- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dikritik setelah ratusan siswa diduga keracunan, termasuk 251 siswa di Banggai Kepulauan.
- Tretan Muslim menyoroti insiden ini, menyindir MBG sebagai “Makan Beracun Gratis.”
- Citra program MBG tercoreng, lebih banyak disorot karena kasus keracunan daripada manfaat gizinya.
Suara.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah menjadi sorotan tajam setelah munculnya cerita keracunan massal yang menimpa ratusan siswa di berbagai daerah.
Program yang sejatinya bertujuan untuk meningkatkan gizi anak sekolah ini justru menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat.
Komika sekaligus aktivis, Tretan Muslim, dalam sebuah video di kanal YouTube pribadinya, Tretan Universe, menyoroti serius insiden ini.
Ia mengungkapkan bahwa program yang awalnya dikenal sebagai Makan Bergizi Gratis kini seolah berubah makna menjadi 'Makan Beracun Gratis'.
"MBG, yang kayaknya sekarang, artinya makan beracun gratis," sindir Tretan Muslim dalam konten yang tayang Selasa, 23 September 2025.
Komika asal Madura itu kemudian membeberkan salah satu contoh kasus yang terjadi di Kabupaten Banggai Kepulauan, di mana 251 siswa diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan dari program MBG.
"251 siswa di Kabupaten Banggai Kepulauan diduga keracunan MBG," ujar Tretan Muslim, sambil menunjukkan sebuah berita.
Dari jumlah tersebut, puluhan siswa bahkan harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.
"78 di antaranya masih dirawat intensif," tambah lelaki 34 tahun itu.
Baca Juga: Dandhy Laksono Murka: Tak Ada Satupun Pejabat Mundur atau Dipenjara atas Kelalaian Program MBG?
Fenomena ini, menurutnya, membuat citra program tersebut lebih banyak diwarnai oleh berita keracunan daripada manfaat gizinya, sehingga menimbulkan keprihatinan mendalam.
"Sementara ini, lebih banyak berita keracunan ya daripada bergizinya ya," pungkas Tretan Muslim dengan nada prihatin.
Berita Terkait
-
Hukum Mengonsumsi Ikan Hiu Menurut Islam usai Geger Keracunan MBG, Halal atau Haram?
-
Dedi Mulyadi Panggil Kepala BGN Jawa Barat Buntut Meningkatnya Kasus Keracunan MBG
-
Sempat Dilarikan ke Puskesmas, Begini Kondisi 3 Siswa di Jaksel usai Santap Menu MBG
-
Pendidikan dr. Tan Shot Yendan, Berani Kritik Program MBG Tak Bergizi Seimbang
-
Ribuan Siswa Tumbang Keracunan, Istana: MBG Jalan Terus, Masalah Diatasi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Bukan Dijual, Ini Alasan Tak Terduga ART Angel Lelga Nekat Curi Barang Mewah Sang Majikan
-
Satu-satunya di Asia! Limp Bizkit Bakal Guncang Kuala Lumpur, Cek Jadwal dan Harga Tiket di Sini
-
Sambut HUT Jakarta ke-500, Remember Fest Siap Hadirkan Pengalaman Festival Terlengkap di Kemayoran
-
After Earth Malam Ini: Will Smith dan Jaden Smith Harus Bertahan Hidup di Bumi yang Mengerikan
-
Nikah di Italia Berbiaya Rp1 Miliar, Lina Mukherjee Akui Ingin seperti Artis Bollywood
-
Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi
-
Rafaela Rahardja Jalani Sidang Cerai Perdana dengan Brian Siawarta, Ungkap Isu KDRT sebagai Pemicu
-
Siapa Saja Mantan Ayu Ting Ting? Ini Daftarnya dan Pekerjaan Mentereng Mereka