-
Sudjiwo Tejo menyoroti maraknya perundungan dan krisis moral di kalangan generasi muda.
-
Ia menilai pelaku sering tidak sadar bahwa tindakannya salah, akibat lemahnya pendidikan etika dan empati.
-
Sudjiwo Tejo menegaskan bahwa hal ini merupakan tanggung jawab sistem pendidikan dan masyarakat secara luas.
Suara.com - Budayawan Sujiwo Tejo ikut angkat bicara mengenai maraknya dugaan perundungan (bullying) yang kembali mencuat, setelah tragedi mahasiswa Universitas Udayana, Timothy Anugerah Saputra.
Ia mengungkapkan kekhawatirannya yang mendalam terhadap kondisi moral para pelaku perundungan di generasi sekarang.
Kecemasan ini ia sampaikan dalam perbincangan hangat di podcast Deddy Corbuzier, yang tayang di YouTube pada Rabu, 22 Oktober 2025.
Menurut Sujiwo Tejo, masalah terbesar dari perundungan saat ini adalah potensi para pelaku yang tidak menyadari bahwa tindakan mereka salah.
Hal ini, katanya, merupakan dampak dari sistem pendidikan yang lemah dalam menanamkan etika dan empati.
"Aku takutnya, yang nge-bully Timothy itu, mereka nggak tahu bahwa itu salah," ungkap Sujiwo Tejo dengan nada prihatin.
Ia menyamakan fenomena ini dengan kasus bersejarah Adolf Eichmann, seorang perwira Nazi yang membantai ribuan orang Yahudi, namun tidak merasa bersalah saat diadili.
Bagi seniman multitalenta itu, jika pelaku tidak lagi bisa membedakan mana yang benar dan salah, maka ada masalah serius dalam sistem pendidikan.
"Itu masalah pendidikan berarti. Kurang ditampar," celetuk Sujiwo Tejo.
Baca Juga: Richard Lee Cerita Pengalaman Dibully, Kecam Kasus Perundungan Mahasiswa Unud
Ia pun mempertanyakan siapa yang harus bertanggung jawab, jika generasi muda melakukan kesalahan fatal tanpa menyadari bahwa perbuatannya keliru.
"Itu tanggung jawab siapa, Ded, kalau gitu?" pungkasnya, meninggalkan pertanyaan retoris yang dalam.
Berita Terkait
-
Dulu Di-bully, Hana Saraswati Ungkap Reaksi Tak Terduga Pelaku Usai Dirinya Terkenal
-
Buntut Olok-olok di Grup Chat, Mahasiswa FK Unud Pembully Timothy Anugerah Tak Bisa Ikut Koas!
-
Tragedi Udayana: Mahasiswa Tewas Lompat dari Lantai 4, Chat Olok-olok BEM Viral Jadi Sorotan
-
Siapa Calista Amore? Calon Dokter Minta Maaf usai Kematian Mahasiswa Unud Timothy Anugerah
-
Mahasiswa Unud Pembully Timothy Minta Maaf, Ekspresi Calista Amore Disorot: Calon Dokter Begini?
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda
-
Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya
-
Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak
-
Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah
-
Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle
-
Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur
-
Bukan Supra Lagi Jadi Raja, Ini Motor Bebek Honda Paling Irit yang Kerap Diremehkan