-
Tretan Muslim menyoroti fenomena ustadz yang mencari keuntungan dari menjual agama.
-
Menurut Ustadz Jojo, penggunaan air doa sebenarnya merupakan sunah Nabi.
-
Namun, monetisasi berlebihan terhadap praktik ini dapat mencoreng citra agama Islam.
Suara.com - Sebuah perbincangan menarik antara komika Tretan Muslim dan pendakwah Ustaz Jojo Ali Yusuf, saat mengupas tuntas hukum menjual 'air doa', yang kerap menjadi polemik di tengah masyarakat.
Fenomena beberapa oknum pemuka agama yang dianggap memperjualbelikan amalan agama untuk keuntungan pribadi menjadi pemicu pertanyaan kritis dari Tretan Muslim.
Lelaki kelahiran Bangkalan, Madura, itu menyoroti pandangan publik terhadap ustadz yang seolah mencari kekayaan dari umat.
"Ada orang-orang yang, ustadz-ustadz mungkin, yang mencari uang lewat agama. Ada video ini, seperti ibu-ibu sholawatan, terus nerima-nerima duit, terus jual air doa. Nah, itu kan ada pandangan masyarakat bahwa, 'Lah, kan kayanya dari umat, sedangkan umatmu miskin'. Dianggap dia menjual agama. Nah, kalau menurut sampean, bagaimana itu?," tanya Muslim dalam sebuah video di kanal YouTube Tretan Universe, Selasa, 21 Oktober 2025.
Menanggapi hal tersebut, Ustadz Jojo menjelaskan bahwa penggunaan media air untuk berdoa sejatinya adalah sunah.
"Lagi-lagi, itu lebih ke budaya. Jadi, kalau air doa itu, itu sunah, Nabi pernah," bebernya.
Ustadz Jojo menjelaskan bahwa para sahabat Nabi Muhammad SAW juga kerap menggunakan air sebagai perantara doa, sebuah praktik yang dibenarkan dalam ajaran Islam.
"Sunahnya itu, sahabat-sahabat Nabi sering menggunakan media air, minta doa, ditiup, itu benar, sunah," jelasnya lagi.
Ia pun mengisahkan sebuah riwayat tentang seorang sahabat yang menyembuhkan kepala kaum dengan membacakan surat Al-Fatihah sebanyak tujuh kali, yang kemudian diberi upah seekor kambing.
Baca Juga: Gibran Luruskan soal Muka 'Judes', tapi 'No Comment' soal Tunjangan DPR
"Jampi-jampiin orang pakai Al-Fatihah tujuh kali, terus akhirnya orang itu sembuh, kepala kaum itu, terus dikasih bayaran satu ekor kambing. Dan bagian pahanya dikasih ke Nabi," papar Ustadz Jojo.
Kisah tersebut, menurutnya, menjadi dalil bahwa menerima imbalan atas doa atau pengobatan cara Nabi diperbolehkan, karena Rasulullah SAW sendiri tersenyum sebagai tanda persetujuan saat diberi bagian dari upah itu.
"Dan Rasulullah senyum, berarti itu tandanya ikrar Nabi yang membolehkan kamu seperti itu," kata Ustadz Jojo.
Namun, Ustadz Jojo menggarisbawahi perbedaan krusial antara praktik yang dibolehkan, dengan komersialisasi atau monetisasi yang berlebihan.
"Saya nggak anti, tapi kalau misalkan sampai orang memonetisasi itu, itu jelas (keliru)," tuturnya.
Pendakwah yang juga dikenal sebagai Ustadz Grind Boys ini menegaskan bahwa tindakan menjadikan amalan tersebut sebagai ladang bisnis justru dapat mencoreng citra agama Islam.
"Maksud saya, itu jadi mencoreng agama. Sejujurnya, iya. Jadi malu lah kita agama Islam dilihat sama agama lain. Kok udah jauh banget dari ajarannya Nabi gitu, sampai jual-jual air kayak gitu," pungkas Ustadz Jojo.
Berita Terkait
-
Tak Menyesal Dukung Prabowo-Gibran, Tretan Muslim Blak-blakan Soal Jadi Buzzer
-
Atta Halilintar Akui Sempat Kesal Diroasting Coki Pardede dan Tretan Muslim
-
Pandji Pragiwaksono Buka Peluang Dukung Wapres Gibran di Masa Depan
-
Ikut Soroti Kasus Siswa Keracunan MBG, Tretan Muslim: Makan Beracun Gratis
-
Tretan Muslim Usul Anggota DPR Tak Digaji, Yakin Kalangan Artis Mundur Pertama
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Lebih dari 200 Penari dari Berbagai Daerah Ramaikan Lomba Tari Kreasi 2026 di Saloka Theme Park
-
Remehkan Timnas Indonesia, Pemain Thailand: Kami Paling Layak Juara Piala AFF 2026!
-
GoTo Cetak Laba Beruntun Q2-2026, Fintech Resmi Jadi Mesin Uang Baru
-
KPK Sita Mobil Pajero Sport yang Dipakai Istri Kedua Suhardiman Amby
-
5 Cushion untuk Kulit Kering agar Makeup Tidak Crack, Hasil Dewy dan Glowing
-
Aceh Pacu Pemulihan Lahan Pertanian, Serapan Anggaran Tembus Rp231 Miliar
-
Duel Simbolik Kaesang di Dapil Neraka: Mampukah Efek Jokowi Runtuhkan Dominasi Puan dan PDIP?
-
WhatsApp Hadirkan Panggilan Langsung di Browser, Meta Perluas Inovasi Komunikasi Tanpa Aplikasi
-
Dukung Lingkungan Bersih, BRI Serahkan Bantuan Truk Sampah ke Kodam IX/Udayana
-
BPDP Ungkap 41% Industri Sawit Nasional Dikelola Rakyat Langsung, Serap 16,5 Juta Tenaga Kerja