompok sahabat di pulau tropis.
-
Disutradarai Johannes Roberts, film ini memadukan kekerasan ekstrem dengan humor gelap dan meraih skor 88% di Rotten Tomatoes.
-
Dibintangi Johnny Sequoyah dan Troy Kotsur, Primate akan tayang 9 Januari 2026 dan dijanjikan sebagai tontonan horor paling brutal di awal tahun.
Suara.com - Lupakan sejenak teror iblis, hantu, atau pembunuh bertopeng. Paramount Pictures bersiap membawa ketakutan penonton ke tingkat yang lebih primal dan absurd dengan film horor terbarunya, Primate.
Dengan premis yang terdengar gila namun efektif, film ini mengisahkan mimpi buruk sekelompok sahabat yang liburan tropisnya berubah menjadi arena perburuan brutal oleh seekor simpanse pembunuh.
Disutradarai oleh Johannes Roberts, yang sebelumnya sukses menebar teror di kedalaman laut lewat 47 Meters Down, Primate disebut-sebut sebagai sebuah surat cinta untuk film monster klasik era 1980-an.
Film ini tidak menahan diri dalam menyajikan adegan-adegan sadis (gorefest), namun membungkusnya dengan sentuhan humor gelap yang membuat penonton berada di antara tawa dan ngeri.
Setelah debut perdananya di ajang Fantastic Fest, Primate langsung mendapat sambutan hangat dari para kritikus, terbukti dengan skor impresif 88 persen di situs agregator ulasan Rotten Tomatoes.
Dengan jadwal rilis resmi di bioskop pada 9 Januari 2026, film ini digadang-gadang akan menjadi pembuka tahun baru yang paling biadab dan tak terlupakan.
Dipimpin oleh bintang muda Johnny Sequoyah Dexter: New Blood, jajaran pemainnya juga diisi oleh nama-nama berbakat seperti Jessica Alexander, Mariela Garriga (Mission: Impossible - Dead Reckoning), dan pemenang Oscar, Troy Kotsur (CODA).
Kisahnya berpusat pada sekelompok anak muda yang harus menemukan cara bertahan hidup ketika Ben, simpanse yang mereka anggap sebagai bagian dari keluarga, tiba-tiba mengamuk dan mulai memangsa mereka satu per satu dengan brutal.
Para kritikus memuji bahwa Primate adalah film yang sangat sadar diri. Ia tidak berpura-pura menjadi sebuah karya seni yang mendalam.
Baca Juga: Jual Janin ke Iblis Demi Cuan, Ini Alasan Gila Karakter Agla dan Donny Alamsyah di Tumbal Darah
Sebaliknya, ini adalah sebuah perayaan kekacauan yang jujur, menyajikan apa yang diinginkan oleh para penggemar horor garis keras pertumpahan darah tanpa henti dan efek-efek praktikal yang menjijikkan namun memuaskan.
Antusiasme ini menular ke ranah publik, di mana trailer resminya di YouTube dipenuhi perdebatan antara rasa takut dan tawa geli.
Sebagian penonton sibuk menyusun teori, menduga simpanse tersebut terinfeksi rabies, sementara yang lain hanya menikmati betapa anehnya melihat efek CGI yang terkadang terasa murahan namun justru menambah pesona unik pada filmnya.
Primate berhasil menonjol dengan mengambil formula slasher klasik dan mengganti sosok pembunuhnya dengan hewan yang jarang dieksplorasi sebagai mesin pembunuh.
Jika trailernya saja sudah begitu intens, maka versi penuhnya di bioskop nanti dipastikan akan menjadi pengalaman yang brutal dan sangat menghibur.
Berita Terkait
-
Jual Janin ke Iblis Demi Cuan, Ini Alasan Gila Karakter Agla dan Donny Alamsyah di Tumbal Darah
-
Syuting Panas-panasan di Bulan Puasa, Ibrahim Risyad Beberkan Tantangan Bintangi Film Riba
-
8 Pemeran Qorin 2: Beda dari Film Pertama, Ada Fedi Nuril!
-
Sinopsis Film Sosok Ketiga: Lintrik, Pelakor Pakai Ilmu Gaib
-
Good Boy Tayang di Bioskop Indonesia Hari Ini, Hadirkan Teror dari Sudut Pandang Anjing
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
Terkini
-
Cerita Mistis Ikke Nurjanah dan Kristina di Balik Panggung Dangdut, Ada yang Sengaja 'Dikerjai'?
-
Profil Donny Fattah, Bassist God Bless Sekaligus Pionir Teknik Bass 'Funky Thump' di Indonesia
-
Doktif Puas dr Richard Lee Ditahan: Akhirnya Kebenaran Terungkap
-
Napak Tilas Penuh Emosi, Para Pemain Danur: The Last Chapter Kunjungi Bandung Sebelum Film Tayang
-
Innalillahi, Donny Fattah Bassist God Bless Meninggal Dunia
-
Ini Alasan Polisi Menahan dr Richard Lee
-
Dokter Richard Lee Akhirnya Dijebloskan ke Sel Tahanan Malam Ini
-
Selebgram Erika Octaviani Dimasukkan ke RSJ oleh Suami Sendiri
-
Wulan Guritno Syok! Sekolah di NTT Tak Punya Toilet Layak, Siswi Harus Tahan Malu dan Haus
-
Firdaus Oiwobo Ultimatum Iran dan Israel Hentikan Perang: Kalau Tidak Saya Kirim Senjata Ini!