- Terduga pelaku bullying atas kematian Timothy Anugerah terus bermunculan.
- Kali ini, mahasiswa fakultas kedokteran Unud, Calista Amore menyampaikan permintaan maaf usai chat grup berisi bullying terhadap Timothy viral.
- Alih-alih bersimpati, Calista Amore justru menjadi bulan-bulanan netizen.
Suara.com - Setelah kasus kematiannya ramai disorot publik, sejumlah mahasiswa Universitas Udayana (Unud) yang menjadi terduga pelaku perudungan alias bullying terhadap mendiang Timothy Anugerah Saputra terus bermunculan untuk menyampaikan permintaan maaf.
Kali ini, permintaaan maaf secara terbuka itu disampaikan Calista Amore Manurung, mahasiswi Fakultas Ilmu Kedokteran Unud. Calista menjadi salah satu terduga pelaku yang mengolok-olok pasca Timothy meninggal dunia. Aksi bullying terjadi di grup chat WhatsApp yang sempat viral di dunia maya, beberapan waktu lalu.
Berdasarkan tangkapan layar grup chat yang viral, Calista diduga ikut mengolok-olok atas kematian Timothy dengan kalimat "gak berasa lantai 2 mah."
Permintaan maaf itu disampaikan Calitas Amore lewat unggahan di akun Instagram @calistaamoree pada Senin (20/10/2025) kemarin. Lewat video itu, Calista mengaku menyesal dan memohon kepada keluarga mendiang Timothy untuk dibukakan pintu maaf.
Calista pun mengaku aksi olok-oloknya atas kematian Timothy adalah tindakan nirempati dan tidak dapat dibenarkan.
"Saya ingin menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak yang tidak berkenan atas perkataan dalam chat saya. Saya menyadari bahwa tindakan nir-empati saya tidak dapat dibenarkan dalam keadaan apapun," ujarnya dilihat pada Selasa (21/10/2025).
Dengan mata berkaca-kaca, Calita pun mengaku akan memetik pelajar besar terkait aksi perundungannya. Dia pun berjanji akan lebih peka dan menjaga sikapnya agar tidak menyakiti perasaaan siapa pun.
"Kepada keluarga Almarhum Timothy saya mohon maaf dengan sepenuh hati," ujarnya dengan nada terisak.
Lebih lanjut, mahasiswi Unud itu mengaku berterima kasih atas teguran dari masyarakat pasca-aksi bullying terhadap mendiang Timothy viral.
Baca Juga: Transjakarta Ogah Dikaitkan Orasi 'Ancaman' Ketua GP Ansor DKI saat Demo Trans7, Mengapa?
"Saya juga berterima kasih dengan pihak kampus, rumah sakit, rekan-rekan dan seluruh masyarakat yang memberikan teguran dan pengigat bagi saya. Saya akan menjadikannya sebagai dorongan untuk terus memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi ke depannya. Terima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk permintaan maaf," ujarnya.
Sontak penyampaikan maaf dari mahasiswi Unud terduga pelaku bullying terhadap mendiang Timothy menjadi sorotan netizen. Alih-alih menuai simpatik, Calista Amore justru menjadi bulan-bulanan netizen usai menyampaikan permintaan maaf secara terbuka soal aksi perundungannya.
Ekspresi Calista saat meminta maaf juga dikuliti netizen. Bahkan, muncul spekulasi jika permintaan maaf itu tidak dilakukan secara tulus.
"Ini minta maaf karna ketahuan atau karna tulus ka? tanya salah satu netizen.
"Saya yang pernah belajar Aura, Microexpression & Body Language melihat, tidak ada ketulisan dalam permintaan maafmu. Kamu harus periksa ke Psikiater deh," timpal yang lain.
"Ah kurang ini akting sedihnya, ulang ulang," sindir yang lain.
Tag
Berita Terkait
-
Transjakarta Ogah Dikaitkan Orasi 'Ancaman' Ketua GP Ansor DKI saat Demo Trans7, Mengapa?
-
Di-bully Mahasiswa Unud usai Tewas, Timothy Anugerah Jatuh dari Lantai 4 karena Sengaja?
-
Orasi Ketua GP Ansor DKI Viral, Yudha Keling: Ngeri Amat di Ruang Terbuka Berani Ancam Gorok Leher
-
Ungkit Empati Mahasiswa Unud Bully Kematian Timothy, Prof Zubair Djoerban: Mereka Sudah Mati Rasa?
-
Geger Di-bully Mahasiswa Unud usai Meninggal, Sosok Timothy Ternyata Aktivis Kampus!
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Bahas Kereta Listrik, Mahasiswa: Jangan Sampai Cuma Pindah Beban Karbon ke Kementerian Sebelah
-
Ironi Harta Miliaran Bupati Pati dan Walkot Madiun: Sama-sama Terjaring OTT KPK, Siapa Paling Kaya?
-
Komisi A DPRD DKI Soroti 'Timing' Modifikasi Cuaca Jakarta: Jangan Sampai Buang Anggaran!
-
Pakai Jaket Biru dan Topi Hitam, Wali Kota Madiun Maidi Tiba di KPK Usai Terjaring OTT
-
Horor di Serang! Makam 7 Tahun Dibongkar, Tengkorak Jenazah Raib Misterius
-
Kubu Nadiem akan Laporkan 3 Saksi ke KPK, Diduga Terima Duit Panas Chromebook, Siapa Mereka?
-
Wajah Baru Kolong Tol Angke: Usulan Pelaku Tawuran Disulap Jadi Skate Park Keren
-
Deretan 'Dosa' Bupati Pati Sudewo: Tantang Warga, Pajak 250 Persen, Kini Kena OTT KPK
-
Stop 'Main Aman', Legislator Gerindra Desak Negara Akhiri Konflik Agraria Permanen
-
Detik-detik Mencekam Polisi Rebut Kaki Ibu dari Cengkeraman Buaya 3 Meter di Tarakan